Orang Saleh Terkena Azab?
SATU kisah lain menyebutkan, Nabi Musa ‘Alaihissalâm dengan nada sedikit protes bertanya “Ya Allah, mengapa Engkau juga menimpakan azab kepada orang saleh disaat suatu umat ada yang berbuat maksiat?” Nabi Musa heran mengapa jika hanya sebagian umat berbuat maksiat, azab bukan hanya menimpa mereka, orang yang saleh atau ahli ibadah pun terkena imbasnya.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut Allah Subhânahu wata‘âlâ menguji Nabi Musa ‘Alaihissalâm. Pada suatu hari karena kelelahan, Nabi Musa ‘Alaihissalâm memilih beristirahat di bawah pepohonan. Tiba-tiba datang seekor semut dan menggigit beliau kuat sekali. Kontan Nabi Musa ‘Alaihissalâm langsung membunuh seluruh semut yang ada di tempat itu.
Seketika Nabi Musa ‘Alaihissalâm segera bertaubat dan menyadari bahwa terkadang azab tidak hanya menimpa orang-orang durhaka saja. Orang-orang saleh disekitarnya pun terkadang terkena imbasnya. Sekalipun terkadang sebaliknya, adanya orang-orang saleh dapat menyebabkan tertundanya azab. Wallahu a‘lam.
Disadur dari ad-Damiri, Hayâtul-Hayawânil-Kubrâ.
Oleh: Fathurrozi, PPS, A -12, Surabaya