Ayahku Nabi Harun, Pamanku Nabi Musa
Shafiyah binti Hayyi bin Ahthaf adalah keturunan Nabi Harun bin Imran . Ayahnya adalah pemimpin Bani Nadhir. Shafiyah adalah perempuan cantik yang menjadi tawanan perang Khaibar. Saat itu ia berusia 17 tahun. Ia lalu dimerdekakan oleh Rasulullah Shallallâhu ‘alahi wasallam dan dipersunting sebagai istri dengan maskawin memerdekakannya.
Dalam suatu riwayat diceritakan, suatu ketika Rasulullah Shallallâhu ‘alahi wasallam mendapati Shafiyah sedang menangis. Maka Rasulullah Shallallâhu ‘alahi wasallam menanyakannya. “Aisyah dan Hafshah mendatangiku dan berkata, “Kami lebih baik dari Shafiyah karena kami putri paman Nabi sekaligus menjadi istrinya,” Jawab Shafiyah.
Kemudian Rasulullah Shallallâhu ‘alahi wasallam berkata, “Mengapa kamu tidak balik bertanya, ‘bagaimana bisa kalian lebih baik dariku, padahal ayahku Nabi Harun dan pamanku Nabi Musa, sedang Nabi Muhammad Shallallâhu ‘alahi wasallam suamiku?’”
Disarikan dari Nuruzh-Zhalâm oleh Muhyi Lathif, domisili PPS, L-06