Artikel
Oleh : Syuaib

Ayat-ayat al-Qur’an diturunkan Allah swt dari langit melalui malaikat jibril kepada Nabi Muhammad saw secara bertahap selama dua puluh dua tahun, dua bulan, dan dua puluh dua hari. Berapapun jarak waktu dan cara turunnya ayat al-Qur’an, Rasulullah selalu menyampaikan kepada para sekertaris wahyu -berdasarkan petunjuk yang diberikan Malaikat Jibril- bahwa ayat yang baru saja diterimanya merupakan lanjutan dari ayat yang sebelumnya telah diturunkan, atu ayat tersebut merupakan awal dari salah satu surah.

 
Oleh : Imam Muzammil

Sejarah mencatat kejayaan Islam kembali berkibar pada masa kepemirintahan Harun al-Rasyid (786-809 H) yang berpusat di Baghdad.

 
Oleh : Imam Tuhfatus Sulfa*

Para ulama membuat definisi tentang bidah dari aspek etimologinya. Imam Muhammad Abu Bakar Abdus menuturkan, bidah adalah mengadakan sesuatu tanpa ada contoh sebelumnya. Menurut Abu Husain Ahmad bin Faris (w. 393 H ), adalah memulai dan membuat suatu perkara tanpa ada contoh.

Dan menurut Abu Abd Rahman al-Khlmil bin Ahmad al-Farahidi (w.

 
Oleh : Stif Wannai*

Putri duyung dalam cerita masyarakat adalah ikan ajaib yang bisa berubah bentuk menjadi perempuan. Pada saat tertentu, ia bisa menjelma menjadi perempuan cantik. Apakah legenda putri duyung benar-benar ada ?

Dalam kitab Al-Bujairîmi 'alal Khâthîb disebutkan beberapa satwa-satwa aneh yang ada dalam dasar lautan.

 
Oleh : Fauzan al-Farisi

Suami adalah seorang pemimpin yang mempunyai otoritas besar dalam menjaga keutuhan rumah tangga. Agar berhasil meraih kebahagiaan, suami harus selektif dalam mencari sebuah solusi ketika hubungannya timbul ketidakharmonisan. Sebaik dan sepintar apapun seorang istri apabila sang suami tak bisa memelihara kebahagiaan, maka impian itu sulit untuk terwujud.

 
Oleh : Muhairil Yusuf

Jumlah kaum Muslimin cuma 313, sementara tentara musuh berjumlah 1000 orang. Namun kaum Muslimin menang, bagaimana bisa?

 

Ekspedisi Tentara Islam

Pada Bulan Safar, awal bulan ke 12 sejak hijrahnya Nabi Muhammad ke Madinah, untuk pertama kalinya Rasulullah saw  keluar untuk berperang dalam kancah perang Wildan.

 
Oleh : Syuaib

Ketika Abu Bakar menderita penyakit parah, kekhawatiran terbesit dihatinya. Ia takut umat Islam berselisih pendapat tentang siapa yang akan menjadi  kahilfah setelah beliau berpulang ke hadapan Allah, sebagaimana yang terjadi pasca wafatnya Rasulullah saw.

Agar hal itu tidak terulang kembali, Sayyidina Abu Bakar langsung menunjuk pengganti untuk menempati posisinya.

 
page :  1 2 3 4 >  >> of 9
SEARCH
MEMBER LOGIN
User
Password

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player