Metode Qurani Sidogiri
Jumat (13/02/1431) yang lalu, Tim Qurani Sidogiri mengadakan pelatihan metode Qurani di Surabaya. Pelatihan ini adalah yang ketiga kalinya digelar di Surabaya. Ada sekitar 30 peserta baru dari beberapa wilayah di Surabaya. Sebelum acara pelatihan, Pengurus Pondok Pesantren Sidogiri melakukan pelantikan koordinator Qurani untuk wilayah Surabaya. Ustadz Zaini Alwi sebagai Ketua dan Ustadz Marhatam Ismail sebagai Wakil Ketua.
Metode Qurani merupakan metode pembelajaran al-Qur’an yang dibuat oleh Pondok Pesantren Sidogiri untuk mengembangkan pendidikan al-Qur’an di masyarakat. Hal itu merupakan penerjemahan dari salah satu misi pendidikan al-Qur’an di Sidogiri, yaitu mencetak mualim al-Qur’an yang mumpuni.
Di Sidogiri, pendidikan al-Qur’an ditangani oleh satu lembaga, yaitu Taklim Wa Tahfidz al-Quran (TTQ). Terdapat tiga program yang menjadi prioritas dari lembaga ini. Yaitu, mengembangkan pengajian al-Qur’an di pesantren; mencetak mualim al-Qur’an yang profesional (fasih dan memiliki bekal metodologi pengajaran al-Qur’an yang variatif); dan mencetak para penghafal al-Qur’an.
Berkaitan dengan prioritas yang kedua, Pengurus membentuk Tim Qurani Sidogiri. Dalam perjalanannya, Qurani Sidogiri telah mengadakan pelatihan metodologi pengajaran al-Qur’an tingkat pemula di berbagai daerah seperti Surabaya, Pasuruan, Lumajang, Bangkalan, Bawean, dan juga Kalimantan.
“Agar lebih mudah dan efektif dalam pengajaran al-Quran tingkat pemula, Pengurus tidak hanya menyediakan buku materi panduan, melainkan dengan menambah alat berupa auto visual yang saat ini masih dalam tahap proses editing,” demikian kata Muafik RA, Sekretaris Tim Qurani Sidogiri.