Ten Days, Kursus Eksklusif IMNI
Mar29

Ten Days, Kursus Eksklusif IMNI

Outdoor Malam Jum’at yang lalu (20/03), Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Asing (LPBAA) adakan pembukaan Kursus Bahasa Arab dan Inggris atau Ten Days (10 hari) di Surau Daerah K. Kegiatan ini khusus diikuti oleh murid-murid yang selesai melaksanakan Imtihan Nihai (IMNI) baik di tingkatan Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah. Sebagai Ketua Kursus Bahasa Arab adalah Ust. Luqman Hakim, Ubudiyah Daerah K. Sedangkan ketua kursus Bahasa Inggris adalah Ust. Agus Maulidi. Ust. Luqman Hakim, Ketua Kursus Bahasa Arab, menjelaskan metode kursus tersebut. Intinya berkaitan dengan kunci bahasa, seperti banyak menghafal kosakata dan praktek. Pada tahun ini, peserta Ten Days lebih banyak mengikuti jurusan bahasa inggris dari pada bahasa arab. “Mungkin karena kitabnya sudah menggunakan Bahasa Arab”, ujar Ust. Luqman dengan menyungging senyum. Baca juga: Kursus Ten Days; Menyita Perhatian Ratusan Anggota Imni Dan pagi ini, Ahad (29/03) merupakan hari kesembilan pelaksanaan Ten Days. Untuk lokasi kursus menggunakan 7 ruang gedung al-Ghazali lantai I dan II. Sedangkan untuk pelaksanaan kursus outdoor mengambil tempat parkir Balai Tamu yang sepi. Kursus berlangsung selama dua jam, dimulai dengan kegiatan indoor pukul 06.00 sampai dengan 07.00 sedangkan satu jam tersisa untuk kegiatan outdoor. Harapan Pengurus LPBAA dengan diadakannya Kursus ini adalah agar santri bisa lebih mengenal Bahasa Arab dan Inggris. Bagi peserta dari tingkatan Ibtidaiyah hal itu bisa dijadikan persiapan pindah Daerah Arab, sedangkan bagi peserta Tsanawiyah diharapkan dapat membantu cara mengajar ketika tugas nanti. Balai Tamu sepi, dimanfaatkan sebagai ruang ekspresi Demi tercapainya tujuan ini, pengurus akan menyiarkan lagu-Lagu Arab dan Inggris untuk memudahkan menghapal kosakata dan juga membuka forum tanya-jawab di luar kursus. Pengurus ingin membuktikan, walaupun hanya belajar dalam jangka sepuluh hari, mereka dapat menyaingi para siswa sekolah umum yang menjalaninya selama tiga tahun, di mana itu juga bergantung pada kemauan masing-masing peserta....

Selengkapnya
TTQ Resmikan Akhir Kegiatan
Mar25

TTQ Resmikan Akhir Kegiatan

Dampak Pulangan dimajukan, Kalender TTQ dipercepat Instansi bagian Taklimiyah wa Tahfidz al-Quran (TTQ) resmi umumkan akhir kegiatan makhadiyah dan pengajian al-Quran Malam ini,  Kamis (25/03) di masing-masing majelis taklim. Dengan nomor surat 278/PPS.300.TTQ/Pbt/VII.1441, tertandatangani Ust. Fahmi Aziz Kabag TTQ, memberitahukan bahwa seluruh kegiatan Majelis Taklimiyah al-Quran atau yang sebelumnya dikenal dengan Madrasah Takilimiyah al-Quran (MTQ) berakhir pada malam kamis ini, 01 Sya’ban 1441 H dan dinyatakan libur mulai malam sabtu, 03 Sya’ban 1441 H. Selain kegiatan MTQ, pengajian kitab ba’da Isya serta Kaffah juga berakhir pada malam ini. Sementara itu, untuk kegiatan jam belajar berakhir malam Rabu, 07 Sya’ban 1441 dan libur mulai malam Kamis, 08 Sya’ban 1441 H. “Malam ini sempat hujan, saya kira bakal diliburkan, bahkan tadi daerah Idadiyah sudah melaksanakan shalawat. Tapi, saat kami hubungi pihak TTQ, ternyata malam ini malam terakhir kegiatan pengajian”, ungkap salah satu pengurus daerah yang sempat menelepon Ust. Panji, TU TTQ. Sejak mewabahnya corona dan beberapa himbauan tentang waspada virus ini oleh pemerintah maupun pengurus Pondok Pesantren Sidogiri mengakibatkan banyak perubahan agenda kalender pendidikan di beberapa instansi termasuk TTQ, hal ini sebagaimana yang ditukil dari Majalah dinding at-Tahqiq yang merupakan mading asuhan TTQ. |Untuk berita lain terkait agenda Ten Days yang masih eksis di akhir tahun ini, akan segera menyusul, tunggu saja di sini....

Selengkapnya
Dampak Corona: Kursus Tajhizul Mayyit Untuk IMNI Digagalkan
Mar24

Dampak Corona: Kursus Tajhizul Mayyit Untuk IMNI Digagalkan

Kursus Pertama, mencapai 480 peserta dari 14 asrama Selasa (24/03), Rencana Kursus Tajhizul Mayyit untuk murid IMNI digagalkan. Hal ini untuk mematuhi keputusan pengurus tentang penanganan corona virus dan intruksi pemerintah tentang Tindakan prefentif pencegahan Covid-19 agar mengurangi kegiatan dengan massa besar. Kursus Tajhizul Mayyit (Tata cara merawat mayit) Ubudiyah Pondok Pesantren Sidogiri diprogramkan dalam setahun ini ada dua kali pelaksanaan, pertama untuk umum pada Jumat lalu (13/03) dan kedua untuk murid jenjang terakhir atau IMNI yang direncanakan akan dilaksanakan pada Jumat mendatang (27/03). Fokus, peserta tajhiz dengarkan penjelasan sang pembina Baca juga: Pemulangan Santri Sidogiri Resmi Dimajukan “Walaupun kursus secara tidak langsung gagal sesuai himbauan pengurus, kami tetap menerima layanan pembelian materi bagi murid IMNI yang belum memilikinya. Bisa melalui Ubudiyah Daerah atau langsung ke kantor Ubudiyah”, kata Ketua Kursus Tajhizul Mayyit, Ust. Moh Nurul Amin saat ditemui di kantor Ubudiyah beberapa waktu lalu. “Secara tidak langsung, kegiatan ini sudah lama digagalkan sejak adanya isu merebaknya virus corona di Indonesia, dan besok adalah terakhir pembelian materi serta laporannya.” Ucap Bendahara Kursus Tajhiz ini. Ikut andil, Waka III Ubudiyah turut berpartisipasi menjadi Pembina Kursus Tajhizul Mayyit sendiri merupakan bagian dari program Wakil III Ubudiyah Pondok Pesantren Sidogiri yang saat ini dijabat oleh Habib Ahmad Muhajir al-Jufri. Kegiatan ini melibatkan personalia Wastib Masjid Sidogiri dan Ubudiyah Daerah sebagai Pembina. Sedangkan untuk mentornya mendatangkan Dewan Guru Pondok Pesantren Sidogiri yang direncanakan tahun ini adalah Ust Masyhuri Mochtar, penulis produktif Kamus Istilah Hadis dan Dinamika Kitab Kuning di Pesantren. Baca juga: Permudah Pemahaman Tajhizul Mayit, Ubudiyah Adakan Kursus Di saat hampir semua kegiatan untuk murid IMNI atau kelas terakhir digagalkan, ada satu kegiatan yang masih berjalan hingga kini yakni Kursus Bahasa Inggris, Ten Days. Sebagaimana telah berjalan beberapa tahun ini, kegiatan di bawah naungan LPBAA ini selalu mengalami peningkatan jumlah peserta. Untuk info selengkapnya tunggu saja di sini....

Selengkapnya
Jadwal Ngaji Kitab Ramadhan 1441
Mar18

Jadwal Ngaji Kitab Ramadhan 1441

Selengkapnya
Pemberitahuan Penanganan Covid-19 di Sidogiri
Mar17

Pemberitahuan Penanganan Covid-19 di Sidogiri

Pagi ini (17/03) Pondok Pesantren Sidogiri melalui pengurus pelaksana telah memberitahukan beberapa penanganan terkait Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di masing-masing asrama. Dengan nomor 795/PPS.900/Pbt/VII.1441, surat edaran tentang pemberitahuan ini ditandatangani oleh Ketua Umum PPS, H. Bahruddin Thoyyib dan Sekretaris Umum PPS, A. Saifulloh Naji. Surat ini menjelaskan upaya pencegahan penularan Corona Virus 2019 di dalam Pondok Pesantren Sidogiri dan sekitarnya. Berikut ini beberapa poin hasil keputusan Pengurus yang tertuang dalam surat pemberitahuan: Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Sidogiri Cegah Tamu Kunjungi Santri Melarang kunjungan Wali Santri dan Tamu ke Pondok Pesantren Sidogiri dari tanggal 21 Rajab s.d. 14 Sya’ban 1441 H|16 Maret s.d. 08 April 2020Semua Santri dan/atau Murid yang berada di luar Pondok Pesantren Sidogiri, baik karena pulang atau tugas harus menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di Klinik Sidogiri ketika kembali ke pesantrenMenghentikan semua tugas santri ke luar Pondok Pesantren Sidogiri (bahtsul masail, interview, dan tugas lainnya)Semua santri dilarang keluar ke jalan rayaMenyemprot kamar, asrama, masjid, madrasah, perkantoran dengan disinfektanMenyediakan hand sanitizer di semua kamar, ruang kelas, perkantoran dan pintu masuk pesantrenDi setiap pintu masuk asrama, pintu masuk sekolah dan pintu masuk pesantren diberikan informasi tentang tata cara cuci tangan yang benar dan dikontrolSantri senantiasa menjaga pola makan yang sehat dan teraturMemeriksa suhu tubuh santri dan/atau murid secara rutin dan berkala dengan menggunakan infrared thermometer genggamSantri dan/atau murid asal Jatim yang terdiagnosa panas tinggi (di atas 37,5 derajat) langsung dipulangkan, yang dari luar Jatim dirujuk ke Rumah Sakit terdekat atau dipulangkanSemua santri sakit diharuskan menggunakan maskerMelakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus Covid-19 kepada santri atau muridWali santri yang akan mengirim putranya, bisa melalui transfer ke rekening berikut: Emaal: 9881 2302 1745 1745    a.n. Pondok Pesantren sidogiri BMT Maslahah: 104.11.010996.01   a.n. Abdulloh Karim qq. PPS BNI Syariah : 1745 0115 87      a.n. Moch Hudan Dardiri Konfirmasi transfer dengan mengirim SMS/WA ke nomor 0853-1158-1745 dengan menyertakan bukti transfer, nama, kamar, dan alamat santri. Baca juga:  Jangan Bingung, Wali Santri Tetap Bisa Mengirim Putranya Sejak diumumkan pelarangan kunjungan, Balai Tamu Sidogiri sudah sepi dari wali santri. Namun, aktivitas Sidogiri masih seperti biasanya, bahkan hari ini merupakan terakhir pelaksanaan IMNI Tsanawiyah dan Aliyah tahun ajaran 1440-1441 H. Tampak gerbang Selatan dan Balai Tamu Sidogiri, saat ini gerbang tersebut sedang ditutup. Musafal...

Selengkapnya