#KilasBalik Milad Sidogiri 280: Dihadiri Dua Tokoh Nasional
Apr18

#KilasBalik Milad Sidogiri 280: Dihadiri Dua Tokoh Nasional

  KH. Ma’ruf Amin, Ketua MUI sekaligus Rais Aam PBNU dan TGB Zainul Majdi MA, Gubernur NTB, hadir dalam malam puncak #MiladSidogiri280 yang mengusung tema #SatuLangkahSatuBarisan, Ahad malam Senin (14/05/2017 atau 17/08/1438) di Lapangan Olahraga Sidogiri. Di hadapan ribuan hadirin, TGB Zainul Majdi memuji eksistensi Pondok Pesantren Sidogiri, “Bersentuhan dengan pondok ini, kita bisa belajar banyak hal yang mulia, pertama soal keikhlasan. Tidak ada rahasia yang menjaga hampir tiga abad kecuali ilmu ikhlas.” TGB juga mengajak umat Islam agar bersabar dalam proses perjuangan. “Suasana akhir-akhir ini, banyak hal-hal Islam dianggap sebagai sesuatu yang tidak baik. Tapi tidak apa, itulah suatu tahapan perjuangan, selama Islam di Indonesia punya pondok-podok seperti Sidogiri, maka tantangan apapun pasti akan dapat kita lewati, Wallahualam bissaawaf.” Sementara itu, KH. Ma’ruf Amin banyak menyinggung masalah kebangsaan dan pesantren, “Agama jadi sumber inspirasi dan kaidah penuntun bagi bangsa,” terang beliau. KH Ma’ruf Amin menambahkan, ulama perlu senantiasa kita siapkan supaya tidak terjadi kekosongan karena banyak ulama sepuh dipanggil Allah Swt. “Kalau sampai tidak ada seorang alim pun, orang akan mengangkat pemimpin yang bodoh-bodoh yang tidak paham agama. Kalau ditanya soal ilmu (agama) mereka sesat dan menyesatkan. Karena itu, ulama harus terus dicetak.” KH Ma’ruf Amin juga memuji capaian Pondok Pesantren Sidogiri yang masih bertahan dan tetap istikamah hingga saat ini dalam mencetak generasi Islam yang berkualitas. “Saya berharap (Pondok Pesantren Sidogiri) tetap eksis,” harap KH Ma’ruf Amin. _______ Penulis: N. Shalihin Damiri Editor: Isom...

Selengkapnya
1000 Bendera Siap Meriahkan Milad Sidogiri ke 281
Apr15

1000 Bendera Siap Meriahkan Milad Sidogiri ke 281

Ustadz Rozeq Mutrofin, Ketua Tim Kreatif merencanakan pemasangan 1000 bendera merah putih mengelilingi lapangan utama perayaan Milad Sidogiri 281 dan Ihktibar Madrasah Miftahul Ulum 82. Hal ini berarti menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus menyesuaikan dengan tema besar Milad, ‘Beragama, Berbangsa dan Bernegara’. “Ini hanya rencana dari Tim Kreatif saja. Untuk jumlahnya kurang tahu yang jelas banyak. Tapi ini hanya rencana, bisa saja tidak disetujui nanti,” ungkap santri kelahiran Lumajang ini. Ustadz Rozeq kemudian menuturkan, andai rencana tersebut disetujui, bendera tersebut akan dipasang mengelilingi lapangan. Sementara itu, di lapangan akan ada pagar yang terbuat dari bambu sepanjang 80 M dengan lebar 30 M yang berdiri mengelilingi lapangan. “Nanti, tempat yang digunakan untuk perayaan akan dikelilingi pagar bambu sepanjang 80 M dan lebar 30 M. Sedangkan rencana dari Tim Kreatif pemasangan bendera merah putih mengikuti pagar bambu tersebut,” ujarnya, saat ditemui reporter Sidogiri.Net beberapa waktu yang lalu. Tim yang beranggotakan delapan orang ini, sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan rencana tersebut. Beberapa persiapan yang sudah dilakukan oleh pihaknya terkait pemasangan 1000 bendera adalah mengatur tata letak bendera, ukuran bendera serta berbagai atribut untuk membuat lokasi acara tampak semarak. “Saya tegaskan kembali ini hanya rencana. Tim Kreatif bertugas menyusun konsep. Bagaimana sekiranya tema besar Milad benar-benar bisa dirasakan ketika acara. Bernegara dilambangkan dengan bendera, berbangsa kita tonjolkan di panggung utama, sedangkan beragama di tampilannya,” Tegas Ustadz Rozeq, Wakil II Perpustakaan periode 1437-1438 H ==== Penulis: M Afifurrohman Editor  : N. Shalihin...

Selengkapnya