Informasi Waktu dan Teknis Kembali ke Pesantren
Pengurus Pondok Pesantren Sidogiri telah mengeluarkan Maklumat Pondok Pesantren Sidogiri Nomor: 004/PPS.900/Pbt/X.1441 tertanggal 19 Syawal 1441 Hijriah tentang Waktu dan Teknis Kembali Santri ke Pesantren di saat pandemi COVID-19 Waktu kembalian dibagi beberapa tahap sesuai dengan tingkatan pendidikan. Surat lengkap bisa diunduh di bawah ini: Maklumat Waktu dan Teknis Santri Kembali ke...
Ten Days, Kursus Eksklusif IMNI
Outdoor Malam Jum’at yang lalu (20/03), Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Asing (LPBAA) adakan pembukaan Kursus Bahasa Arab dan Inggris atau Ten Days (10 hari) di Surau Daerah K. Kegiatan ini khusus diikuti oleh murid-murid yang selesai melaksanakan Imtihan Nihai (IMNI) baik di tingkatan Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah. Sebagai Ketua Kursus Bahasa Arab adalah Ust. Luqman Hakim, Ubudiyah Daerah K. Sedangkan ketua kursus Bahasa Inggris adalah Ust. Agus Maulidi. Ust. Luqman Hakim, Ketua Kursus Bahasa Arab, menjelaskan metode kursus tersebut. Intinya berkaitan dengan kunci bahasa, seperti banyak menghafal kosakata dan praktek. Pada tahun ini, peserta Ten Days lebih banyak mengikuti jurusan bahasa inggris dari pada bahasa arab. “Mungkin karena kitabnya sudah menggunakan Bahasa Arab”, ujar Ust. Luqman dengan menyungging senyum. Baca juga: Kursus Ten Days; Menyita Perhatian Ratusan Anggota Imni Dan pagi ini, Ahad (29/03) merupakan hari kesembilan pelaksanaan Ten Days. Untuk lokasi kursus menggunakan 7 ruang gedung al-Ghazali lantai I dan II. Sedangkan untuk pelaksanaan kursus outdoor mengambil tempat parkir Balai Tamu yang sepi. Kursus berlangsung selama dua jam, dimulai dengan kegiatan indoor pukul 06.00 sampai dengan 07.00 sedangkan satu jam tersisa untuk kegiatan outdoor. Harapan Pengurus LPBAA dengan diadakannya Kursus ini adalah agar santri bisa lebih mengenal Bahasa Arab dan Inggris. Bagi peserta dari tingkatan Ibtidaiyah hal itu bisa dijadikan persiapan pindah Daerah Arab, sedangkan bagi peserta Tsanawiyah diharapkan dapat membantu cara mengajar ketika tugas nanti. Balai Tamu sepi, dimanfaatkan sebagai ruang ekspresi Demi tercapainya tujuan ini, pengurus akan menyiarkan lagu-Lagu Arab dan Inggris untuk memudahkan menghapal kosakata dan juga membuka forum tanya-jawab di luar kursus. Pengurus ingin membuktikan, walaupun hanya belajar dalam jangka sepuluh hari, mereka dapat menyaingi para siswa sekolah umum yang menjalaninya selama tiga tahun, di mana itu juga bergantung pada kemauan masing-masing peserta....
Tips Cuci Tangan Yang Benar
Tips ini sesuai standar WHO Tambahan Tips buat sukses Dunia...
TTQ Resmikan Akhir Kegiatan
Dampak Pulangan dimajukan, Kalender TTQ dipercepat Instansi bagian Taklimiyah wa Tahfidz al-Quran (TTQ) resmi umumkan akhir kegiatan makhadiyah dan pengajian al-Quran Malam ini, Kamis (25/03) di masing-masing majelis taklim. Dengan nomor surat 278/PPS.300.TTQ/Pbt/VII.1441, tertandatangani Ust. Fahmi Aziz Kabag TTQ, memberitahukan bahwa seluruh kegiatan Majelis Taklimiyah al-Quran atau yang sebelumnya dikenal dengan Madrasah Takilimiyah al-Quran (MTQ) berakhir pada malam kamis ini, 01 Sya’ban 1441 H dan dinyatakan libur mulai malam sabtu, 03 Sya’ban 1441 H. Selain kegiatan MTQ, pengajian kitab ba’da Isya serta Kaffah juga berakhir pada malam ini. Sementara itu, untuk kegiatan jam belajar berakhir malam Rabu, 07 Sya’ban 1441 dan libur mulai malam Kamis, 08 Sya’ban 1441 H. “Malam ini sempat hujan, saya kira bakal diliburkan, bahkan tadi daerah Idadiyah sudah melaksanakan shalawat. Tapi, saat kami hubungi pihak TTQ, ternyata malam ini malam terakhir kegiatan pengajian”, ungkap salah satu pengurus daerah yang sempat menelepon Ust. Panji, TU TTQ. Sejak mewabahnya corona dan beberapa himbauan tentang waspada virus ini oleh pemerintah maupun pengurus Pondok Pesantren Sidogiri mengakibatkan banyak perubahan agenda kalender pendidikan di beberapa instansi termasuk TTQ, hal ini sebagaimana yang ditukil dari Majalah dinding at-Tahqiq yang merupakan mading asuhan TTQ. |Untuk berita lain terkait agenda Ten Days yang masih eksis di akhir tahun ini, akan segera menyusul, tunggu saja di sini....
Dampak Corona: Kursus Tajhizul Mayyit Untuk IMNI Digagalkan
Kursus Pertama, mencapai 480 peserta dari 14 asrama Selasa (24/03), Rencana Kursus Tajhizul Mayyit untuk murid IMNI digagalkan. Hal ini untuk mematuhi keputusan pengurus tentang penanganan corona virus dan intruksi pemerintah tentang Tindakan prefentif pencegahan Covid-19 agar mengurangi kegiatan dengan massa besar. Kursus Tajhizul Mayyit (Tata cara merawat mayit) Ubudiyah Pondok Pesantren Sidogiri diprogramkan dalam setahun ini ada dua kali pelaksanaan, pertama untuk umum pada Jumat lalu (13/03) dan kedua untuk murid jenjang terakhir atau IMNI yang direncanakan akan dilaksanakan pada Jumat mendatang (27/03). Fokus, peserta tajhiz dengarkan penjelasan sang pembina Baca juga: Pemulangan Santri Sidogiri Resmi Dimajukan “Walaupun kursus secara tidak langsung gagal sesuai himbauan pengurus, kami tetap menerima layanan pembelian materi bagi murid IMNI yang belum memilikinya. Bisa melalui Ubudiyah Daerah atau langsung ke kantor Ubudiyah”, kata Ketua Kursus Tajhizul Mayyit, Ust. Moh Nurul Amin saat ditemui di kantor Ubudiyah beberapa waktu lalu. “Secara tidak langsung, kegiatan ini sudah lama digagalkan sejak adanya isu merebaknya virus corona di Indonesia, dan besok adalah terakhir pembelian materi serta laporannya.” Ucap Bendahara Kursus Tajhiz ini. Ikut andil, Waka III Ubudiyah turut berpartisipasi menjadi Pembina Kursus Tajhizul Mayyit sendiri merupakan bagian dari program Wakil III Ubudiyah Pondok Pesantren Sidogiri yang saat ini dijabat oleh Habib Ahmad Muhajir al-Jufri. Kegiatan ini melibatkan personalia Wastib Masjid Sidogiri dan Ubudiyah Daerah sebagai Pembina. Sedangkan untuk mentornya mendatangkan Dewan Guru Pondok Pesantren Sidogiri yang direncanakan tahun ini adalah Ust Masyhuri Mochtar, penulis produktif Kamus Istilah Hadis dan Dinamika Kitab Kuning di Pesantren. Baca juga: Permudah Pemahaman Tajhizul Mayit, Ubudiyah Adakan Kursus Di saat hampir semua kegiatan untuk murid IMNI atau kelas terakhir digagalkan, ada satu kegiatan yang masih berjalan hingga kini yakni Kursus Bahasa Inggris, Ten Days. Sebagaimana telah berjalan beberapa tahun ini, kegiatan di bawah naungan LPBAA ini selalu mengalami peningkatan jumlah peserta. Untuk info selengkapnya tunggu saja di sini....