Perpus Bincang Indah Arudl dan Qawafy
Mar07

Perpus Bincang Indah Arudl dan Qawafy

Ust. Hidayatullah ketika menjelaskan Arudl Jumat (06/03), Perpustakaan Pondok Pesantren Sidogiri kembali adakan konsultan non regular. Bertempat di lantai I Perpustakaan dengan tema tentang syair, Menelaah Keindahan Ilmu Arudl dan Qawafy, Pengurus Perpustakaan hadirkan Ust. Hidayatullah sebagai narasumber. Ust. Hidayatullah dengan nama lengkap Ahmad Hidayatullah Yasin beralamatkan di Desa Rombo Kulon, Rembang, Pasuruan merupakan alumni Pesantren Sidogiri yang boyong tahun 2000. Beliau selama di Sidogiri telah memimpin Majalah dinding Himmah serta menjadi Ketua LPSI Kuliyah Syariah untuk pertama kalinya. Beliau merupakan pengarang syair Sidogiri Mahjari. Menurut beliau, keindahan itu diukur dengan perasaan. Syair itu sendiri dalah kalam berwazan, berqafiyah dan dengan maksud bersyair. “Adanya qayid qasdan dalam pengertian syiir adalah menunjukkan bahwa membuat syiir berarti harus ada maksud kalau itu dibuat untuk menjadi syiir. Sehingga kalau menemukan ayat al-Quran yang memiliki ciri-ciri syair seperti surat Alam nasyrah itu bukanlah syiir, karena sudah ditegaskan oleh Allah bahwa al-Quran bukan syiir”. Beliau juga mengajak para santri yang hadir seminar untuk mengetahui sejarah arudl. Arudl itu tersusun oleh Imam Kholil bin Ahmad al-Azdi al-Farahidi karena melihat banyaknya orang yang telah membuat-buat syiir tidak sesuai dengan ketentuan terdahulu. Menurut beliau, Ust. Hidayatullah, letak keindahan arudl itu dikarenakan ia merupakan alat untuk menjaga keindahan syiir dan untuk menciptakan keindahan syiir itu sendiri. Musafal...

Selengkapnya
Kilas Balik RAT
Feb28

Kilas Balik RAT

Jumat (28/2) Kopontren Sidogiri mengadakan rapat anggota tahunan (RAT) di gedung Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS). Peserta terdiri dari perwakilan anggota, bukan keseluruhan. “Angota yang umum saja sekitar 3187 orang. Ruangan bisa saja tidak muat. Terlebih nanti rapatnya tidak fokus,” ujar Ust. M. Ghufron, panitia RAT tahun 2020 saat diwartakan radio.iass.or.id. Saat gelar wicara di Radio 1455 itu, Ust. M. Ghufron juga menceritakan sekelumit perjalanan panjang RAT. “Koperasi Sidogiri menerima keanggotaan umum pertama kali pada tahun 2009. bararti, RAT pertama ialah pada tahun 2010. Pada mulanya, semua dana kopontren itu dari koperasi. Untuk kemajuan, maka pengurus membuka keanggotaan umum,” ulasnya Di sela-sela sejarahnya, panotia RAT ini juga menyebutkan bahwa dulu pertama kali membuka RAT yang diprioritaskan ialah santri dan guru. “Yang diutamakan ialah santri dan guru,” terangnya Menceritakan perkembangan, sosok yang berwibawa ini juga menyampaikan bahwa 2017 silam masih penarikan berupa tunai. Namun, tahun ini sudah via transfer. Juga, untuk pengajuan penarikan bisa di mana saja. “Tahun ini, pengajuan penarikan bisa dilakukan di semua cabang Basmalah. Ini sekadar pengajuan saja, bukan pengambilannya,” pungkasnya. Muhammad ibnu Romli |...

Selengkapnya
Perempat Final Turnamen Voli Milad 283
Feb28

Perempat Final Turnamen Voli Milad 283

Pemain Daerah J siap untuk servis Daerah I Tumbangkan Daerah Takhosus, Pundak Idad di Daerah J Di bawah komando Ahmad Jamal, Daerah I dinyatakan lolos ke semi final Turnamen Voli Milad Sidogiri 283, Jumat (28/02). Perlawanan sengit Daerah M di bawah Kapten Minhajul Abidin tidak mampu membalikan keadaan. Dengan demikian, harapan asrama Idadiyah untuk menjuarai turnamen Voli berada di pundak Daerah J yang berhasil menumbangkan Daerah L di lapangan yang sama, Lapangan Selatan Sidogiri. Perhelatan Turnamen bergengsi tahunan ini, kini menyisakan 6 Daerah di Perempat Final. Pada pertandingan pertama Perempat Final mempertemukan Daerah M dengan Daerah I, serta Daerah J melawan Daerah L. Untuk pertandingan perempat final kedua pada Ahad (22/03) mendatang menghadirkan Daerah A melawan Daerah G serta Daerah C berhadapan dengan Daerah H. baca juga:  Lebih Lanjut Seputar DAR Daerah M harus tunduk dengan Daerah I (Kaos Biru) Sempat Optimis Membalikkan Keadaan, Daerah  M Harus Tunduk Pada pertandingan pertama Perempat Final ini, Daerah M telah diprediksi akan bertekuk lutut oleh Daerah paling Timur Pondok Pesantren Sidogiri, yakni asrama I. “Kami melihat usaha Daerah I sudah berlangsung lama sebelum diadakan lomba voli ini, soalnya mereka kan punya izin main voli setiap pagi di lapangan utara Sidogiri, sedangkan untuk daerah M, baru-baru ini yang mulai serius latihan setiap hari, jadi kami sempat pesimis akan bisa menang, tapi kami tetap mendukung, karena optimis itu yang diajarkan pengurus kepada kami”, ungkap salah satu warga Daerah M yang menonton bersama teman sekamarnya ini. Walau dinyatakan akan kalah, para pemain Daerah M terlihat tenang dan berusaha memberi yang terbaik sehingga perbedaan angka tidak terlalu jauh pada babak kedua. Hanya saja usaha untuk membalikkan keadaan untuk menembus angka 25 harus kandas, kelihaian memblokir pergerakan bola oleh para pemain Daerah I bisa dianggap sangat baik. “Babak kedua beda tipis, hanya saja tadi babak pertama angka yang diperoleh 18 banding 25 dengan Daerah I”, kata salah satu panitia lomba yang juga pengurus Daerah M ini. baca juga: Galeri Turnamen Kasti Milad Para Murid Idadiyah J semangati Para pengurusnya Daerah J, Harapan Terakhir Asrama Idadiyah Dengan gugurnya Daerah M, asrama khusus Idadiyah yang lolos ke semi final hanya Daerah J. Daerah N pada perdelapan Final telah tumbang sejak pertandingan pertamanya, sedangkan Daerah L harus kalah melawan saudara sendiri, Daerah J di perempat final. Dengan demikian dapat dipastikan Daerah J akan berhadapan dengan pemenang di perempat Final kedua antara Daerah H dan Daerah C, dua daerah besar ini akan memperebutkan posisi di semi final mendatang. Sedangkan Daerah I siap menunggu para pemenang dari Daerah A atau G. Untuk Daerah A maupun G masih belum bisa diprediksi, mengingat keduanya belum menunjukkan taring terbaiknya, namun segala kemungkinan bisa saja terjadi....

Selengkapnya
Tahun Depan Ngaji Ihya’
Feb26

Tahun Depan Ngaji Ihya’

Malam Ahad (22/02) peserta Imtihan Niha’i (Imni) tahun ajaran 1440-1441 berkumpul di lantai III kantor Sidogiri Corp. Acara ini merupakan pengenalan panitia Imni Ibtidaiyah kepada segenap peserta. Di samping pengenalan, acara ini menjadi momen motifasi dari pimpinan madrasah, dengan mengusung slogan, “Tahun Depan Ngaji Ihya'”. Sebagai mana yang lumrah diketahui, pengajian Ihya’ Ulumiddin kepada pengasuh hanya bisa diikuti murid Tsanawiyah hingga Kuliah Syariah. Untuk itu, kelas terakhir pada tingkatan Ibtidaiyah ini diiming-imingi hal ini. “Sebenarnya keinginan terbesar kami untuk lulus bukanlah sekolahnya, melainkan bila lulus kami bisa ikut pengajian ke pengasuh,” ujar Imam, salah-satu murid kelas enam. Acara semacam ini menjadi rutinitas setiap akhir tahun ajaran, menjelang pelaksanaan Imni. Muhammad ibnu Romli |...

Selengkapnya
Drs. Teten Masduqi kunjungi Kopontren Sidogiri
Feb23

Drs. Teten Masduqi kunjungi Kopontren Sidogiri

Direktur Lembaga Amil Zakat Sidogiri sedang mendengarkan penjelasan Drs. Teten Masduqi, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Ahad (23/2) Drs. Teten Masduqi, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengunjungi kantor Sidogiri Corp lantai II. Kunjungan ini bermaksud mengetahui keluhan dan hambatan koperasi, khususnya kopontren Sidogiri. “Sekarang presiden menyediakan anggaran seratus persen untuk koperasi di Indonesia. Beliau tidak menghendaki bantuan-bantuan lagi. Beliau lebih mengutamakan bantuan yang didesain sebagi usaha, yang akan menumbuhkan kekuatan ekonomi, salah-satunya: koperasi” ujar menteri kelahiran Garut, Jawa Barat ini. “Koperasi itu adalah pokok yang menunjang keadilan sosial,” ungkap Drs. Teten Masduqi Menurut menteri yang konon pernah menjadi santri KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini menjelaskan bahwa koperasi menjadi ladang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan konsep mudah dan murah. “Kali ini koperasi tidak dibatasi, dan bisa membuat koperasi seluas-luasnya. Jadi, tidak ada lagi istilah membuat koperasi lebih sulit dari pada PT,” tegas Pak Teten. Pria yang menjadi Staf Kepresidenan Indonesia sejak tahun 2015 ini mendukung penuh KH. A Mujib Imron, wakil Bupati Pasuruan untuk mewujudkan Pasuruan sebagai kota penuh koperasi. Gus Mujib, panggilannya, menganggap Pasuruan sangat berpotensi melahirkan banyak koperasi, bukti terbesarnya ialah beberapa kopontren yang ada di Sidogiri. Gus Mujib menyampaikan keinginannya tepat berada di sisi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Drs. Teten Masduqi. “Saya mengharapkan Pasuruan bisa menjadi kota yang melahirkan banyak koperasi, layaknya kopontren Sidogiri,” ungkap Pengasuh PP. al-Yasini ini. Beberapa dewan kepengurusan kopontren ramaikan perjumpaan dengan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Selain Wakil Bupati Pasuruan, hadir pula dalam pertemuan ini Kepala Desa Sidogiri, Direktur Lembaga Amil Zakat Sidogiri, Direktur ADK Santri, dan beberapa dewan kepengurusan kopontren dalam berbagai bidang. “Dalam acara ini, dua pertiga pengurus kopontren ikut menyambut kedatangan Pak Mentri,” Ujar Ust. Baihaqi Juri, Sekretaris Kopontren Sidogiri. Usai menyampaikan beberapa usulan, Ust. Baihaqi mendapatkan tepuktangan dari Menteri Koperasi dan Wakil Bupati Pasuruan. Dalam perjumpaan ini, Ust. Baihaqi mengungkapkan dukungannya kepada beberapa program membatasi orang asing, tetapi bukan dengan cara membatasi jarak. “Saya setuju program itu kalau membatasi orang asing. Namun, dengan pembatasan yang sekiranya warga setempat tidak ikut terblokir. Kalau bisa, jangan dibatasi dengan jarak, melainkan atas dasar kepemilikan,” terang Ust. Baihaqi sebagai sala-satu masukan kepada salah satu anggota Kabinet Indonesia Maju. Muhammad ibnu Romli |...

Selengkapnya