Apakah Diperbolehkan Panitia Menggunakan Sisa Dana?
Deskripsi Masalah: Hiruk pikuk, gegap gempita menyambut HUT RI KE 72 sungguh amat terasa, hampir di setiap RT diadakan berbagai lomba, baik bagi anak anak maupun orang dewasa. Tak hanya itu, di setiap gang dipasang berbagai umbul-umbul dan ornamen yang memiliki bentuk bermacam-macam seperti helikopter, bahkan tak jarang berbentuk makhluk. Guna mensukseskan acara, dibentuklah panitia penyelenggara HUT RI KE 72 yang bertugas menarik iuran wajib pada setiap kepala keluarga, dana yang terkumpul dibuat untuk penyelenggaraan lomba, pembuatan ornament. Dan jika sisa (biasanya selalu sisa), maka dibuat acara makan-makan oleh panitia penyelenggara satu hari sebelum hari H acara. Apakah diperbolehkan panitia menggunakan sisa dana untuk makan-makan ? Jawaban : Dalam hal ini status acara HUT RI sama dengan jihah yang sudah inqirad, karenanya jawaban ditafsil: 1. Apabila kegiatan HUT RI mengandung unsur kemaksiatan maka dana yang terkumpul statusnya milik orang yang menyumbang, karenany panitia panitia tidak boleh mentashorrufkannya, bahkan berkewajiban mengenbalikannya apabila apabila masih ada, atau wajib ganti apabila sudah dibelanjakan. 2. Apabila kegiatan HUT RI tidak mengandung unsur kemaksiatan maka sisa dana yang terkumpul harus ditashorrufkan untuk masholihul muslimintidak boleh dibuat makan atau mayoran. Refrensi: (3 / 25)v الاقناع في حل ألفاظ أبي شجاع – (3 / 25)(وتصح المسابقة) بعوض وغيره (على الدواب) الخيل والإبل والبغال والحمير والفيلة فقط لقوله: “لا سبقَ إلا في خفٍ أو حافرٍ” فلا تجوز على الكلاب ومهارشة الديكة ومناطحة الكباش، لا بعوض ولا بغيره لأن فعل ذلك سفه ومن فعل قوم لوط الذين أهلكهم الله بذنوبهم ولا على طير وصراع بعوض، لأنهما ليسا من آلات القتال. فإن قيل: قد صارع النبي ركانة على شياه رواه أبو داود. أجيب: بأن الغرض من مصارعته له أن يريه شدته ليسلم بدليل أنه لما صارعه النبي فأسلم رد عليه غنمه. فإن كان ذلك بغير عوض جاز. وكذا كل ما لا ينفع في الحرب: كالشباك والمسابقة على البقر فيجوز بلا عوض وأما الغطس في الماء فقد جرت العادة بالاستعانة به في الحرب. كالسباحة فيجوز بلا عوض وإلا فلا يجوز مطلقاً. (و) تجوز (المناضلة) بالنون والضاد المعجمة أي المغالبة (على) رمي (السهام) سواء أكانت عربية وهي النبل أم عجمية وهي النشاب وتصح على مزاريق جمع مزراق وهو رمح صغير وعلى رماح وعلى رمي بأحجار بمقلاع أو بيد ورمي بمنجنيق وكل نافع في الحرب مما يشبه ذلك”كالرمي بالمسلات والإبر والتردد بالسيوف والرماح .وخرج مما ذكر المراماة بأن يرمي كل واحد منهما الحجر إلى صاحبه وإشالة الحجر باليد ويسمى العلاج، فلا يصح العقد على ذلك وأما التقاف بالمثناة وتقول: العامة بالدال فلا نقل فيه. قال الأذرعي: والأشبه جوازه لأنه ينفع في حال المسابقة وقد يمنع خشية الضرر إذ كل يحرص على إصابة صاحبه كاللكام وهذا هو الظاهر، ولا يصح على رمي ببندق يرمي به في حفرة ونحوها. ولا على سباحة في الماء ولا...
Hukum Iuran Dana Akan Dibuat umbul-Umbul Berbentuk Makhluk ?
Deskripsi Masalah: Hiruk pikuk, gegap gempita menyambut HUT RI KE 72 sungguh amat terasa, hampir di setiap RT diadakan berbagai lomba, baik bagi anak anak maupun orang dewasa. Tak hanya itu, di setiap gang dipasang berbagai umbul-umbul dan ornamen yang memiliki bentuk bermacam-macam seperti helikopter, bahkan tak jarang berbentuk makhluk. Guna mensukseskan acara, dibentuklah panitia penyelenggara HUT RI KE 72 yang bertugas menarik iuran wajib pada setiap kepala keluarga, dana yang terkumpul dibuat untuk penyelenggaraan lomba, pembuatan ornament. Dan jika sisa (biasanya selalu sisa), maka dibuat acara makan-makan oleh panitia penyelenggara satu hari sebelum hari H acara. Pertanyaan: Bagaimana hukum iuran, dikarenakan sebagian dana akan dibuat umbul/ornamen yang berbentuk makhluk ? Jawaban : Tafsil : Apabila tahu atau punya dugaan kuat bahwa diantara kegiatan HUT RI mengandung kemaksiatan maka haram hukum menyumbangnya, dan apabila tidak tau atau tidak ada punya dugaan kuat maka tidak apa-apa. Ibarat: بغية المسترشدين للسيد باعلوي الحضرمي – (ج 1 / ص 251) (مسألة: ي): كل معاملة كبيع وهبة ونذر وصدقة لشيء يستعمل في مباح وغيره، فإن علم أو ظنّ أن آخذه يستعمله في مباح كأخذ الحرير لمن يحل له، والعنب للأكل، والعبد للخدمة، والسلاح للجهاد والذب عن النفس، والأفيون والحشيشة للدواء والرفق حلت هذه المعاملة بلا كراهة، وإن ظن أنه يستعمله في حرام كالحرير للبالغ، ونحو العنب للسكر، والرقيق للفاحشة، والسلاح لقطع الطريق والظلم، والأفيون والحشيشة وجوزة الطيب لاستعمال المخذِّر حرمت هذه المعاملة، وإن شكّ ولا قرينة كرهت، وتصحّ المعاملة في الثلاث، لكن المأخوذ في مسألة الحرمة شبهته قوية، وفي مسألة الكراهة أخف. تحفة المحتاج في شرح المنهاج – (ج 17 / ص 160) ( وَبَيْعُ ) نَحْوِ ( الرُّطَبِ وَالْعِنَبِ لِعَاصِرِ الْخَمْرِ ) أَيْ لِمَنْ يَظُنُّ مِنْهُ عَصْرَهُ خَمْرًا أَوْ مُسْكِرًا كَمَا دَلَّ عَلَيْهِ رَبْطُ الْحُرْمَةِ الَّتِي أَفَادَهَا الْعَطْفُ بِوَصْفِ عَصْرِهِ لِلْخَمْرِ فَلَا اعْتِرَاضَ عَلَيْهِ خِلَافًا لِمَنْ زَعَمَهُ وَاخْتِصَاصُ الْخَمْرِ بِالْمُعْتَصَرِ مِنْ الْعِنَبِ لَا يُنَافِي عِبَارَتَهُ هَذِهِ خِلَافًا لِمَنْ زَعَمَهُ أَيْضًا لِأَنَّ عَصْرَهُ لِلْخَمْرِ قَرِينَةٌ عَلَى عَصْرِهِ لِلنَّبِيذِ الصَّادِقِ بِالْمُتَّخَذِ مِنْ الرُّطَبِ فَذَكَرَهُ فِيهِ لِلْقَرِينَةِ لَا لِأَنَّهُ يُسَمَّى خَمْرًا عَلَى أَنَّهُ قَدْ يُسَمَّاهُ مَجَازًا شَائِعًا أَوْ تَغْلِيبًا وَدَلِيلُ ذَلِكَ { لَعْنُهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَمْرِ عَشَرَةً عَاصِرَهَا وَمُعْتَصِرَهَا } الْحَدِيثَ . الدَّالُّ عَلَى حُرْمَةِ كُلِّ تَسَبُّبٍ فِي مَعْصِيَةٍ وَإِعَانَةٍ عَلَيْهَا وَزَعَمَ أَنَّ الْأَكْثَرِينَ هُنَا عَلَى الْحِلِّ أَيْ مَعَ الْكَرَاهَةِ يَتَعَيَّنُ حَمْلُهُ عَلَى مَا إذَا شَكَّ فِي عَصْرِهِ لَهُ وَمِثْلُ ذَلِكَ كُلُّ تَصَرُّفٍ يُفْضِي لِمَعْصِيَةٍ كَبَيْعِ مُخَدِّرٍ لِمَنْ يَظُنُّ أَكْلَهُ الْمُحَرَّمَ لَهُ وَأَمْرَدَ مِمَّنْ عُرِفَ بِالْفُجُورِ وَأَمَةٍ مِمَّنْ يَتَّخِذُهَا لِنَحْوِ غِنَاءٍ مُحَرَّمٍ وَخَشَبٍ لِمَنْ يَتَّخِذُهُ آلَةَ لَهْوٍ وَثَوْبِ حَرِيرٍ لِرَجُلٍ يَلْبَسُهُ فَإِنْ قُلْت هُوَ هُنَا عَاجِزٌ عَنْ التَّسْلِيمِ ( قَوْلُهُ : وَمِثْلُ ذَلِكَ كُلُّ تَصَرُّفٍ يُفْضِي لِمَعْصِيَةٍ إلَخْ ) وَمِثْلُ ذَلِكَ إطْعَامُ مُسْلِمٍ مُكَلَّفٍ كَافِرًا مُكَلَّفًا فِي نَهَارِ رَمَضَانَ وَكَذَا بَيْعُهُ طَعَامًا...
Dilema HUT Ke-72
Deskripsi Masalah? Hiruk pikuk, gegap gempita menyambut HUT RI KE 72 sungguh amat terasa, hampir di setiap RT diadakan berbagai lomba, baik bagi anak anak maupun orang dewasa. Tak hanya itu, di setiap gang dipasang berbagai umbul-umbul dan ornamen yang memiliki bentuk bermacam-macam seperti helikopter, bahkan tak jarang berbentuk makhluk.Hiruk pikuk, gegap gempita menyambut HUT RI KE 72 sungguh amat terasa, hampir di setiap RT diadakan berbagai lomba, baik bagi anak anak maupun orang dewasa. Tak hanya itu, di setiap gang dipasang berbagai umbul-umbul dan ornamen yang memiliki bentuk bermacam-macam seperti helikopter, bahkan tak jarang berbentuk makhluk.Guna mensukseskan acara, dibentuklah panitia penyelenggara HUT RI KE 72 yang bertugas menarik iuran wajib pada setiap kepala keluarga, dana yang terkumpul dibuat untuk penyelenggaraan lomba, pembuatan ornament. Dan jika sisa (biasanya selalu sisa), maka dibuat acara makan-makan oleh panitia penyelenggara satu hari sebelum hari H acara.Pertanyaan :1. Bagaimana hukum mengadakan dan ikut perpatisipasi dalam lomba semisal panjat pinang, karaoke dan menghias tumpeng ? Jawaban : Lomba panjat pinang, menghias tumpeng dan karaoke bukan termasuk sesuatu yang bermanfaat dalam perang. Karenanya jika diakad pakai iwad maka tidak boleh, dan jika tidak diakad pakai iwad maka boleh. Jadi ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut hukumnya mengikuti penafsilan diatas.Penafsilan diatas sebelum dihadapkaan dengan hal yang sifatnya ‘aridli yang menyebabkan keharaman. Misalnya ada kemungkaran pada acara tersebut, seperti ikhtilat laki dan perempuan, aurat yang terbuka dan lainnya. Maka, jika demikian dapat dihukumi haram ikut berpartisipasi pada acara tersebut. Ibarat: v الاقناع في حل ألفاظ أبي شجاع – (3 / 25)v الاقناع في حل ألفاظ أبي شجاع – (3 / 25)(وتصح المسابقة) بعوض وغيره (على الدواب) الخيل والإبل والبغال والحمير والفيلة فقط لقوله: “لا سبقَ إلا في خفٍ أو حافرٍ” فلا تجوز على الكلاب ومهارشة الديكة ومناطحة الكباش، لا بعوض ولا بغيره لأن فعل ذلك سفه ومن فعل قوم لوط الذين أهلكهم الله بذنوبهم ولا على طير وصراع بعوض، لأنهما ليسا من آلات القتال. فإن قيل: قد صارع النبي ركانة على شياه رواه أبو داود. أجيب: بأن الغرض من مصارعته له أن يريه شدته ليسلم بدليل أنه لما صارعه النبي فأسلم رد عليه غنمه. فإن كان ذلك بغير عوض جاز. وكذا كل ما لا ينفع في الحرب: كالشباك والمسابقة على البقر فيجوز بلا عوض وأما الغطس في الماء فقد جرت العادة بالاستعانة به في الحرب. كالسباحة فيجوز بلا عوض وإلا فلا يجوز مطلقاً. (و) تجوز (المناضلة) بالنون والضاد المعجمة أي المغالبة (على) رمي (السهام) سواء أكانت عربية وهي النبل أم عجمية وهي النشاب وتصح على مزاريق جمع مزراق وهو رمح صغير وعلى رماح وعلى رمي بأحجار بمقلاع أو بيد ورمي بمنجنيق وكل نافع في الحرب مما يشبه ذلك”كالرمي بالمسلات والإبر والتردد بالسيوف والرماح .وخرج مما ذكر المراماة بأن يرمي...
Perubahan Administrasi Negara
Deskripsi Masalah :Deskripsi Masalah :Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah, yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan. Kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Pembentukan Desa merupakan tindakan mengadakan Desa baru di luar Desa yang ada. Desa dibentuk harus memperhatikan syarat-syarat, seperti: minimal batas usia desa induk, jumlah penduduk, wilayah kerja yang memiliki akses transportasi antarwilayah, sosial budaya, potensi dan syarat-syarat lain. Pembentukan Desa dilakukan melalui Desa persiapan. Pembentukan Desa ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dengan mempertimbangkan prakarsa masyarakat Desa, asal usul, adat istiadat, kondisi sosial budaya masyarakat Desa, serta kemampuan dan potensi Desa.Pembentukan Desa dapat berupa: pemekaran dari 1 (satu) Desa menjadi 2 (dua) Desa atau lebih; penggabungan bagian Desa dari Desa yang bersanding menjadi 1 (satu) Desa; atau penggabungan beberapa Desa menjadi 1 (satu) Desa baru.Dengan adanya pembentukan desa baru,maka segera dilakukan pemekaran dusun sebab terkadang jarak antar satu dusun dengan yang lainnya sangat jauh, bahkan, ada yang bisa mencapai satu kilometer, disamping antara satu dusun kedusun lain terpisah oleh kebun, pegunungan, sawah, sungai dll. dan sering kali terjadi penggabungan dua dusun atau lebih, disebabkan terlalu sempitnya teritorial batas dusun. Pertanyaan :1. Apakah Perubahan administrasi negara terbaru dengan penyederhanaan, penggabungan dan pemekaran desa atau dusun dapat berpengaruh pada hukum Shalat Jum’at, rukhsah safar, naqluz zakat, naqlu udhiyah dan lain-lain, dengan hukum yang berkaitan dengan qaryah dan balad ?Jawaban : Istilah desa kecamatan dan propinsi adalah nama untuk wilayah administrasi dalam sistem pemerintah Indonesia. Adapun yang dimaksud dengan qoryah atau balad yang berkaitan dengan hukum sebagaimana dalam pertanyaan adalah tempat pemukiman penduduk(أبنية مجتمعة) , lazimnya setiap pemukiman memiliki nama sendiri yang menurut para ulama` masing2 tempat pemukiman tersebut mempunyai hukum sendiri sebagaiamana yang dimaksud dalam pertanyaan, kecuali jika dua tempat pemukiman dengan nama masing2 bersambung tidak terdapat pemisah apapun maka dihitung satu pemukiman. Dengan demikian, pemekeran wilayah sebagaimana yang dimaksud dalam pertanyaan tidak berpengaruh dalam hukum2 sebagaimana yang dimaksud dalm pertanyaan. Dengan demikian maka perubahan administrasi pemerintah tidak dapat merubah hukum-hukum permsalahan diatas. Ibarat: شرح البهجة الوردية (4/ 500) ثَانِيهَا أَنْ تَجْرِيَ ( فِي خِطَّةٍ ) بِكَسْرِ الْخَاءِ وَهِيَ الْأَرْضُ يَخْتَطُّهَا الرَّجُلُ بِأَنْ يُعَلِّمَ عَلَيْهَا عَلَامَةً بِالْخَطِّ لِيُعْلَمَ أَنَّهُ قَدْ احْتَازَهَا لِيَبْنِيَهَا دَارًا قَالَهُ الْجَوْهَرِيُّ : وَالْمُرَادُ هُنَا مَا بَيْنَ الْأَبْنِيَةِ ( مِنْ بَلْدَةٍ وَلَوْ ) كَانَتْ مِنْ ( سَرَبْ ) بِفَتْحِ السِّينِ وَالرَّاءِ أَيْ : بَيْتٍ فِي الْأَرْضِ ( أَوْ ) مِنْ ( قَرْيَةٍ حَتَّى الَّتِي مِنْ الْخَشَبْ ) ، أَوْ الْقَصَبِ ، أَوْ السَّعَفِ ، أَوْ غَيْرِهَا سَوَاءٌ فِي ذَلِكَ الْمَسْجِدُ ، وَالْفَضَاءُ بِخِلَافِ خَارِجِ الْخِطَّةِ الَّذِي يَنْشَأُ مِنْهُ سَفَرُ الْقَصْرِ لِأَنَّهَا لَمْ تَقُمْ فِي عَصْرِهِ صَلَّى...
Boleh Melafalkan Doa dengan Bahasa Indonesia dalam Salat (Referensi ibaratnya)
Petanyaan Assalamualaikum mohon ta’bir atau ibarat tentang diperbolehkannya melafazkan doa dengan bahasa Indonesia ketika sujud di dalam salat. Jawaban Tidak diperbolehkan doa dengan bahasa selain bahasa Arab, apabila tidak karena dharûrah dan dapat membatalkan shalat. Adapun pertanyaan mengenai doa dalam sujud, diperbolehkan apabila orang tersebut memang tidak mampu mengucapkan bahasa Arab. Bahkan pengarang kitab al-Hâwi berpendapat, bahwa seseorang yang pelafalan bahasa Arabnya tidak baik, maka boleh menggunakan bahasa apa saja dalam semua dzikir shalat. ﻭَاﻟﺜَّﺎﻟِﺚُ ﻻَ ﺗَﺠُﻮْﺯُ ﻟِﻮَاﺣِﺪٍ ﻣِﻨْﻬُﻤَﺎ ﻟِﻌَﺪَﻡِ اﻟﻀَّﺮُﻭْﺭَﺓِ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻭَﻻَ ﻳَﺠُﻮْﺯُ ﺃَﻥْ ﻳَﺨْﺘَﺮِﻉَ ﺩَﻋْﻮَﺓٌ ﻏَﻴْﺮُ ﻣَﺄْﺛُﻮْﺭَﺓٍ ﻭَﻳَﺄْﺗِﻲ ﺑِﻬَﺎ اﻟْﻌَﺠَﻤِﻴَﺔُ ﺑِﻼَ ﺧِﻼَﻑٍ ﻭَﺗَﺒْﻄُﻞُ ﺑِﻬَﺎ اﻟﺼَّﻼَﺓُ ﺑِﺨِﻼَﻑِ ﻣَﺎﻟَﻮْ إِﺧْﺘَﺮَﻉَ ﺩَﻋْﻮَﺓٌ ﺑِﺎﻟْﻌَﺮَﺑِﻴَﺔِ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻳَﺠُﻮْﺯُ ﻋِﻨْﺪَﻧَﺎ ﺑِﻼَ ﺧِﻼَﻑٍ ﻭَﺃَﻣَّﺎ ﺳَﺎﺋِﺮُ اﻷْﺫَﻛَﺎﺭِ ﻛَﺎﻟﺘَّﺸَﻬُّﺪِ اﻷَﻭَّﻝِ ﻭَاﻟﺼَّﻼَﺓِ ﻋَﻠَﻰ اﻟﻨَّﺒِﻲ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻓِﻴْﻪِ ﻭَاﻟْﻘُﻨُﻮْﺕِ ﻭَاﻟﺘَّﺴْﺒِﻴْﺢِ ﻓِﻲ اﻟﺮُّﻛُﻮْﻉِ ﻭَاﻟﺴُّﺠُﻮْﺩِ ﻭَﺗَﻜْﺒِﻴْﺮَاﺕِ الِإﻧْﺘِﻘَﺎﻻَﺕِ ﻓَﺈِﻥْ ﺟَﻮَﺯْﻧَﺎ اﻟﺪُّﻋَﺎءَ ﺑِﺎﻟْﻌَﺠَﻤِﻴَﺔِ ﻓَﻬَﺬِﻩِ ﺃَﻭْﻟَﻰ ﻭَﺇِﻻَّ ﻓَﻔِﻲ ﺟَﻮَاﺯِﻫَﺎ ﻟَﻠْﻌَﺎﺟِﺰِ ﺃَﻭْﺟَﻪُ ﺃَﺻَﺤِّﻬَﺎ ﻳَﺠُﻮْﺯُ ﻭَاﻟﺜَّﺎﻧِﻲ ﻻَ ﻭَاﻟﺜَّﺎﻟِﺚُ ﻳَﺘَﺮَﺟَّﻢُ ﻟِﻤَﺎ ﻳُﺠْﺒِﺮُ ﺑِﺎﻟﺴُّﺠُﻮْﺩِ ﺩُﻭْﻥَ ﻏَﻴْﺮِﻩِ (1) ﻭَﺫَﻛَﺮَ ﺻَﺎﺣِﺐُ اﻟْﺤَﺎﻭِﻱ ﺃَﻧَّﻪُ ﺇِﺫَا ﻟَﻢْ ﻳَﺤْﺴُﻦْ اﻟﻌَﺮَﺑِﻴَّﺔُ ﺃَﺗَﻰ ﺑِﻜُﻞِّ اﻷَﺫْﻛَﺎﺭِ...
Beli Emas dengan Dana Pinjaman dari Koperasi
Deskripsi Masalah Nama saya Aya. Suami saya terdaftar sebagai anggota koperasi di tempat kerjanya. Karena sudah terdaftar selama 7 tahun di koperasi, sehingga simpanannya di koperasi itu dirasa cukup untuk beliau pinjam. Beliau meminjam 10 juta untuk rencana membeli emas dan sisanya untuk tabungan kami, dana masa depan. Pengembalian pinjaman itu akan dibayar dengan cicilan dari gaji suami. Pertanyaan 1. Apa boleh membeli emas dengan dana pinjaman koperasi? Saya pernah baca, ada hadits yang mengatakan membeli emas harus tunai atau kontan. Lalu bagaimana dengan cara yang kami lakukan? Kami memang membeli emas secara tunai dengan dana pinjaman itu, tapi masalahnya dana pinjaman itu, kan, akan dikembalikan dengan cicilan atau potong gaji suami. Apa itu artinya sama saja kami membeli emas dengan mencicil? Tapi, kan, itu uang simpanan suami juga selama bertahun-tahun? 2. Pengembalian dana pinjaman ke koperasi itu ternyata disertai bunga pengembalian. Lalu bagaimana status uang pinjaman kami? Apa uang itu halal atau haram? Kami takut makan riba. Tapi kami juga butuh uangnya untuk mulai membangun masa depan. Kesepakatan seperti apa yang perlu kami ijab kabulkan dengan koperasi agar tidak terjebak riba. Juga uangnya sudah kami pinjam dan belum kami pakai sampai dapat pencerahan dari Ustadz. 3. Pertanyaan ke 3 ini berbeda temanya. saya sedang mengandung anak pertama. Rencana saya akan menggunakan nama Kafhaya dari ayat pertama Surah Maryam (kaf, ha, ya, ain, shod). apakah dibenarkan memotong kalimat kaf, ha, ya, ain, shod tersebut menjadi kafhaya? apa makna kafhaya? apa juga makna ayat pertama “qof” dari surah qof? Jawaban 1. a) Membeli emas dengan cara yang seperti disebutkan dalam pertanyaan, boleh dan sah. b) Yang dimaksud dalam hadis seperti yang Anda sebutkan, adalah menjual emas dibeli dengan emas, itu yang bisa menjadi hukum riba. Jika tidak memenuhi syarat yang berupa serah-terima di tempat akad (tunai). Sedang dalam praktik Anda itu, menjual emas dengan uang tunai milik Anda sendiri. c) Status dana pinjaman ketika sudah diterima di tangan maka menjadi milik sendiri. Alhasil, membeli emas dengan dana pinjaman koperasi hukumnya boleh. 2. Praktik pengembalian dana pinjaman yang disertai bunga. Jika menggunakan akad yang sesuai dengan syariat, semisal menggunakan akad mudarabah, Qordul Hasan, atau jual beli uang maka boleh. Jika tidak menggunakan akad yang dilegalkan syariat, maka tidak boleh dan bisa mengarah ke hukum riba. Saran kami, diteliti dulu sighat-nya. 3. كهيعص, yang mengerti Maksudnya hanya Allah, karena tafsiran ayat كهيعص adalah الله أعلم بمراده (Allah maha mengetahui maksudnya). Alhasil, Anda harus mencari nama lain, semisal Abdullah, abdurrahman atau yang lain. bisa juga beri nama Kafa Bihannan كفى بحنان bisa dipanggil Kaffa. Lajnah Tashih...