Tutorial Aplikasi Wali Santri (Revisi)
Aplikasi wali santri kini telah direvisi agar lebih mudah diakses oleh segenap wali santri. Untuk caranya silahkan ikuti panduan di bawah ini. 1. Download aplikasi Wali Santri PPS di Playstore / Pengguna iPhone akses via web https://sidogiri.net/staging/walisantri Instal Aplikasi |Akses Web 2. Login dengan memasukkan ID PPS* dan Tangal Lahir santri (format : HHBBTTTT / contoh: 11031991 ditulis tanpa spasi) *ID PPS bisa dilihat di KTS (Kartu Tanda Santri) atau identitas lainnya. Semisal 14401539 3. Setelah berhasil login Anda bisa melihat laporan Santri, Kelas, Kamar, Raport, Tagihan dan mengganti nomor HP Informasi & hal lain terkait Pondok Pesantren Sidogiri, silahkan follow akun sosial media di bawah ini. ———————– WA Center 0853 1158 1745 Fanspage FB : bit.ly/sidogiri Instagram : bit.ly/s1dogiri Twitter : bit.ly/sidogiri Youtube : bit.ly/sidogiri Website : sidogiri.net Kanzul...
Alur Proses Registrasi Online Santri dan Murid Baru
Di masa pandemi ini Pondok Pesantren Sidogiri menerapkan langkah protektif dengan membuka pendaftaran santri baru via online. Pendaftaran online santri baru ini akan dibuka sebelum 15 Dzul Hijjah/05 Agustus. Pendaftaran terbagi menjadi 3 tahap: A. Pengisian Formulir Secara Online 1. Formulir bisa diakses di https://sidogiri.net/staging/santribaru 2. Klik tombol “isi formulir” 3. Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar 4. Klik tombol “proses” 5. Lampirkan dokumen persyaratan sesuai ketentuan 6. Klik tombol “proses” 7. Pendaftar akan menerima SMS konfirmasi pendaftaran 8. Panitia melakukan pengecekan validasi formulir dan dokumen 9. Panitia mengkonfirmasi formulir yang sudah lengkap 10. Jika formulir yang diisi tidak sesuai dengan dokumen, maka panitia melakukan perbaikan sesuai dengan dokumen yang ada 11. Jika ada dokumen yang tidak sesuai ketentukan, panitia mengirim SMS untuk melengkapi dokumen 12. Pendaftar akan mendapatkan SMS konfirmasi validasi formulir dan dokumen serta tanggal dan hari pergi ke pondok Setelah berhasil melakukan pendaftaran, pendaftar bisa melakukan cek hasil imput untuk memastikan kembali data santri baru yang telah melakukan pendaftaran dengan cara: 1. Membuka website https://sidogiri.net/staging/santribaru 2. Klik “cek status” 3. Masukkan nomor registrasi (lihat di SMS) 4. Tulis tanggal, bulan dan tahun sebagai password B. Pembayaran 1. Pendaftar melakukan pembayaran: uang pendaftaran dan Ianah Maslahah (Idadiyah Almiftah), uang pendaftaran saja (Idadiyah Reguler, Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah) Ianah Maslahah dibayar ketika sudah mendapatkan ketetapan kelas. Pembayaran bisa dilakukan via transfer ke rekening Emaal atau BNI Syariah 98812302-1745-1158 an. Santri Baru Pondok Pesantren Sidogiri setelah mendapatkan notifikasi SMS/WA. Dengan rincian: Idadiyah Almiftah lunas umur 13 tahun ke atas = Rp 3.100.000Idadiyah Almiftah lunas umur 12 ke bawah Rp 2.950.000 Idadiyah Almiftah separuh umur 13 tahun ke atas Rp 2.000.000Idadiyah Almiftah separuh umur 12 tahun ke bawah Rp 1.850.000 Idadiyah Reguler, Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah umur 13 tahun ke atas Rp 1.900.000*)Idadiyah Reguler, Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah umur 12 tahun ke bawah Rp 1.750.000*) *) Idadiyah Reguler, Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Ianah Maslahah membayar setelah mendapatkan ketetapan kelas. 2. Panitia memverifikasi pembayaran 3. Pendaftar mendapatkan SMS notif pembayaran C. Pemasrahan Kepada Pengasuh Calon santri beserta wali datang ke Pondok Pesantren Sidogiri sesuai jadwal yang telah ditetapkan* untuk sowan kepada pengasuh, mulai tanggal 15 Dzul Hijjah/05 Agustus, untuk nomor registrasi, 001 s.d. 100 (perhari 100 pendaftar), begitu pula seterusnya (nomor registrasi 101 s.d. 200 datang ke Sidogiri tanggal 16 Dzul Hijjah/06 Agustus). * Jadwal kedangan santri bisa dilihat dicek di Tab Cek Status Bila ada yang kurang jelas bisa hubungi WA Center Pondok Pesantren Sidogiri 085311581745 Video Panduan Proses Registrasi Santri Baru Pondok Pesantren Sidogiri : https://youtu.be/pUwvwHk8l-o Kanzul...
Informasi Waktu dan Teknis Kembali ke Pesantren
Pengurus Pondok Pesantren Sidogiri telah mengeluarkan Maklumat Pondok Pesantren Sidogiri Nomor: 004/PPS.900/Pbt/X.1441 tertanggal 19 Syawal 1441 Hijriah tentang Waktu dan Teknis Kembali Santri ke Pesantren di saat pandemi COVID-19 Waktu kembalian dibagi beberapa tahap sesuai dengan tingkatan pendidikan. Surat lengkap bisa diunduh di bawah ini: Maklumat Waktu dan Teknis Santri Kembali ke...
Ten Days, Kursus Eksklusif IMNI
Outdoor Malam Jum’at yang lalu (20/03), Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Asing (LPBAA) adakan pembukaan Kursus Bahasa Arab dan Inggris atau Ten Days (10 hari) di Surau Daerah K. Kegiatan ini khusus diikuti oleh murid-murid yang selesai melaksanakan Imtihan Nihai (IMNI) baik di tingkatan Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah. Sebagai Ketua Kursus Bahasa Arab adalah Ust. Luqman Hakim, Ubudiyah Daerah K. Sedangkan ketua kursus Bahasa Inggris adalah Ust. Agus Maulidi. Ust. Luqman Hakim, Ketua Kursus Bahasa Arab, menjelaskan metode kursus tersebut. Intinya berkaitan dengan kunci bahasa, seperti banyak menghafal kosakata dan praktek. Pada tahun ini, peserta Ten Days lebih banyak mengikuti jurusan bahasa inggris dari pada bahasa arab. “Mungkin karena kitabnya sudah menggunakan Bahasa Arab”, ujar Ust. Luqman dengan menyungging senyum. Baca juga: Kursus Ten Days; Menyita Perhatian Ratusan Anggota Imni Dan pagi ini, Ahad (29/03) merupakan hari kesembilan pelaksanaan Ten Days. Untuk lokasi kursus menggunakan 7 ruang gedung al-Ghazali lantai I dan II. Sedangkan untuk pelaksanaan kursus outdoor mengambil tempat parkir Balai Tamu yang sepi. Kursus berlangsung selama dua jam, dimulai dengan kegiatan indoor pukul 06.00 sampai dengan 07.00 sedangkan satu jam tersisa untuk kegiatan outdoor. Harapan Pengurus LPBAA dengan diadakannya Kursus ini adalah agar santri bisa lebih mengenal Bahasa Arab dan Inggris. Bagi peserta dari tingkatan Ibtidaiyah hal itu bisa dijadikan persiapan pindah Daerah Arab, sedangkan bagi peserta Tsanawiyah diharapkan dapat membantu cara mengajar ketika tugas nanti. Balai Tamu sepi, dimanfaatkan sebagai ruang ekspresi Demi tercapainya tujuan ini, pengurus akan menyiarkan lagu-Lagu Arab dan Inggris untuk memudahkan menghapal kosakata dan juga membuka forum tanya-jawab di luar kursus. Pengurus ingin membuktikan, walaupun hanya belajar dalam jangka sepuluh hari, mereka dapat menyaingi para siswa sekolah umum yang menjalaninya selama tiga tahun, di mana itu juga bergantung pada kemauan masing-masing peserta....
TTQ Resmikan Akhir Kegiatan
Dampak Pulangan dimajukan, Kalender TTQ dipercepat Instansi bagian Taklimiyah wa Tahfidz al-Quran (TTQ) resmi umumkan akhir kegiatan makhadiyah dan pengajian al-Quran Malam ini, Kamis (25/03) di masing-masing majelis taklim. Dengan nomor surat 278/PPS.300.TTQ/Pbt/VII.1441, tertandatangani Ust. Fahmi Aziz Kabag TTQ, memberitahukan bahwa seluruh kegiatan Majelis Taklimiyah al-Quran atau yang sebelumnya dikenal dengan Madrasah Takilimiyah al-Quran (MTQ) berakhir pada malam kamis ini, 01 Sya’ban 1441 H dan dinyatakan libur mulai malam sabtu, 03 Sya’ban 1441 H. Selain kegiatan MTQ, pengajian kitab ba’da Isya serta Kaffah juga berakhir pada malam ini. Sementara itu, untuk kegiatan jam belajar berakhir malam Rabu, 07 Sya’ban 1441 dan libur mulai malam Kamis, 08 Sya’ban 1441 H. “Malam ini sempat hujan, saya kira bakal diliburkan, bahkan tadi daerah Idadiyah sudah melaksanakan shalawat. Tapi, saat kami hubungi pihak TTQ, ternyata malam ini malam terakhir kegiatan pengajian”, ungkap salah satu pengurus daerah yang sempat menelepon Ust. Panji, TU TTQ. Sejak mewabahnya corona dan beberapa himbauan tentang waspada virus ini oleh pemerintah maupun pengurus Pondok Pesantren Sidogiri mengakibatkan banyak perubahan agenda kalender pendidikan di beberapa instansi termasuk TTQ, hal ini sebagaimana yang ditukil dari Majalah dinding at-Tahqiq yang merupakan mading asuhan TTQ. |Untuk berita lain terkait agenda Ten Days yang masih eksis di akhir tahun ini, akan segera menyusul, tunggu saja di sini....
Dampak Corona: Kursus Tajhizul Mayyit Untuk IMNI Digagalkan
Kursus Pertama, mencapai 480 peserta dari 14 asrama Selasa (24/03), Rencana Kursus Tajhizul Mayyit untuk murid IMNI digagalkan. Hal ini untuk mematuhi keputusan pengurus tentang penanganan corona virus dan intruksi pemerintah tentang Tindakan prefentif pencegahan Covid-19 agar mengurangi kegiatan dengan massa besar. Kursus Tajhizul Mayyit (Tata cara merawat mayit) Ubudiyah Pondok Pesantren Sidogiri diprogramkan dalam setahun ini ada dua kali pelaksanaan, pertama untuk umum pada Jumat lalu (13/03) dan kedua untuk murid jenjang terakhir atau IMNI yang direncanakan akan dilaksanakan pada Jumat mendatang (27/03). Fokus, peserta tajhiz dengarkan penjelasan sang pembina Baca juga: Pemulangan Santri Sidogiri Resmi Dimajukan “Walaupun kursus secara tidak langsung gagal sesuai himbauan pengurus, kami tetap menerima layanan pembelian materi bagi murid IMNI yang belum memilikinya. Bisa melalui Ubudiyah Daerah atau langsung ke kantor Ubudiyah”, kata Ketua Kursus Tajhizul Mayyit, Ust. Moh Nurul Amin saat ditemui di kantor Ubudiyah beberapa waktu lalu. “Secara tidak langsung, kegiatan ini sudah lama digagalkan sejak adanya isu merebaknya virus corona di Indonesia, dan besok adalah terakhir pembelian materi serta laporannya.” Ucap Bendahara Kursus Tajhiz ini. Ikut andil, Waka III Ubudiyah turut berpartisipasi menjadi Pembina Kursus Tajhizul Mayyit sendiri merupakan bagian dari program Wakil III Ubudiyah Pondok Pesantren Sidogiri yang saat ini dijabat oleh Habib Ahmad Muhajir al-Jufri. Kegiatan ini melibatkan personalia Wastib Masjid Sidogiri dan Ubudiyah Daerah sebagai Pembina. Sedangkan untuk mentornya mendatangkan Dewan Guru Pondok Pesantren Sidogiri yang direncanakan tahun ini adalah Ust Masyhuri Mochtar, penulis produktif Kamus Istilah Hadis dan Dinamika Kitab Kuning di Pesantren. Baca juga: Permudah Pemahaman Tajhizul Mayit, Ubudiyah Adakan Kursus Di saat hampir semua kegiatan untuk murid IMNI atau kelas terakhir digagalkan, ada satu kegiatan yang masih berjalan hingga kini yakni Kursus Bahasa Inggris, Ten Days. Sebagaimana telah berjalan beberapa tahun ini, kegiatan di bawah naungan LPBAA ini selalu mengalami peningkatan jumlah peserta. Untuk info selengkapnya tunggu saja di sini....