Sambut Tahun Baru Islam dengan Aksi Donor Darah
Okt16

Sambut Tahun Baru Islam dengan Aksi Donor Darah

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1437 Hijriyah, Rabu (14/10) LAZ Sidogiri mengelar aksi donor darah berkerja sama dengan Klinik Sidogiri dan PMI (Palang Merah Indonesia) Mojokerto. Bakti sosial yang mengusung tema “Satu Tetes Darah Anda, Bermanfaat Bagi Orang Lain” ini bertempat di halaman Kantor Seketariat Pondok Pesantren Sidogiri dan diikuti oleh santri dan simpatisan. Kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin LAZ Sidogiri yang diselenggarakan tiap awal tahun baru Hijriah. LAZ Sidogiri mengetahui masih banyak masyarakat yang membutuhkan darah. Maka itu, kegiatan ini sengaja ditempatkan di depan Kantor Sekretarit Pondok Pesantren Sidogiri dimaksudkan agar stok kantong darah yang disediakan PMI Mojokerto dapat terpenuhi. Terbukti, para santri yang akan mendonorkan darahnya sudah berkumpul sebelum kegiatan dimulai. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 pagi hingga pukul 13.00 siang ini telah mengumpulkan 200 kantong darah yang telah disediakan. “Rasa solidaritas para santri tidak diragukan lagi. Antusiasme pendonor dimulai lebih awal sebelum pihak PMI Mojekorto tiba dilokasi,” tutur M. Ahyan Fadli, Kepala Klinik Sidogiri di sela-sela kegiatan berlangsung. Namun, dari ratusan santri yang mendaftarkan diri, tidak semua bisa mendonorkan darahnya, karena mereka diharuskan memenuhi beberapa persyaratan medis yang meliputi tensi darah, berat badan yang ideal, kecukupan waktu tidur, tidak berpenyakit, dan tidak mengonsumsi obat minimal sejak sehari sebelumnya. “Pendonor tidak mengidap  Hepatitis A-B, sipilis, dan HIV AIDS,” ujar Djawadi, Kepala Bagian Unit Donor Darah (UDD) PMI Mojokerto. === Penulis : Ilham Akbar Editor    : Husni...

Selengkapnya
Tahun 1 Hijriah, Merintis Negara Madinah
Okt14

Tahun 1 Hijriah, Merintis Negara Madinah

Sampai di Madinah Rasulullah SAW sampai di Madinah pada Jumat 12 Rabiul Awal tahun ke-14 Kenabian (27 Septemper 622 M.). Kehadiran beliau disambut dengan suka-cita oleh para penduduk Yatsrib yang sebelumnya telah diislamkan oleh Mush’ab bin ‘Umair RA–shahabat yang diutus untuk mengajarkan Islam di sana. Hari nan bersejarah itu semakin semarak saja dengan gegap tahmid dan taqdis di rumah-rumah dan lorong-lorong Madinah. Para shahabat Anshar bukanlah orang-orang kaya, namun semuanya mengharap agar Rasulullah SAW berkenan singgah ke rumah mereka. Merekapun tak segan memegang tali kekang tunggangan Rasulullah SAW sambil memohon, “Wahai Rasulullah, tinggallah bersama kami…” Rasulullah SAW hanya menjawab, “Biarlah, sesungguhnya ia diperintah.” Tunggangan itupun dibiarkan menyusuri lorong-lorong kota Madinah, hingga akhirnya ia berhenti di sebuah tanah tempat penjemuran kurma milik dua anak yatim dari Bani Najjar, di depan rumah Abu Ayyub al-Anshari RA. Beliaupun bersabda, “Di sinilah tempat tinggalku, insya Allah.” Selama beberapa hari beliau tinggal di rumah Abu Ayyub RA. Yang Dilakukan Rasulullah SAW Hijrah tidak semata berarti menyelamatkan diri dan agama dari kekacauan dan ancaman, akan tetapi merupakan upaya membangun masyarakat baru di sebuah negeri yang aman. Setiap orang beriman wajib terlibat dalam upaya ini. Tahun pertama di Madinah dapat ditandai sebagai fase pembentukan masyarakat baru. Ada tiga hal pokok yang beliau lakukan dalam rentang waktu setahun tersebut:   Pertama, Membangun Masjid Nabawi Lahan milik dua anak yatim Bani Najjar tersebut oleh Rasulullah r dibeli seharga 10 dinar. Di tempat ini kemudian dibangun sebuah masjid. Rasulullah SAW terlibat langsung dalam pembangunan masjid, dimana beliau SAW turut serta mengangkat batu-bata sambil bersenandung: Allâhumma lâ ‘aisya illâ ‘aisyal-Âkhirah… Fa-ghfir lil-Anshâri wal-Muhâjirah Tiada hidup kecuali kehidupan Akhirat… Ampunilah kaum Anshar dan Muhajirin  Di lahan tersebut terdapat kuburan orang-orang musyrik, reruntuhan bangunan, pepohonan kurma, dan pohon gharqad. Rasulullah r lantas memerintah supaya kuburan musyirikin digali, puing-puing bangunan diratakan, dan pepohonan ditebang. Kiblat kemudian ditetapkan ke arah Baitul Maqdis. Tembok masjid dibuat dari batu-bata dan tanah, atapnya dari pelepah kurma, tiangnya dari batang pohon kurma, sedang lantainya diratakan dengan kerikil dan pasir. Terdapat tiga pintu masuk. Panjang masjid ke arah kiblat seratus hasta atau dzirâ’ (+ 50 m), sedang lebarnya kurang lebih sama. Dasar bangunan sekitar tiga dzirâ’. Di samping masjid dibangunlah bilik-bilik untuk istri-istri beliau SAW. Setelah bilik-bilik tersebut selesai dibangun, Rasulullah SAW berpindah meninggalkan rumah Abu Ayyub. *** Pembangunan Masjid Nabawi merupakan langkah strategis yang ditempuh Rasulullah SAW dalam rangka membentuk pondasi Negara Madinah yang ideal. Masjid tidak hanya dibangun sebagai tempat menunaikan salat lima waktu semata. Lebih dari itu, masjid menjadi tempat umat Islam bertemu dan menerima ajaran Islam dan bimbingannya nan suci. Karenanya, pembangunan masjid menjadi unsur paling penting dalam pembangunan sebuah masyarakat baru yang Islami. Sebab–menurut DR Said Ramadhan al-Buthi, masyarakat Islam...

Selengkapnya
Agenda Bulan Muharam 1437 H
Okt14

Agenda Bulan Muharam 1437 H

Agenda Kegiatan Pondok Pesantren Sidogiri Bulan Muharam 1437 H. 1           : Peringatan Tahun Baru Islam 1437 H. 4-7       : Imda Mid. Semester Ganjil MMU Istidadiyah 11         : Haul K. Ach. Sadoellah bin Nawawie bin Noerhasan 11-22     : Imda I MMU Ibtidaiyah & Tsanawiyah Koordinasi Pengurus TMTB, PJGT & GT PPS Wilayah Situbondo (4); Probolinggo & Lumajang (5); Bondowoso (11); Malang & Surabaya (12); Sampang (13); Jember (15); Pamekasan dan Sumenep (18) Pasuruan (19); Bawean dan Banyuwangi (20); Bangkalan (25-26). Jadwal Pengajian Sidogiri Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) Bulan Muharam 1437 H. 1 Sampang Kamis Pahing 02/01 Pagi 0878 8481 3588 15/10 2 Malang Kota Ahad Kliwon 05/01 Siang 0813 3440 1888 Surabaya 18/10 Malam 0823 3261 9123 3 Pontianak Malam Rabu Pon 08/01 Malam 20/10 4 Lumajang Ahad Pahing 12/01 Siang 0852 3464 5625 Probolinggo Barat 25/10 Malam 0823 3150 0075 5 Sidoarjo Malam Rabu Kliwon 15/01 Malam 0813 3057 6699 27/10 6 Pasuruan Barat Malam Jumat Pahing 17/01 Malam 0853 8181 6060 29/10 7 Bangkalan Jumat Ketiga (H) 17/01 Siang 0823 3023 3555 30/10 8 Pamekasan Sabtu Pon 18/01 Pagi 0852 3142 8999 Sumenep 31/10 Siang 0823 3410 4622 9 Besuki Ahad Wage 19/01 Siang 0853 3023 6495 Probolinggo Timur 01/11 Malam 0852 3308 9974 10 Bondowoso Ahad Legi 26/01 Siang 0852 5807 1415 Situbondo 08/11 Sore 0813 5805 2780 11 Bali Rabu Wage 29/01 Siang 0857 9288 8400...

Selengkapnya
Habib Hasan bin Ismail Al-Muhdor: Tahun Baru Hijriyah Ajang Introspeksi Diri
Okt14

Habib Hasan bin Ismail Al-Muhdor: Tahun Baru Hijriyah Ajang Introspeksi Diri

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah, Pondok Pesantren Sidogiri mengelar pengajian umum, selasa malam (14/10). Kegiatan yang bertempat di Lapangan Mabna As-Syuyuti ini mengahadirkan Habib Hasan bin Ismail al-Muhdor dari Probolingo sebagai mubalig. Dalam ceramahnya, Habib Hasan mengimbau agar santri selalu melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. “Momentum tahun baru hijriyah adalah ajang introspeksi dari yang jelek menuju kebaikan. dari baik menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya. Mengawali tahun baru ini, lajutnya, kita harus memperbarui niat kita. Karena bagaimanapun, pada awalnya, niat adalah hal yang menjadi tolok ukur berbuahnya sesuatu. Jika niatan yang ada itu baik, maka akan membuahkan hasil yang baik pula. Lebih lanjut pimpinan Pondok Pesantren Azzahir ini banyak memberikan pencerahan dengan mangajak para santri mengamalkan wirid yang telah dilakoni ulama salaf pada bulan Muharram. Salah satunya membaca ayat kursi sebanyak 360 kali sehari semalam pada 1 Muharram. “Bacaan sebanyak 360 ini filosofinya adalah jumlah hari dalam 1 tahun hijriyah. Banyak sekali faidah membaca ayat kursi, selamat dari neraka dan tipu daya setan. Maka dari itu jangan sampai dilewatkan oleh santri untuk membacanya,” harapnya kepada ribuan santri yang memadati acara ini.[] === Penulis : Abdul Adzim Editor   : Muh Kurdi...

Selengkapnya
Drama Berbahasa Asing kembali Ramaikan PPS
Okt12

Drama Berbahasa Asing kembali Ramaikan PPS

Lembaga Pengembangan Bahasa Arab dan Asing (LPBAA) Sidogiri kembali mengadakan lomba drama berbahasa Arab dan Inggris, Kamis malam (09/10). Perlombaan yang dikhususkan untuk asrama Arab dan Inggris tersebut (Daerah E dan K) bertempat di barat mabna MMU as-Suyuthi. Menurut Ust. Mahbub Shonhaji, Kepala LPBAA, lomba ini bertujuan untuk mengevalusi warga daerah Arab agar lebih getol dalam belajar bahasa dan sebagai penarik simpati dan minat para santri selain warga daerah Arab untuk mempelajari dua bahasa tersebut (Arab dan Inggris). “Karena kedua bahasa tersebut sangatlah penting, khususnya di era globalisasi ini,” Jelasnya saat memberikan sambutan. Terdapat tiga penampilan dalam drama ini. Dua di antaranya dengan berbahasa Arab, delegasi dari Daerah E dan K. Sedangkan drama berbahasa Inggris merupakan gabungan dari kedua daerah tersebut. Kegiatan yang rutin digelar tiap tahun ini berlangsung sangat meriah. Terbukti, hingga usainya acara, pukul 12:15 wis malam, tempat acara tetap dipenuhi oleh para santri baik dari daerah khusus Arab ataupun daerah ‘ajami (non-Arab). Sebagai apresiasi, pengurus LPBAA akan memberikan hadiah kepada pemenang lomba drama yang akan diberikan pada perayaan Tahun Baru Hijriah, Selasa malam (13/10) besok. == Penulis : Ahmad Abrori Editor   : Muh. Kurdi...

Selengkapnya