LAZ Sidogiri Tebar Manfaat Kurban Kepada 900 KK
Sep26

LAZ Sidogiri Tebar Manfaat Kurban Kepada 900 KK

  Setelah melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Jami’ Sidogiri, Pondok Pesantren Sidogiri, para Pengurus dan Badan Pelaksana LAZ Sidogiri Pusat melanjutkan moment kebahagiaan dengan penyembelihan hewan Kurban di halaman rumah Direktur LAZ Sidogiri, HM. Masykuri Abdurrahman Jl. Sidogiri Barat RT. 03 RW. 02, Sidogiri, Kraton Pasuruan Jawa Timur, kamis (24/9). Melalui program Siaga Gizi Kurban, pada tahun ini LAZ Sidogiri menebar manfaat dengan menyalurkan hewan kurban berupa 2 ekor sapi. Daging kurban tersebut kemudian didistribusikan kepada 900 KK warga yang tinggal di desa Sidogiri dan Ngempit Kec. Kraton. Manfaat kurban yang ditebar LAZ Sidogiri di wilayah tersebut, begitu dirasakan salah satu penerima manfaat kurban, Mak Salamah (60), warga Desa Sidogiri mengungkapkan, merasa terbantu dengan kehadiran LAZ Sidogiri yang telah mendistribusikan kurban kepadanya. “Alhamdulillah, Mak sama warga di sini ngucapin terima kasih, LAZ Sidogiri sudah menyalurkan kurbannya kepada kami,” tuturnya. Ia mengatakan, sudah sejak beberapa tahun lalu mendapatkan manfaat dengan hadirnya program Siaga Gizi Kurban LAZ Sidogiri di desanya. Setiap tahun, para penerima manfaat kurban mendapatkan 2,5 kilogram daging kurban. “Tahun ini pendistribusian kurban semakin meningkat. Kalau pada tahun sebelumnya hanya Desa Sidogiri saja, kurban kali ini juga bisa dirasakan oleh warga Desa Ngempit. Insyaallah tahun depan kami akan memperluas jangkauan pendistribusian ke desa-desa lain yang tersebar di Kec. Kraton Pasuruan,” ujar Abdullah Nur, Program Officer LAZ Sidogiri. Selain di Sidogiri, LAZ Sidogiri juga mengadakan kegiatan serupa secara serentak di masing-masing cabang. Diharapkan, dengan demikian peyaluran daging qurban dapat ditebar di berbagai daerah dan dirasakan oleh masyarakat yang kurang mampu. === Penulis : Ilham Akbar Editor   : Muh. Kurdi...

Selengkapnya
Pembukaan MAI Undang Pesantren Luar agar Lebih Bergairah
Sep19

Pembukaan MAI Undang Pesantren Luar agar Lebih Bergairah

Musyawarah Antar Instansi (MAI) kembali digelar pada malam Jumat (11-09) bertempat di depan kantor Metode Qurani Sidogiri (MQS). Musyawaroh ini sekaligus menjadi tanda akan dimulainya kegiatan serupa yang digelar setiap akhir bulan hijriah. Peserta Musawarah ini adalah delegasi dari masing-masing intansi yang ada di Pondok Pesantren Sidogiri. Setiap intansi berhak mengirim dua orang delegasi, ditambah perwakilan asrama santri, dan anggota LMF (Lajanah Murajaah Fiqhiyah) serta Kaffah (Kaderisasi Fukohah). Namun sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya tahun ini pengurus Kuliyah Syariah juga mengundang beberapa pondok pesantren sekitar Pasuruan. “Khusus untuk pembukaan MAI ini, kami mengudang dari luar (utusan dari pesantren sekitar pasuruan.red) agar para anggota musyawarah lebih menambah ghirah dan dzauq kita dalam musyawarah. Dan nantinya musyawirin lebih bergairah dalam menggapi setiap soal dan jawaban yang dibahas, ” ungkap Ust. Khulaifi ketua MAI dalam sambutannya. Pria asal bangkalan ini juga menyinggung geliat musyawaroh yang ada musyawarah yang ada di Pesantren-Pesantren Lirboyo dan Sarang. Menurutnya Pondok Pesantren Sidogiri berada di tingkatan nomor dua setelah Lirboyo. Maka dari itu beliua menghimbau sengenap santri agar terus semangat dalam bermusyawaroh.“Karena musyawarah adalah warisan pesantren yang harus kita jaga dan kita lestarikan.” harapnya terhadap para musyawirin. MAI perdana kali ini dimoderari oleh Ust. Tomi Hermanto, Angota Lamsoma. Sementara yang bertindak sebagai mushahih adalah Ust. Musafak Bisri dan Ust. Sholeh Romli. Keduanya adalah guru senior Pondok Pesantren Sidogiri. === Penulis : M. Khulaifi Ediotr  : Muh.Kurdi...

Selengkapnya
Diskusi LPSI Bahas Perbedaan Tasawuf  Islami dan Falsafi
Sep17

Diskusi LPSI Bahas Perbedaan Tasawuf Islami dan Falsafi

Kuliyah Sariah Pondok Pesantren Sidogiri melalui Lembaga Penelitian dan Studi Islam (LPSI) kembali mengelar diskusi panel pada Ahad (13/09). Diskusi panel yang dimotori oleh Forum Kajian (FK) Tasawuf ini mengangkat tema “Deferensi Tasawuf Islami dan Falsafi” dengan menghadirkan Habib M. Segaf bin Hasan Baharun S. HI, M. HI, Pengasuh PP. Darul-Lughah wad-Da’wah Putri, Bangil Pasuruan sebagai narasumber. Acara yang bertempat di Aula kantor Seketariat ini dilakukan untuk mengevaluasi hasil kajian anggota LPSI semakin terarah dan lebih mendalam.“Kami mengundang al-Habib Agar anggota FK Tasawuf bisa konsultasi langsung kepada beliau mengenai kejanggalan atau problem yang belum dipahami selama di FK,” jelas Ahmad Ilham Zamzami, ketua LPSI dalam sambutannya. Dalam kesempatan tersebut Habib Segaf mengapresiasi tema yang diusung oleh LPSI. “Saya sangat mengapresiasi tema ini. Jarang sekali Perguruan Tinggi Islam bahkan pesantren khususnya, mengangkat tentang deferensi (perbedaan) tasawuf islami dan falsafi seperti yang dilakukan LPSI Pondok Pesantren Sidogiri,” ujarnya sembari kagum. Menurut beliau perbedaan tasawuf islami dan falsafi terletak pada konsep dan teori. Tasawuf islami merupakan ajaran tasawuf berdasarkan al-Quran dan sunah nabi serta praktek-praktek kerohanian generasi salaf. Sementara tasawuf falsafi adalah sebuah konsep ajaran tasawuf yang mengenal Tuhan dengan pendekatan rasio atau akal. “Intinya, tasawuf atau sufisme adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihkan akhlaq, membangun dhahir dan batin untuk memperoleh kebahagiaan yang abadi. Nah, tasawuf islami itu harus kita lakoni,” jelas murid Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki Sedangkan tasawuf falsafi lanjut al-Habib tidak sekedar mengenal Tuhan sampai tingkatan ma’rifattullah. “Melainkan yang lebih tinggi dari itu yakni wihdatul wujud (kesatuan wujud) dan falsafi bukan rana kita (awam). Soalnya yang bisa ke sana hanya orang-orang pilihan yang makrifatnya sudah tingkat tinggi, misalnya Siti Jenar, Ibnu Arabi, al-Hallaj sampai pada derajat ini,” papar alumnus Rubath Al-Madinah asuhan Al-‘Allamah Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Smith di hadapan ratusan anggota kuliyah Sariah.[] === Penulis : Ilham Akbar Editor   : Muh. Kurdi...

Selengkapnya
Pengurus Ubudiyah Gembleng Santri Baru dengan Praktek Shalat Massal
Sep15

Pengurus Ubudiyah Gembleng Santri Baru dengan Praktek Shalat Massal

Pengurus Ubudiyah Pondok Pesantren Sidogiri menggelar praktek shalat massal untuk santri baru. Acara yang bertempat di kantor Sekretariat Lantai III berlangsung selama tiga malam ini, dimulai sejak malam Senin sampai Rabu (07-09/09). Kepala Bagian Ubudiyah, Syaikhuna, mengatakan bahwa tujuan utama pelaksanaan praktek shalat massal ini tidak lain hanyalah untuk membenahi shalat santri baru yang belum sempurna. Mengingat shalat menjadi tolak ukur semua amal ibadah seorang hamba kelak di akhirat. “Shalat itu menjadi tiang agama. Jika shalatnya santri itu jelek, maka berarti dia telah merobohkan tiang agama,” jelas laki-laki asal Bawean ini di hadapan santri baru. Selain mempraktekkan tata cara shalat sesuai kitab salaf, panitia juga menerangkan dan mempraktekkan tata cara wudhu yang benar. “Ingat! Aurat laki-laki dalam shalat adalah antara pusar dan lutut. Jika ketika shalat santri memakai sarung di bawah pusar, maka auratnya akan terlihat dari atas. Hal ini dapat membatalkan shalat karena auratnya terbuka. Jadi kalau shalat gunakanlah sarung di bawah pusar agar shalatnya tidak batal,” ungkap Ainul Yakin, tutor praktek shalat massal yang diikuti segenap santri baru. Sekedar diketahui menurut data yang dikeluarkan oleh kantor Sekretariat bagian P2SMB (Panitia Pendaftaran Santri/Murid Baru) sejak pendaftaran santri baru dibuka pada bulan Ramadan sampai hari Sabtu (29/08), tercatat jumlah santri baru yang terdaftar di kantor Sekretariat sebanyak 1772 santri. Oleh karena itu pengurus Ubudiyah akan terus berupaya mendidik mereka khususnya dalam bidang shalat.[] === Penulis : Saifuddin Ali Editor   : Muh. Kurdi Arifin...

Selengkapnya
Agenda Bulan Dzul Hijah
Sep14

Agenda Bulan Dzul Hijah

Agenda Kegiatan PPS Bulan Dzul Hijah 1436 H 08-09     : Puasa Arafah & Tarwiyah 10           : Peringatan Hari Raya Idil Adha 21           : Haul KH. Abd. Adhim bin Oerip & Ny. Munawwarah binti Noerhasan Jadwal Pengajian IASS Bulan Dzul Hijah 1436 H   1 Lumajang Ahad Pahing 06/12/1436 H Siang 0852 3464 5625 Probolinggo Barat 20/09/2015 M Malam 0823 3150 0075 2 Jakarta Ahad Ketiga (M) 06/12/1436 H Malam 0852 3303 4046 20/19/2015 M 3 Sidoarjo Malam Rabu Kliwon 09/12/1436 H Malam 0813 3057 6699 22/09/2015 M 4 Pasuruan Barat Jumat Pahing 11/12/1436 H Malam 0853 8181 6060 25/09/2015 M 5 Pamekasan Sabtu Pon 12/12/1436 H Pagi 0852 3142 8999 Sumenep 26/09/2015 M Siang 0823 3410 4622 6 Besuki Ahad Wage 13/12/1436 H Siang 0853 3023 6495 Probolinggo Timur 27/09/2015 M Malam 0852 3308 9974 7 Bangkalan Jumat Ketiga (H) 18/12/1436 H Siang 0823 3023 3555 02/10/2015 M 8 Bondowoso Ahad Legi 20/12/1436 H Siang 0852 5807 1415 Situbondo 04/10/2015 M Sore 0813 5805 2780 9 Balikpapan Rabu Wage 23/12/1436 H Siang 07/10/2015 M 10 Pasuruan Timur Malam Jumat Legi 25/12/1436 H Malam 0812 3123 1230 08/10/2015 M 11 Banyuwangi Ahad Pon 27/12/1436 H Siang 0852 5883 4161 Jember 11/10/2015 M Malam 0823 3043...

Selengkapnya