OMIM Gelar Kembali Diskusi Panel Pasca Maulid
Mar26

OMIM Gelar Kembali Diskusi Panel Pasca Maulid

Pengurus Organisasi Murid Intra Madrasah (OMIM), melalui bawahannya Unit Kegiatan Pengembangan Intelektual (UKPI) kembali menggelar diskusi panel yang ke-IV dengan tema Menyingkap Ideologi Asy’ari dan Maturidi dalam Aswaja, Rabu (26/04). Acara ini dimulai pukul 09:00 Wis sampai 11:15 Wis malam, diikuti oleh semua murid Madrasah Aliyah. Acara yang diletakkan di Kantor Sekretariat Lt.III ini mengundang KH. Luthfi Bashori Alwi dan ditemani oleh Habib Zein bin Abdulloh Baabud asal Malang sebagai pemateri utama. Tema ini dipilih sebagai tambahan wawasan bagi murid-murid Aliyah agar mengetahui seluk-beluk paham Ahlussunah wal Jamaahyang mereka anut. “Dengan hadirnya narasumber yang pakar dibidangnya ini, diharapkan pemahaman peserta akan akidah Aswaja semakin bertambah,” ungkap Ghufron, Ketua UKPI. Dalam pemaparannya, KH. Luthfi Bashori Alwi menyebutkan bahwa Imam Abu Hasan Asy’ari dan Imam Abu Mansur al-Maturidzi adalah kedua imam yang hidup dalam masa kekuasaan pemerintahan Muktazilah. Namun kedua imam tersebut tidak terpengaruh sama sekali dengan pemahaman Muktazilah. “Sama seperti Kiai Hasyim Asy’ari hidup dalam kekuasaan pemerintahan Belanda,” jelas kiai yang pernah mondok di Makkah al-Mukarromah ini. Selain itu, Habib Zein bin Abdulloh juga menambahkan tentang metode pendekatan akidah kedua imam tersebut. “Imam Asy’ari dan Imam Maturidzi bukan imam yang membawa pemahaman baru dalam Islam. Namun keduanya adalah penerus langkah-langkah Rasulullah,” jelas Habib asal Lawang, Malang ini. Acara ini berakhir pukul 11;30 Wis dan ditutup dengan pembacaan doa bersama. == Penulis: M. Saifuddin Ali Editor: Zainuddin...

Selengkapnya
Bekali Para Wastib sebelum Mengadakan Diklat Tajhîzul-Mayyit
Mar24

Bekali Para Wastib sebelum Mengadakan Diklat Tajhîzul-Mayyit

Sudah menjadi program tahunan Pengurus Ubudiyah Pondok Pesantren Sidogiri (PPS) mengadakan pendidikan dan pelatihan Tajhîzul-Mayyit (tata cara merawat mayit), mulai dari cara mendampingi orang yang sedang sakratul maut hingga cara mengubur mayit. Rencananya, kursus ini akan digelar pada malam Sabtu mendatang (28/3) di Kantor Sekretariat Lt III PPS, dan dibuka untuk semua santri. Sebelum kursus itu akan digelar, terlebih dahulu Pengurus Ubudiyah melatih + 35 Wastib PPS serta 12 pengurus ubudiyah daerah (asrama) tentang tata cara Tajhîzul-Mayyit pada Sabtu Malam (22/3) kemarin di Masjid Jami’ Sidogiri Lt. II. Ust. Baihaqi Juri, Kepala Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Ibtidaiyah hadir sebagai pembimbing. Hal ini dilakukan sebagai bekal dalam memandu perjalanan kursus saat season praktik nanti, karena pada diklat tersebut ada tiga season, yaitu penjelasan materi, dialog interaktif dan praktik men-tajhîz mayit secara langsung dengan menggunakan peralatan yang digunakan dalam prosesi perawatan mayit. Calon peserta diklat ini nantinya dikelompokkan menjadi beberapa kelompok. “Dengan adanya pemandu yang terdiri dari para Wastib yang sudah terlatih, perjalanan kursus nanti akan lebih terkoordinir, sehingga tidak terlalu menyibukkan pemateri,” tutur Izzaturrofiq, Kepala Bagian (Kabag) Ubudiyah saat ditanya sidogiri.net. == Penulis: Suaib Hasan Editor: Zainuddin...

Selengkapnya
TTQ Gelar FMTT-XIITTQ Gelar FMTT-XIITTQ Gelar FMTT-XII
Mar22

TTQ Gelar FMTT-XIITTQ Gelar FMTT-XIITTQ Gelar FMTT-XII

Jumat pagi (19/04), Pengurus Taklimiyah wa Tahfidz al-Qur’an (TTQ) menggelar Forum Musyawarah Tingkat Tsanawiyah (FMTT) yang ke XII. Musyawarah yang tidak kalah bergengsinya dengan BMW ini diletakkan di gedung an-Nawawi dan ar-Rofi’i Lt. II. Selain diikuti murid-murid kelas I, II, dan III Tsanawiyah PPS, panitia juga mengundang 42 pesantren se Kabupaten Pasuruan untuk berpartisipasi dalam mengadu bakat dan ketangkasan bermusyawarah. Pada tahun lalu panitia tidak mengikutkan pesantren luar Pasuruan untuk diikutkan FMTT. berbeda dengan tahun ini, panitia acara mengundang pesantren luar Kabupaten Pasuruan sebanyak 10 pesantren. Diantaranya adalah PP.Lirboyo, Kediri, PP. Darut Tauhid (Enjellan), Sampang, PP. Nurul Cholil, Bangkalan, PP. Miftahul Ulum, Banyuputih, dan Lumajang. Tujuan utama diselenggarakannya FMTT ini adalah sebagai wahana silaturahim antar sesama pesantren khususnya di wilayah Pasuruan. Selain itu panitia juga bermaksud menggali dan mengasah potensi murid-murid tingkat Tsanawiyah dalam memahami ibarat-ibarat fiqhiyah. “yang paling ditekankan adalah sebagai ajang introspeksi dalam memahami hukum-hukum keagamaan,” tutur Hasan Bashri, selaku Wakil Ketua FMTT. Musyawarah ini terbagi menjadi dua komisi dengan dua jalsah; Komisi A dan B. Jalsah pertama dimulai pada pukul 07:30 s.d 11:00 WIB. Sedangkan jalsah kedua baru dimulai pada pukul 13:00 s.d 16:30 WIB. Adapun yang menjadi mushohih di Komisi A adalah Ust. Samsul Arifin Abu, salah satu staf pengajar MMU Aliyah, dan Ust. Aminulloh Mazid bertindak sebagai mushohih di Komisi B yang bertempat di gedung ar-Rofi’i Lt. II. Penulis: M. Saifuddin Ali Editor: Zainuddin...

Selengkapnya
LPSI Gelar Talk Show kedua
Mar22

LPSI Gelar Talk Show kedua

Maraknya fenomena akhir zaman di era globalisasi ini setidaknya menginspirasi Pengurus Kuliah Syariah Pondok Pesantren Sidogiri (PPS) untuk mendekatkan pemahaman-pemahaman keilmuan terkait huru hara akhir zaman (armagedon), dengan menggelar Talk Show kedua, Jumat (21/4). Di bawah kendali Naib II Kuliah Syariah, Lembaga Penelitian dan Studi Islam (LPSI) menentukan tema tersebut dengan tajuk acara NGOPI (Ngobrol Pintar) bareng LPSI. Pada talk show yang pertama (09/12), Pengurus LPSI mengangkat tema Feminisme. Sedangkan pada acara yang diletakkan di timur Kantor MQS (Metode Qur’ani Sidogiri) ini membahas huru hara akhir zaman (armagedon). Dipilihnya tema tersebut selain jarang dibahas di Pondok Pesantren Sidogiri, juga Pengurus LPSI ingin mendekatkan lebih spesifik fenomena huru hara akhir zaman dalam 4 perspektif. “komitmen kami adalah mendekatkan pemahaman huru hara dalam tinjauan masing-masing disiplin ilmu, sehingga dengan ini pemahaman santri akan lebih meluas,” jelas Juaini, sekretaris acara talk show. Tema ini dikupas dari berbagai empat sudut pandang, yaitu dari sudut pandang ilmu tafsir, hadis, sejarah, dan akidah. Oleh karena itu pada acara ini didatangkan empat perwakilan dari FK (Forum Kajian) Akidah, FK Tafsir, FK Hadist, dan FK Sejarah untuk dijadikan sebagai narasumber. Ada tiga babak pada acara talk show kedua ini; Pertama, narasumber mempresentasikan artikelnya terkait dengan tema. Kedua, narasumber mempertanggung jawabkan presentasinya. Dan ketiga, narasumber berdiskusi dengan peserta. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Ust. Ahmad Biyadi Busyro Basyar, alumni PPS asal Malang. Di akhir acara ia mengatakan bahwa tema ini tidak akan pernah habis dibahas, karena tema ini sangat enerjik dan dahsyat. Penulis: M. Saifuddin Ali Editor: Zainuddin...

Selengkapnya
Kopontren Sidogiri Launching “Santri Baru”
Mar17

Kopontren Sidogiri Launching “Santri Baru”

Pengurus Kopontren Sidogiri mengadakan launching salah satu produk andalannya, yaitu Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Santri dengan tampilan baru pada Minggu pagi (16/4). Kegiatan ini bertempat di depan Kantor Sekretariat Pondok Pesantren Sidogiri. Perubahan desain kemasan AMDK Santri ini dilatar belakangi oleh peluang bisnis dan persainganyang semakin ketat. Hal ini sebagaimana diutarakan Ketua Restrukturisasi AMDK Santri, H. Mahmud Ali Zain. “Nanti pada tahun 2015, kami akan memperbaiki produk, managemen, dan kualitas produksi sehingga produk AMDK Santri bisa bersanding dengan produk yang lebih maju,” tutur pria yang pernah menjabat sebagai anggota DPD ini. Menurut Manager Produksi, Bpk Guntur menyebutkan bahwa secara keseluruhan AMDK Santri tidak mengalami perubahan, kecuali image dan tampilan. Sedangkan kualitas air Santri tetap tidak mengalami perubahan. Selain agar AMDK Santri bisa bersaing dengan produk lain, perubahan image ini dimaksudkan juga sebagai ruang pendekatan dengan masyarakat. Sebelumnya masyarakat ditawarkan 5 desain terkait perubahan image AMDK Santri. Sehingga terpilihlah image baru AMDK Santri yang sesuai dengan hati masyarakat. Sumber mata air AMDK Santri terletak di desa Umbulan, Pasuruan. Mata air di desa Umbulan ini terkenal sebagai salah satu mata air terbaik di dunia. Dalam sehari pabrik ini dapat memproduksi 9.000 karton, 2500.ooo galon perhari, dan 1500.000 botol perjam. Sehingga dalam sebulan pabrik AMDK Santri dapat mendistribusikan 180.000 karton all item ke berbagai wilayah, seperti Probolinggo, Malang, Surabaya, Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang dan lain-lainnya. Acara launching ini dihadiri oleh 150 custumer dan 54 undangan VIP. Ada sekitar 7 perusahaan luar yang diundang dalam acara launching ini, diantaranya PT. Indonesia Pet Bottle, PT. Miwon, dan PT. Indoceria. Selain itu, acara launching ini juga dihadiri oleh asisten II Bupati Pasuruan bidang perokomian dan perkembangan Kabupaten Pasuruan, Ir. Riyanto Dipl. HE.  Sekaligus mengundang Ketua MUI Kota Pasuruan, KH. Nurul Huda. Kini AMDK Santri new image tersedia dalam 4 kemasan; air Santri berukuran 24 Ml, 600 Ml, 1500 Ml, dan kemasan galon. Yang menarik dalam acara lauching ini juga dibacakan tausyiah tertulis dari Majelis Keluarga yang dibacakan oleh M. Aminulloh Bq. selaku Ketua Kopontren Sidogiri. —- Penulis: M. Saifuddin Ali Editor: Zainuddin...

Selengkapnya