Pelatihan Akreditasi Online MMU Ranting Tsanawiyah
Peserta pelatihan Akreditasi Online MMU Ranting Tsanawiyah Jumat (11/09), Badan Akreditasi Madrasah (BAM) mengadakan pelatihan “Akreditasi Online” untuk semua Ranting MMU tingkat Tsanawiyah. Acara yang dilaksanakan di Sidogiri Excelent Corporation (SEC) lantai II Ruang Laboratorium Komputer turut dihadiri oleh H. Ahmad Baihaqi Juri, Kepala Badan Tarbiyah wa Ta’lim Madrasy (Batartama) dan HM. Masykur Dahlan, Kepala Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Tsanawiyah. Berbeda dengan tahun sebelumnya, akreditasi tahun ini dilaksanakan secara online. Langkah ini diambil untuk memudahkan proses akreditasi yang selama ini menggunakan format manual. Agar bisa terlaksana dengan baik, BAM yang dibentuk oleh Batartama menggelar pengenalan dan pelatihan Aplikasi Akreditasi Online untuk pihak-pihak terkait. Setelah Tim Asesor dan Koordinator MMU Ranting Ibtidaiyah, kini giliran delegasi dari MMU Ranting Tsanawiyah yang diundang BAM untuk mengikuti pelatihan Akreditasi Online. “Ada 28 Ranting yang diundang, untuk Ranting Baru (BR) tidak diundang, tapi diberi informasi dan diperkenankan ikut,” jelas Ustaz Baihaqi. Akreditasi tahun ini akan dilaksanakan pada bulan Sya’ban. Madrasah yang akan diakreditasi diharuskan mengisi pengajuan via online terlebih dahulu. Kemudian, BAM akan menetapkan jadwal akreditasi untuk masing-masing madrasah. Sebenarnya di setiap pelatihan ada dua aplikasi yang dikenalkan. Namun, dalam kesempatan kali ini hanya Aplikasi Akreditasi yang terealisasi. Sementara Aplikasi Laporan Bulanan tidak terlaksana karena ada kendala. Selain aplikasi tadi, Ustaz Baihaqi juga mengungkapkan tentang rencana ujian online bagi semua murid MMU Ranting. _______ Penulis: Mohammad Iksan Editor: Saeful Bahri bin...
Pembekalan Kepala Kamar dan Wakilnya
Malam Kamis (09/09), Pondok Pesantren Sidogiri mengadakan acara “Orientasi Kepala Kamar dan Wakilnya” yang bertempat di ruang rapat Sekretariat lantai dua. Hadir sebagai pembicara, HM. Saifullah Naji (Sekretaris Umum), moderator M. Sofyan Qusyairi (Sekretaris II), dan segenap kepala kamar dan wakil kepala kamar Daerah M. Meninjau banyaknya kepala kamar dan wakil kepala kamar di Pondok Pesantren Sidogiri, pembekalan akan dilaksanakan secara bertahap selama 15 hari. Dalam acara, Sekretaris Umum menjelaskan bahwa tugas kepala kamar sama dengan wali santri, yaitu sebagai orang tua asuh. “Perlu diingat bahwa kepala kamar merupakan orang tua asuh bagi santri di pesantren.” Tutur Sekretaris Umum dalam acara pembekalan itu. Sebagai orang tua, kepala kamar juga harus menjadi uswah yang baik bagi warga kamarnya. Dan beliau menegaskan bahwa sebagai orang tua, kepala kamar juga harus mengontrol keadaan anak kamarnya, meliputi kebersihan, kesehatan, tata tertib dan kegiatan santri. “Jika mempunyai anak, jaga dan awasi. Jangan sampai anak kita melakukan hal-hal yang dilarang pengurus. Kontrol setiap waktu, baik kesehatan, ketertiban terutama akhlak.” _________ Penulis: Nur Hudarrohman Editor: Saeful Bahri bin...
Cara Pembayaran Iuran Pondok Pesantren Sidogiri
One step to be better: Aplikasi emaal kini sudah bisa Anda download di Playstore. 1- Melalui Toko Basmalah Datang ke Toko Basmalah, sampaikan kepada kasir keperluan Anda untuk membayar tagihan santri Pondok Pesantren Sidogiri dengan menyebutkan jenis pembayaran dan ID PPS. 2- Melalui Emaal Android Pengguna Aplikasi Pembayaran Emaal Android. Download aplikasi emaal di sini 3- Melalui Transfer Bank Transfer ke Bank BNI Syariah [Kode 427 jika dari bank lain] dengan nomor tujuan sebagai berikut: Jika ID PPS terdiri dari 8 angka: 98815183-IDPPS contoh [98815183-14411050]Jika ID PPS terdiri dari 5 angka: 98815183-000-IDPPS contoh [98815183-000-35320]Selanjutnya Nama Santri akan tertera sebagai nama pemilik rekening. Pastikan nama santri sudah sesuai.Masukkan nominal pembayaran sesuai dengan tagihan, tidak boleh lebih atau kurang. Jika ingin melakukan pembayaran beberapa tagihan, maka harus ditransfer satu persatu. NB: Dengan pembayaran seperti ini, wali santri tidak perlu repot-repot melakukan konfirmasi pembayaran. Cukup lihat di Aplikasi Wali Santri PPS, karena terkonfirmasi secara otomatis. Begitu juga nomor rekening itu menjadi nomor rekening pembayaran untuk putra Anda selama mondok di Pesantren Sidogiri. Begini cara menggunakan Aplikasi Wali Santri Info Hubungi...
IASS DKI Jakarta Gelar Musywil Perdana
Terpilih lagi: H. Abd Hamid dalam sambutannya pada musywil IASS DKI. Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) wilayah DKI Jakarta menggelar Musyawarah Wilayah DKI Jakarta pertama di tahun 2020 ini atau 1442 H. Musyawarah wilayah (musywil) diselenggarakan pada Jumat dan Sabtu, 4-5 Agustus 2020 bertepatan dengan 16-17 Muharram 1442 H. Musywil diselenggarakan di Grand Cempaka Resort & Convention Cipayung Megamendung, Bogor. Agenda 4 tahunan ini dihadiri oleh segenap Pengurus Wilayah Demisioner, Pengurus Komisariat (PK) se-DKI Jakarta, Kakomwil Bansus 1455, Pengurus HMASS DKI Jakarta, serta undangan khusus. Musywil DKI Jakarta juga dihadiri oleh M. Edy Amin (Wakil 4 PP-IASS), dan Mukhlas (Wakil Bendahara PP-IASS) sebagai utusan resmi Pengurus Pusat IASS. H. Abdul Hamid Umar selaku Ketua IASS Wilayah DKI Jakarta periode 1436-1441 H. pada kesempatan itu menyampaikan bahwa program IASS Wilayah DKI Jakarta telah terlaksana sesuai yang diamanahkan dalam Raker IASS. “Secara garis besar program IASS DKI Jakarta sudah berjalan dengan baik. beberapa program yang belum terlaksana karena keterbatasan kami dan situasi serta kondisi yang melingkupinya,” tutur Abdul Hamid sebagai pertanggungjawaban atas kinerjanya pemimpin IASS DKI Jakarta. “Kami mewakili seluruh Pengurus PW-IASS DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya,” imbuhnya. Bagaimana NKRI Menurut Habib Baharun? Klik di sini Pada Musywil DKI Jakarta ini, digelar rapat komisi untuk menyusun program IASS DKI Jakarta periode 1441-1445 H. Hasil dari rapat tersebut akan dibahas dan diputuskan pada rapat pleno berikutnya. Rapat ini dibagi menjadi 5 komisi: dakwah sosial, pendidikan pelatihan, hukum, ekonomi bisnis, dan keorganisasian. Selain pembahasan dan penetapan hasil rapat komisi, agenda rapat pleno adalah laporan pertanggungjawaban Pengurus PW-IASS DKI Jakarta periode 1436-1441 H. Dilanjut dengan pemilihan Ketua PW-IASS DKI Jakarta periode 1441-1445 H. Pemilihan Ketua PW-IASS bersifat penyaringan untuk diajukan ke Koordinator IASS. H. Abdul Hamid Umar, Ketua PW DKI Jakarta priode 1436-1441 mendapat suara terbanyak dalam pemilihan ketua pada Musywil Ikatan Alumni Santri Sidogiri Wilayah DKI Jakarta. H. Hamid, begitu ia akrab dipanggil, mendapat 29 suara dari total 44 suara yang diperebutkan. Wali Santri? Coba Klik di sini Ada 6 kandidat dalam penjaringan calon Ketua PW DKI Jakarta. Selain H. Hamid, ada Abd. Muiz Ali yang mendapat 8 suara, H. Abdul Qosim Abdullah, 1 suara, Ahyat 1 suara, H. Achmad Bushiri 2 suara, dan H. Muhammad Hafid Ismail dengan 5 suara. Pemilihan ketua dalam musywil ini, bersifat penjaringan aspirasi yang hasilnya nama-nama tersebut akan diajukan ke Koordinator PP-IASS sebagai pertimbangan untuk penetapan, sebelum dilantik oleh Ketua PP-IASS. Sumber: Fanspage IASS...
Santri Membeludak, Konsulat Dirombak
Seiring membeludaknya santri di Pondok Pesantren Sidogiri, konsulat sebagai organisasi yang mewadahi santri menurut daerah asal mengalami pemekaran dalam dua tahun terakhir. Ada dua konsulat yang masuk pada kategori “perlu dimekarkan”, yaitu Konsulat Jabodetabek dan Konsulat Istimewa. Baca juga: Tugas Baru Pengurus Konsulat Mengkoordinir warga dari 5 wilayah berbeda (1 provinsi plus 4 kota) bukanlah perkara mudah bagi Konsulat Jabodetabek, apalagi dengan jumlah yang terbilang banyak. Hal senada menimpa Konsulat Istimewa, bahkan lebih sulit karena harus menampung semua wilayah non-konsulat se-Nusantara. Keputusan pemekaranpun diambil oleh PP-ISS dengan beberapa aturan yang sudah ditetapkan sebelumnya. “Minimal warganya 80 orang dan 8 persennya Kuliah Syariah.” papar Ustaz Abd. Aziz (Ketua PP-ISS) perihal kriteria pembentukan konsulat baru. Beliau juga menjelaskan bahwa nama konsulat setidak-tidaknya diambil dari nama kota/kabupaten. Selain pemekaran, PP-ISS juga melakukan penggabungan wilayah yang berdekatan dengan beberapa pertimbangan. “Jakarta-Banten digabung karena selain berdekatan, juga dalam beberapa kegiatan sering bekerjasama,” ungkapnya. Berikut nama-nama Konsulat pasca adanya pemekaran Konsulat Jabodetabek dan Konsulat Istimewa: Konsulat JabarKonsulat Jakarta-BantenKonsulat Jateng-DIYKonsulat Sumatera-Riau-BabelKonsulat Sulawesi-Maluku __________ Penulis: Mohammad Iksan Editor: Saeful Bahri bin...