Tutorial Aplikasi Wali Santri
Jan29

Tutorial Aplikasi Wali Santri

Kini, segenap wali santri dapat memantau langsung nilai rapor dan tagihan santri. Caranya mudah, tinggal mengikuti panduan di bawah ini. Install aplikasi “Wali Santri” atau akses melalui browser. Instal Aplikasi | Akses Web Masukkan nomor HP wali santri yang terdaftar. Kode dikirim via SMS. Lalu, tinggal masukkan nomor sekaligus kode sebagaimana gambar berikut. Selamat, Anda bisa mengakses data santri, raport, dan tagihan. Selamat mencoba! Info lebih lanjut hubungi: 0853-1158-1745 Muhammad ibnu Romli...

Selengkapnya
Grand Opening Lomba Milad 283
Jan24

Grand Opening Lomba Milad 283

Pembukaan dengan Baris-Berbaris dan Instrumen Energik Jumat (24/01), Grand Opening Lomba Milad Sidogiri ke-283 dan Ikhtibar Madrasah Miftahul Ulum (MMU) ke-84 telah digelar. Bertempat di Lapangan Selatan Sidogiri, acara ini diresmikan oleh Ust. Mahbub Shonhaji, Wakil Ketua Panitia Milad Sidogiri ke-283 dan Ikhtibar Madrasah Miftahul Ulum (MMU) ke-84 . Acara ini menjadi pembuka kegiatan lomba Milad 283 secara keseluruhan, bukan hanya untuk lomba volley dan kasti. Acara ini dipandu oleh dua host yang tidak asing bagi santri Sidogiri, sebut saja ada Ust. Mahbub Ali yang berdomisili di Daerah B dan Ust. Rifki Ali yang berdomisili di Daerah M.  Group drumband mengirini 20 Kontingen atau utusan pemain volley ball dan kasti. 20 kontingen terdiri dari perwakilan masing-masing  17 daerah asrama Santri Sidogiri, mulai A sampai P dan Z, serta tiga sisanya perwakilan dari MMU Idadiyah, Ibtidaiyah, dan Tsanawiyah. Semua Kontingen berbaris rapi di dalam arena yang telah dipersiapkan panitia. Baca juga: Volley Ball: Minus Supporter, Tim Asrama Z Tampil Impressif “Mari kita sambut, para punggawa-punggawa daerah, mereka akan siap mempertaruhkan nama baik daerah dan merebut kemenangan”, kata host bernama Ust. Rifki Ali ini dengan semangat. Parade pembukaan lomba menampilkan tim baris-berbaris yang dilanjutkan dengan atraksi dari para pemain drum band. Kemudian acara diisi dengan nyanyian lagu Indonesia dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang memanjang di ujung Arena. Peresmian Lomba diwarnai dengan Obor, Kembang Api, dan Flare Setelah itu, dilanjutkan dengan peresmian lomba oleh Ust. Mahbub Shonhaji, dengan simbolis penyalaan obor dan diiringi kembang api serta warna-warni flare di seluruh arena. “Dengan bertawakal kepada Allah dengan pembacaan surat al-Fatihah semoga kegiatan berjalan lancar dan semoga direstui oleh Masyayikh”, harap Ust. Mahbub Shonhaji meresmikan lomba Milad. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Panitia Lomba Milad, Ust. Syukron. Beliau menegaskan untuk semua peserta lomba agar mematuhi segala bentuk peraturan dan memprioritaskan sportifitas. Beliau juga sangat menekan supporter agar tertib, tidak melakukan tindakan di luar norma santri. “Dengan dibukanya lomba ini, harapan kami, semua bisa mematuhi tata tertib, baik bagi pemain maupun supporter”, ucap Ust. Syukron ini. Acara dilanjutkan dengan perlombaan volley ball, Daerah B melawan Daerah C, Daerah N berhadapan dengan Daerah Z, dan Daerah L bertemu rivalnya Daerah D. Musyafalhabib|Sidogiri.net Tonton videonya di...

Selengkapnya
Delegasi Dalwa Ikut Ramaikan Friday Forum
Jan24

Delegasi Dalwa Ikut Ramaikan Friday Forum

Bila malam Jumat lalu, al-Ghazali diisi acara talkshaw berupa Ngopi: Ngobrol Bareng LPSI, yang hanya diisi anggota LPSI, malam Jumat kali ini (23/01) berbeda. Annajah Center Sidogiri (ACS) mengelar acara Friday Forum dengan mengundang beberapa delegasi pesantren lain. Tercatat, dari Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) mengirim dua delegasi dan dari Dalwa Institute juga mengirim dua delegasi. Menurut Ust. Maksum, Wakil II ACS, ada yang baru dari gelar wicara tahun ini. Bila tahun lalu hanya mengandalkan perwakilan dari majelis kajian dalam pesantren, tetapi tahun ini turut mengundang pesantren lain. “Besuk, Sunniyah Salafiyah, PP Dalwa, dan Insititut Dalwa juga turut diundang. Namun yang hadir hanya dari PP Dalwa dan Dalwa Institute,” begitu penjelasan dari pria kelahiran Pulau Garam ini dalam sambutannya. Dari Sidogiri sendiri ada beberpa perwakilan yang ikut serta mempresentasikan artikelnya. Antara lain: Semester II ACS, Semester IV ACS, Lembanga Penelitian dan Pengembangan (LITBANG), FK Sejarah, dan FK Tafsir. Masing-masing perwakilan, wajib menyetorkan satu karya artikel tentang tema, “Toleransi Kebablasan”. Dewan perumus sedang meluruskan permasalahan di acara Friday Forum “Semua mempertangungjawabkan tulisannya, yang nantinya ditasheh oleh dewan perumus: yakni Ust. Achyat Ahmad dan Ust. Afifuddin,” ujar Ust. Zaki Ghufron, Wakil I ACS. Acara ditutup dengan pembacaan istighatsah bersama, tepat pukul 12.00 Wis malam. Ust. Iqbal Hawasyi Akbar, salah-satu delegasi dari PP. Dalwa. “Biasanya, Dalwa mengutus saya di forum-forum Musyawarah atau Bahtsul Masail. namun, kali ini ada yang berbeda. Kami diutus untuk mengisi acara Talkshow. Ini baru kesan pertama, yang menurut saya amazing!” Ujar Ust. Iqbal Hawasyi Akbar, salah-satu delegasi dari PP. Dalwa. Muhammad ibnu Romli |...

Selengkapnya
Persaudaraan Laksana Pohon
Jan23

Persaudaraan Laksana Pohon

al-Habib Taufiq bin Abdul Qadir as-Seggaf: Perumpaan Persaudaraan di jalan Allah laksana sebuah pohon yang harus disiram dengan air (Saling Berziarah) “Perumpaan persaudaraan di jalan Allah diibaratkan sebuah pohon yang harus disiram dengan air ( dengan saling berziarah) dan nantinya akan membuahkan rasa saling tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa, apabila tidak disiram maka pohon itu akan kering, dan apabila tidak berbuah maka akan dipotong.” Demikian penyampaian isi dari Kitab Hikam karya al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad yang dibacakan dan diterjemahkan oleh al-Habib Taufiq bin Abdul Qadir as-Seggaf, pada pengajian Malam Jumat kemarin (17/01) di Masjid Jami’ Sidogiri. Baca juga :Al-Habib Taufiq Bin Abdul Qadir as-Seggaf: Perumpaan Orang yang Berbuat Dosa Untuk Taubat Setelahnya Ukhuwah fillah itu penting dan ukhuwah itulah disebut mukmin, karena ukhuwah fillah menjadi lambang kekuatan iman. Ukhuwah ini ditandai dengan cinta dan benci karena Allah. Walau bersaudara, apabila ditemukan kekeliruan dan kesalahan maka saudara yang baik akan membencinya karena Allah. Seperti dicontohkan seorang mukmin yang bersaudara dengan seseorang yang baik, dan dia mencintainya karena Allah. Dan suatu waktu ternyata orang yang awalnya baik itu melakukan penghinaan terhadap nabi, maka sebagai mukmin adalah membencinya karena Allah bukan malah membelanya tetapi harus diluruskan dan dibenarkan. Apabila sudah menemukan sosok yang memiliki jiwa ukhuwah fillah maka harus dirawat dengan cara saling berziarah (silaturahim). Ibarat pohon yang harus disirami agar terus hidup, maka seperti itulah menjaga ukuwah dengan berkunjung. Allah telah menginformasikan dalam al-Quran bahwa yang akan mendapat mahabbah Allah adalah yang saling cinta karena Allah, saling duduk karena Allah, saling membantu karena Allah, dan saling berziarah karena Allah.  Bahkan dalam hadits dijelaskan bahwa mereka yang mengunjungi saudaranya karena Allah akan diiringi malaikat sebanyak 70.000. Baca juga: Al-Habib Taufiq bin Abdul Qadir as-Seggaf: Shadaqah Lebih Baik dari Menyimpan Harta Diceritakan dalam hadits Nabi, ada orang yang berziarah kepada saudaranya di suatu daerah. Allah mengirimkan satu malaikat yang menjelma manusia. Ketika malaikat itu bertemu dengan orang tersebut, malaikat itupun menanyakan alasan kenapa mengunjungi saudaranya itu. Orang itu menjawab karena orang itu cinta kepada Allah. Malaikat yang menjelma manusia tadi akhirnya mengakui sebenarnya ia diutus Allah untuk memberi kabar bahwa Allah cinta kepada orang tersebut karena orang tadi cinta kepada saudaranya. al-Habib Taufiq bin Abdul Qadir as-Seggaf: Ziarahlah waqtu ba’da waqtin Habib Taufiq juga menyarankan agar tidak terlalu sering berkunjung atau berziarah ke saudaranya. Karena ibarat pohon jangan terlalu banyak disiram, siramlah secukupnya. Selain itu, beliau juga tidak menginginkan terlalu jarang mengunjungi saudaranya nanti jadi menjauh. “Ziarahlah waqtu ba’da waqtin, jangan terlalu sedikit berkunjung nanti menjauh, dan berhentilah ziarah tiap hari nanti bisa bosen”, pesan Habib Taufiq yang merupakan cucu Habib Jakfar Syaikhon Pasuruan ini. Musyafal...

Selengkapnya
Friday Forum ACS Bahas Toleransi
Jan21

Friday Forum ACS Bahas Toleransi

Dalam perjalannya untuk mencetak kader-kader Ahlusunah wal Jamaah, Annajah Center Sidogiri (ACS) memiliki kegiatan tahunan yang bernama Friday Forum, acara bincang akidah dalam bentuk talkshow. Friday Forum pertama kali diadakan pada 13, September 2018 lalu. Kini, Friday Forum akan dilaksanakan besok pada malam Jumat (23/1) dengan tema “Toleransi”. Laporan: Moh. Kanzul Hikam Friday Forum adalah acara bincang akidah yang berada di bawah naungan ACS, yang bertujuan untuk mengkader dan mengasah bakat santri dalam hal menguji keabsahan argumen, serta mengkaji problem kekinian yang tidak seirama dengan ajaran akidah Ahlusunah wal Jamaah. Friday Forum adalah acara yang menjadi agenda tahunan ACS sejak 2018 Friday Forum pertama kali diadakan pada 13, September 2018 yang bertempat di lantai dasar Mabna al-Ghazali. Tahun ini Friday Forum akan dilaksanakan pada Malam Jumat, 28 Jumadal Ula 1441 H atau 23 Januari 2020 M, dengan tema “Toleransi”. Baca juga: Friday Forum: Wadah Penerapan Ilmu yang Diperoleh Selama Satu Semester “Acara ini sebenarnya tidak meliki anggaran khusus, hanya saja pengurus ACS berinisiatif untuk mengadakannya dengan menggunakan dana dari sisa anggaran ACS yang masih ada,” ungkap Ulin Nuha, sekretaris acara Friday Forum. Diadakannya Friday Forum ini ditujukan untuk menjadi salah satu simbol kesuksesan ACS dan melatih kecakapan peserta untuk menyampaikan argumentasi yang sesuai dengan akidah Ahlusunah, serta menjadi wadah penerapan ilmu yang telah didapatkan selama satu semester bagi anggota ACS. Acara ini diikuti oleh: Dua orang utusan dari ACS Semester II, IV dan LITBANG (penelitian dan pengembangan).Annajah Tsanawiyah I, II dan III, (Masing-masing dua orang).Dua orang delegasi dari Lembaga Penelitian Studi Islam (LPSI) Forum Kajian (FK) Sejarah, FK Tafsir, dan FK Hadis.PP. Dalwa. PP. Sunnniyah Salafiyah.PP. Besuk. Dalwa Insitute. Sistem pelaksanaan Friday Forum adalah para peserta mempresentasikan pendapat masing-masing sesuai dengan tema yang diberikan panitia, kemudian pendapat masing-masing delegasi akan didiskusikan bersama. Setiap delegasi diharuskan menyetorkan naskah artikel dengan tema “Toleransi”, maksimal 3000 karakter dengan spasi.   Beberapa hari sebelum acara, panitia menyebarkan beberapa selebaran berisi beberapa poin yang akan dibahas pada malam Jumat nanti. Tujuannya agar persiapan yang dilakukan para peserta talkshow dari masing-masing semester, baik semester II, IV, anggota Litbang dan tamu undangan dari beberapa pesantren semakin matang....

Selengkapnya
ACS Bersama Habib Mohammad Baharun
Jan20

ACS Bersama Habib Mohammad Baharun

Prof. Dr. Habib Mohammad Baharun, SH, MA, konon, sewaktu berada di Malang, merupakan sosok di balik besarnya Annajah di Sidogiri, sekaligus salah-satu mentor partama Annajah di Siodgiri. Kini, beliau bersedia untuk mengisi kembali seminar ilmiah Annajah Center Sidogiri, besok Malam (21/01). Laporan: Muhammad ibnu Romli Pengurus Annajah Center Sidogiri (ACS) mendapat tawaran dari Prof. Dr. Habib Mohammad Baharun, SH, MA, Ketua Komisi Hukum MUI Pusat untuk mengadakan seminar ilmiyah yang bertajuk, “Agama, Pancasila, dan Politik Kebangsaan Perspektif Pesantren.” Pada malam Rabu (21/01). Rencananya, acara ini bertempat di ruang auditorium, kantor sekretariat lantai II. “Acara ini sebenarnya tidak direncanakan. Namun, mumpung beliau di Malang, serta bersedia untuk mengadakan acara seminar yang temanya dari beliau sendiri, kami dengan sangat senang hati mengiyakan, serta langsung merembukkan dengan pengurus ACS yang lain,” ujar Ust. Habibulloh, Wakil II ACS. Kenangan ACS bersama Prof. Dr. Habib Mohammad Baharun, SH, MA Peserta undangan terdiri dari anggota ACS semester II, semester IV, serta anggota Penelitian dan Pengembangan ACS (Litbang). Bagi ACS sendiri, acara bersama beliau bukan pertama kali. Tahun lalu ACS bekerja sama dengan Badan Pers Pesantren BPP mengadakan insan pers dengan menghadirkan beliau sebagai nara sumber. Begitu pun tiga tahun silam, ACS mengadakan seminar ilmiah yang bertemakan “Persatuan Umat Islam dalam Persepektif Aswaja” dengan pemateri yang sama. Di Sidogiri sendiri, beliau telah berkali-kali diundang. Salah satunya dalam acara yang bertajuk “Perang Pemikiran Media di Era Modern” yang diadakan BPP. Begitu pula dalam rangka hari santri tahun 2017 silam. Juga, seminar ilmiah dalam rangkaian acara Milad Sidogiri ke-277 dengan tema, “Strategi dan Psikologi Dakwah”. “Sebenarnya, acara ini tidak jauh beda dengan tahun lalu. Namun, kali ini tema sekaligus materinya memang langsung dari Habib Baharun sendiri,” terang Ulin Nuha, Sekretaris Bulletin Nasyit sekaligus ketua distributor Buletin Tuiyah, salah-satu media ACS yang murni dakwah, alias dibagikan secara gratis. Sekilas info, pembaca juga bisa mengakses Bulletin Tauiyah digital secara gratis di link di bawah ini:buletin tauiyah Prof. Dr. Habib Mohammad Baharun, SH, MA di...

Selengkapnya