KH. AD. Rohman Syakur Wafat
KH. AD. Rohman Syakur, Guru Sepuh Pondok Pesantren Sidogiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karanganyar, Kraton, Pasuruan meninggal dunia pada Rabu (15/1/2020). Rencananya, jenazah akan dimakamkan pada pukul 14.00 WIB. Kiai Abdur Rohman Syakur meninggal selepas subuh. Semasa hidup, Pengasuh Ponpes Sabilul Muttaqin ini juga pernah menjadi Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan periode 2006-2016. Setelah itu, Kiai kharismatik ini menjadi Mustasyar PCNU periode 2016-2021. ...
KM Tsanawiyah; Upramer Kemungkinan di Tingkat Ibtidaiyah.
Upramer (ujian praktek mengajar) yang terlaksana pada tahun kemarin (1439-1440 H) banyak menuai kritikan dari mayoritas guru Tsanawiyah maupun dari peserta upramer sendiri. Hal itu karena upramer dilaksanakan ketika Imni di depan mata sehingga para peserta kurang persiapan untuk menghadapi tugas tersebut. Oleh karena itupelaksaan upramer kurang maksimal, sehingga pimpinan madrasah memutuskan bahwa upramer akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan Imda II agar tidak mengganggu pelaksanaan Imni (6/2). Isu-isu yang telah menyebar di kalangan murid kelas III Tsanawiyah terkait upramer, yang akan dilaksanakan sebelum libur Maulid merupakan hal yang bersifat spekulatif dan masih belum menemukan titik terang. Kendala waktu adalah menjadi alasan pokok mengapa upramer kali ini tidak diletakkan pada waktu-waktu menjelang Imni. “Untuk tahun kemarin, upramer dilaksanakan ketika jam musyawarah hasilnya tidak begitu maksimal, karena tidak diawasi oleh wali kelas sehingga kondisi kelas tidak stabil,” terang Ust. Musthofa, TU Tsanawiyah. Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ketika pelaksanaan upramer, pimpinan madrasah berencana akan meletakkan pelaksanaan tersebut di tingkat Ibtidaiyah agar kegiatan tersebut berjalan kondusif sesuai harapan pimpinan madrasah. “Untuk ini (upramer di Ibtidaiyah) kami masih menunggu kesepakatan pimpinan Madrasah Ibtidaiyah. Kalau beliau bersedia maka kami akan laksanakan di tingkat Ibtidaiyah sesuai harapan dari KM Tsanawiyah,” tambahnya. Upramer menjadi kewajiban bagi murid kelas III Tsanawiyah dengan kriteria penilaian mencakup pada penguasaan kelas, materi, akhlak, penyesuaian metode, aksi, koaksi, dan tranaksi. “Meskipun mereka nanti tidak ditugaskan, mereka sudah pernah merasakan praktek mengajar ketika masih di bangku Tsanawiyah,” pungkas beliau saat kami temui di Kantor MMU Tsanawiyah siang kemarin (6/2). [Dim/MKT] Editor : Saeful Bahri Bin...
Pengurus Resmi Tetapkan Kalender Mencakup Pembayaran Milad PPS
Sabtu (8/5), surat keputusan terkait pembayaran Milad PPS ke-283 telah disebarkan melalui kelas-kelas dengan nominal pembayaran sebesar 400 ribu rupiah. Nominal ini sudah mencakup pembelian 2 biji Kalender PPS. Menurut Sekretaris Panitia Milad PPS ke-283, Ust. Hamdan,”Pembayaran milad yang disepakati oleh pengurus awalnya adalah 360 ribu rupiah”. Hal ini sama dengan kenaikan-kenaikan pada tahun-tahun sebelumnya. “Setelah dirapatkan, setiap pembayaran milad akan mendapatkan kalender seperti halnya mendapatkan voucher. Bahkan hal ini lebih sesuai secara hukum fikih dengan alasan kalender adalah bagian dari syiar Pondok Pesantren Sidogiri”, tambah guru yang menjabat TU MMU Tsanawiyah ini. “Jadi ini saran dari lajnah tashih serta solusi kepada pelaksana yang menjual kalender agar lebih sederhana dan tidak ruwet dalam masalah hukum dan transaksi. Cukup bayar ikhtibar nanti akan diberi kalender”, jelas Ust. Baihaqi Juri, salah satu anggota Lajnah Tashih PPS. Dengan yang demikian, mulai tahun ini dan selanjutnya pembiayaan Kalender PPS disatukan dengan pembayaran milad. Bagi santri yang ingin mendistribusikan kalender lebih luas, maka bisa menghubungi bagian bawahan Bendahara PPS. [Kang/MKT] Editor : Saeful Bahri Bin...
Kaffah Kaji Kitab Imam Syafi’i
TTQ (Taklimiyah wa Tahfidz al-Quran) melalui pengurus Kaffah mengadakan pembinaan dan bedah kitab Mustholah Imam As-Syafi’i. Pembinaan tersebut disampaikan langsung oleh Ust. Sholeh Romli, guru senior di tingkat Aliyah. Pesertanya adalah anggota Kaffah sendiri dan santri yang berkenan mengikutinya. Pembinaan tersebut berada di Perpustakaan Sidogiri pada malam Jum’at (06/01/1441). “Kami mengadakan pembinaan ini agar anak-anak yang baru mempelajari kitab-kitab bukan hanya mengetahui maksud kitab yang dipelajari, tapi juga paham istilah-istilah yang ada di kitab-kitab yang bermazhab Imam As-Syafi’i. Selain itu, mereka bisa mengetahui mana ibarat yang sesuai digunakan dalam hukum”, jelas Ust. Taufik selaku Ketua Kaffah kepada Crew...
Madinah Adakan Reuni
Malam Ahad (12/01), Redaksi Majalah Dinding Annajah Tsanawiyah (Madinah) tahun 1441 telah mengadakan reuni yang bertempat di Ruang Auditorium Sekretariat Pondok Pesantren Sidogiri. Acara dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi dan saling mengenang satu sama lain. Majalah dinding Madinah merupakan salah satu media di Pondok Pesantren Sidogiri yang berada di bawah naungan Madrasah Miftahul Ulum Tsanawiyah. Redaksi diambil dari murid-murid Tsanawiyah. Tujuan dibuatnya mading Madinah adalah agar hasil kursus Annajah Tsanawiyah bisa disampaikan melalui tulisan-tulisan di media. Kini, di usianya yang ke 19 tahun, Madinah yang dikoordinatori Ust. Hamdan Mahalli mengadakan reuni bagi santri aktif maupun alumni yang pernah menjabat sebagai redaksi Madinah. Dalam sambutannya, Ust. Ali Abdillah, Pemimpin Redaksi Madinah tahun ini menyampaikan banyak terima kasih atas kehadiran sejumlah alumni yang turut meramaikan acara. Selain itu beliau mengisahkan bagaimana militansinya dalam mencari berita dan data tentang sejarah Madinah ini, yang waktu itu masih menjabat sekretaris redaksi. Tercatat sudah 19 tahun Madinah berdiri dengan masa 11 tahun yang diketahui datanya. Bahkan sebelum berada di Tsanawiyah, Madinah dulu dikelola oleh Instansi TTQ. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan ramah-tamah yang diisi dengan cerita pengalaman dari beberapa redaksi yang ditunjuk untuk bercerita. Yang ditunjuk untuk bercerita salah satunya adalah Pemred tahun sebelumnya, Ust. Muizullah yang kini aktif di organisasi NU di Kabupaten Sampang. Selain itu, juga ada Ust. Ahmad Rizqon, yang kini menjadi Sekretaris Redaksi Sidogiri Media. Perwakilan dari Detik Madinah ada Musafal Habib, menjelaskan tentang sejarah Detik Madinah yang merupakan edisi khusus akhir tahun untuk Mading Madinah. Acara dilanjutkan dengan motivasi dari Ust. Afifuddin, Koordinator Madinah tahun 1435-1437. Dalam penyampaiannya beliau menegaskan untuk selalu bersemangat dan terus berinovasi. Selain itu, beliau juga mengingatkan bahwa tidak semua yang dipilih di Pondok Pesantren Sidogiri itu karena ahli, tetapi keahlian itu ada bersamaan dengan pengangkatan. Acara dengan judul Silaturahmi dalam bingkai Madinah dan Detik Madinah ini ditutup dengan berfoto bersama. ____ Penulis: Musafal Habib Editor : Saeful Bahri bin...
Mengontrol Kedisiplinan Murid Melalui CCTV
Sebanyak 116 buah CCTV disediakan oleh pengurus melalui BATARTAMA yang akan dipasang di setiap sudut kelas. Sebagian CCTV lagi akan diletakkan di luar kelas dan di kantor madrasah. Pemasangan CCTV tersebut merupakan inisiatif dari Mas D. Nawawie Sadoellah yang menginginkan pemasangan CCTV di setiap ruang kelas. “Awalnya, beliau menginginkan pemasangan CCTV di asrama santri. Berhubung ada beberapa kendala, maka pemasangan CCTV sementara waktu hanya bisa dipasang di beberapa kamar saja,” jelas Ust. Muhammad Khozin, TU II Madrasah Ibtidaiyah. Berbeda dengan yang lain, CCTV jenis Hikvision ini memiliki keunggulan tersendiri seperti dapat mengeluarkan suara sesuai orang yang mengendalikannnya, sekaligus dapat berputar 360 derajat dari posisi semula. CCTV ini juga bisa bergerak secara otomatis apabila ada subjek yang terekam. Dengan adanya CCTV tersebut, pimpinan madrasah bisa memantau kegiatan belajar mengajar murid di kelas lewat pos pantau yang berada di kantor pengurus. Pengurus juga bisa melihat lewat aplikasi CCTV yang sudah tersedia di ponsel pribadi. (Naf/MKT)...