BeritaUnggulan

MMU Ibtidaiyah Gelar Grand Muammar Antarranting dengan Inovasi Lomba Berbasis Digital

Madrasah Miftahul Ulum Ibtidaiyah sukses menggelar acara Grand Muammar (Musabaqah Antarmurid Madrasah Ranting) ke-05 pada Ahad (18/10). Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat ikatan ukhuwah antarmadrasah ranting tersebut digelar di Pondok Pesantren Sabilunnajah, Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Ketua Panitia Grand Muammar ke-05, Ustadz Ibnu Abdul Ghoni menjelaskan bahwa perhelatan Grand Muammar kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, Grand Muammar kali ini terbilang cukup meriah karena banyak penampilan-penampilan yang belum ada pada Grand Muammar sebelumnya.

“Grand Muammar sendiri merupakan ajang perlombaan yang memperebutkan juara di atas juara. Dan alhamdulillah Grand Muammar kali ini berjalan sangat meriah dan mendapat antusias penuh dari masyarakat sekitar untuk menontonnya,” jelasnya.

Penyerahan piala bergilir kepada Panitia Grand Muammar ke-05

Pada Grand Muammar ke-05 ini panitia melakukan beberapa inovasi yang cukup menarik. Salah satunya mengganti Lomba Muhafadzah Aqidatul Awam dengan Lomba Tarik Tambang Pintar.

Lomba Tarik Tambang Pintar ini merupakan lomba yang menggunakan aplikasi digital yang murni dibuat oleh Tim IT MMU Ibtidaiyah. Pada lomba ini para peserta akan diadu satu sama lain dan diminta untuk menjawab pertanyaan yang ada di layar dengan menggunakan handphone.

“Pada lomba ini para peserta akan diadu satu vs satu seperti halnya ranting A vs ranting B,” ungkapnya.

Kepala MMU Ibtidaiyah, Gus Faqih Masruhin dalam sambutannya menjelaskan bahwa kedatangan para peserta pada ajang perlombaan ini bukan sekadar untuk bertanding, melainkan untuk memancing satu hal, yakni doa.

Potret Gus Faqih Masruhin ketika memberikan sambutan pada Grand Muammar ke-05

“Tujuan kalian hadir di sini sebenarnya untuk memancing satu hal, yakni doa dari para guru, orang tua, dan yang terpenting dari para masyayikh Sidogiri,” ungkapnya.

Gus Faqih juga menjelaskan bahwa doa dan restu para masyayikh dan orang tua menjadi kunci utama keberkahan dan kesuksesan para peserta dalam mengikuti rangkaian acara.

Dari 200 ranting yang terdaftar di MMU Ibtidaiyah, ada sekitar 32 ranting yang lolos menuju Grand Muammar ke-05 kali ini. Ranting B-29 DK. Sidogiri Lumajang keluar sebagai Juara Umum ke-1, disusul oleh Ranting B-08 Darul Aitam Surabaya sebagai Juara Umum ke-2, dan Ranting A-06 Karanganyar Pasuruan menempati posisi Juara Umum ke ke-3.

Potret deretan juara umum Grand Muammar ke-05

Dengan terselenggaranya Grand Muammar ke-05 ini panitia penyelenggara berharap supaya jalinan ukhuwah antarranting semakin erat dan dapat mencetak generasi yang terus berkembang dan senantiasa mengamalkan ilmunya.

Penulis: Muhammad Rofiul Qodri
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *