Tutup Semester II, Jamiyah Tahsinul Khot Gelar Motivasi
Mar06

Tutup Semester II, Jamiyah Tahsinul Khot Gelar Motivasi

Jamiyah Tahsinul Khot menggelar motivasi sebagai penutup Semester II pada Jumat (05/03). Acara yang bertempat di gedung an-Nawawi lantai VI ini dihadiri oleh Ustaz HM. Syamsul Huda sebagai motivator. “Indonesia butuh pada kalian!” Kalimat pembuka dari Ustaz HM. Syamsul Huda. “Ilmu dan mengamalkannya adalah bekal masa depan dan kalian sudah ada di tempat yang tepat,” lanjutnya. Kemudian, sosok kelahiran Gresik ini menceritakan perjalanannya dalam menggeluti dunia Tahsin al-Khat dan alasan mendalaminya, “Semua berawal dari suka. Ketika kita menyenangi sesuatu maka akan timbul rasa ingin tau lebih dalam.” Ustaz Syamsul juga mengenalkan beberapa tokoh yang berjasa dalam kaidah penulisan Arab, “Yang pertama kali menemukan tulisan Arab adalah Maramir bin Murrah dari kota Anbar.” Ungkapnya. “Selain Maramir ada Imam Khalil bin Ahmad al-Farahidy. Beliau adalah penemu harakat pada masa dinasti Abbasiyah.” Pria yang sudah berumur 63 tahun ini mengingatkan agar memiliki niat yang mulia dalam belajar tahsin, “Niati, saya belajar khat, mudah-mudahan bisa menulis al-Quran 30 juz.” “Tulisan Arab sudah merajalela. Tekunlah, maka akan berhasil.” Beliau menyemangati, “Katakan, saya bisa!” Baca juga: Training of Trainer Perdana IASS Sebelum mengakhiri penyampaiannya, Ustaz Syamsul meminta dua orang dari anggota Jamiyah Tahsinul Khot Semester II untuk menunjukkan kemampuan mereka dengan menulis ulang apa yang telah ditulis beliau. Penyerahan cendera mata dari Ust. Ustman Asror (kanan) atas nama pengurus Jamiyah Tahsinul Khot kepada Ust. HM. Syamsul Huda (kiri) Selain motivasi, dalam penutupan Semester II ini Pengurus Jamiyah Tahsinul Khot juga memberi penghargaan bagi anggota terbaik di masing-masing kelas. “Anggota Jamiyah Tahsinul Khot di Semester II tahun ini sebanyak 220 santri dari 8 kelas yang ada.” Terang Ikrom Haidharul Misbah, Ketua Jamiyah Tahsinul Khot. “Kami berharap mereka mengamalkan ilmunya di rumah masing-masing dengan berkarya sebanyak mungkin dan sering sharing melalui sosial media untuk perkembangan tulisan dan keindahannya,” harap Haidar. Penulis: Mohammad Iksan Editor: Saeful Bahri bin...

Selengkapnya
10 WC Baru Madrasah Bisa Pindah Tempat
Mar05

10 WC Baru Madrasah Bisa Pindah Tempat

Kabar gembira bagi santri Pondok Pesantren Sidogiri, pasalnya beberapa waktu lalu, Batartama menambah fasilitas madrasah di gedung an-Nawawi. Fasilitas yang dimaksud adalah 10 WC atau kloset siram portabel. Ust. Baihaqi Juri, Kepala Batartama berhasil mendatangkan 10 WC atau kloset siram portabel. Beberapa waktu lalu, WC tersebut sudah ditata berjajar di selatan mabna an-Nawawi dan sedang dalam proses penggarapan. “Baru kemarin Jumat ditata dan ini masih dalam proses penggarapan,” jelas Ust. H. Abdulloh Musthofa kepada redaksi Maktabati. Selain WC Portable ini memiliki banyak keuntungan, seperti ramah lingkungan dan tidak menelan biaya yang besar, pengurus bermaksud memanfaatkan sapiteng yang tidak terpakai di selatan mabna an-Nawawi. Menurut penuturan Ust. Maksum Ahmadi, Staf TU Batartama, Pengadaan 10 WC ini menelan biaya 3-4 juta/WC. Sayangnya, 10 WC ini tidak dimaksudkan sebagai WC utama, mengingat yang ada masih memadai. Ust. Maksum Ahmadi menyatakan bahwa ini akan dibuka ketika darurat saja. Selain itu, Ust. Abdulloh juga menyatakan bahwa WC ini kedepan juga akan dimanfaatkan untuk menyukseskan acara-acara pesantren. “WC ini bisa dipindah-pindah. Kalau ada acara, WC ini bisa dipindah ke sekitar lokasi acara pesantren berlangsung,” tambah wali kelas 3-E ini. Penulis: Fahmi...

Selengkapnya
Jangan Selesai di Kegiatan Semester
Feb27

Jangan Selesai di Kegiatan Semester

Acara penutupan kegiatan semester Annajah Center Sidogiri pada tahun ajar 1441-1442 H resmi ditutup. Penutupan semester yang terlaksana pada Sabtu (27/02) malam ini bertempat di lantai dasar Perpustakaan Sidogiri. Semua kalangan di dalam ACS, mulai dari pengurus, Litbang, hingga anggota semester hadir dalam acara ini. Tak ketinggalan tiga anggota jalsah Jumat terbaik pun hadir. Ust Achyat Achmad, Direktur ACS, dalam sambutannya mengutarakan harapannya, “Penutupan ini hanya seremonial, sebab belajar dan mengkaji aswaja tidak pernah selesai. Bila kalian mencukupkan diri hanya di semester, maka pengetahuan kalian tidak akan berkembang.” Baca Juga: Ngaji Akidah ACS Kembali Digelar “Jangan berhenti mengkaji aswaja meski sudah keluar dari pesantren (boyong),” tambah penulis buku Aswaja Untuk Pemula ini. Terbaik: Tiga peserta anggota jalsah Jumat mendapatkan penghargaan dari ACS. Lebih lanjut, Ust Achyat juga memberi bocoran bahwa saat ini Litbang tengah menggarap buku tentang pengamalan hadis daif. Menurut penulis buku Membungkam Kicaun Liberal ini, kehadiran buku tersebut akan sangat bermanfaat dan penting sebab sangat jarang atau tidak ada buku berbahasa Indonesia yang membicarakan hadis daif. Baca Juga: Bincang Akidah ACS Angkat Tema Jihad Ayah dua anak ini menambahkan, “Buku ini tengah dalam tahap koreksi dan tashih dari beberapa pakar hadis, seperti Ust Masyhuri Mochtar, Penulis buku Kamus Istilah Hadis dan KH Idrus Ramli.” Tak ketinggalan acara ini juga menjadi ajang penganugerahan pada anggota ACS dalam tiga kategori. Penganugerahan ini mencakup kategori Litbang terbaik, anggota terbaik semester 2 dan 4, dan anggota terbaik jalsah Jumat. Penulis: Muhammad Ilyas Editor: Saeful Bahri bin...

Selengkapnya
Training of Trainer Perdana IASS
Feb20

Training of Trainer Perdana IASS

Sidogiri.net – IASS mengadakan Training of Trainer (TOT), Jumat (19/02). TOT adalah program IASS yang dilaksanakan 2 tahun sekali. TOT kali ini adalah yang perdana. Bertempat di gedung IASS, TOT kali ini mengundang Pengurus Wilayah (PW) IASS dari 17 wilayah di Jawa Timur. Ada 4 materi dalam TOT kali ini, yakni Fikih Wanita, Dzabihah, Zakat, dan Ilmu Waris. Dalam sambutannya, Ust. Rifki Almahmudi, ketua panitia TOT menyampaikan bahwa para peserta TOT  akan disertifikasi oleh pusat agar bisa mengadakan diklat di wilayah masing-masing. “Sertifikasi ini hanya berlaku 2 tahun, setelah itu peserta harus kembali mengikuti TOT agar bisa mengadakan diklat kembali di wilayahnya masing-masing,” jelas Kepala Madrasah Idadiyah ini. Tujuan pelatihan ini adalah sebagai standarisasi materi dan pemateri pelatihan diklat. Dalam pelatihan ini IASS mendatangkan pakar-pakar di bidangnya masing-masing. Ust. Nur Hasyim S Anam, Tutor materi Fikih Wanita, Ust. Shofiyul Muhibbin, tutor materi Zakat, Ust. Soleh Romli, tutor materi Dzabihah dan Ust. Maliji Ismail, sebagai tutor Ilmu Waris. Dalam pelatihannya, Ust. Nur Hasyim S Anam menekankan kepada para peserta training untuk menggunakan Power Poin ketika mengisi pelatihan, karena dengan Power Poin pemateri akan lebih terkonsep dan akan lebih mudah di pahami oleh audien. Beliau juga menjelaskan agar pemateri mengajak audien untuk beinteraksi. “Ajak audien untuk berinteraksi sebelum membuka slide ditanya dulu, setelah ditanya buka slide, apakah jawabannya benar atau salah,” terang Beliau. Sebelum acara ditutup, dilaksanakan ujian bagi peserta TOT, untuk menguji kelayakan calon pengajar di wilayahnya masing-masing. ____ Penulis: Moh Kanzul Hikam Editor: Saeful Bahri bin...

Selengkapnya
Bentengi Akidahmu Dengan Menulis
Feb19

Bentengi Akidahmu Dengan Menulis

Majalah dinding (Mading) Madinah mengadakan acara motivasi akidah yang bertajuk “Bentengi Akidahmu Dengan Menulis”. Acara yang bertempat di Gedung as-Suyuthi lt III, malam Jumat (19/02) ini, dihadiri oleh Ust. Muhammad Firdaus Sholeh selaku narasumber, dan anggota Diskusi Panel Akidah (DPA) serta peserta dari berbagai tingkatan sebagai peserta. Acara ini berada di bawah naungan Tsanawiyah yang dikoordinir langsung oleh redaksi Mading Madinah Militansi 42. Militansi 42: Segenap redaksi Mading Madinah sekaligus panitia dalam acara, ketika mendapat penghargaan lomba sayembara mading. Acara ini digelar, sebagai bentuk motivasi sekaligus pembagian hadiah bagi juarawan lomba Gerakan Tsanawiyah Menulis (GTM). “Di samping motivasi dan pembagian hadiah, acara ini merupakan inovasi baru bagi kami yang harus terealisasi, sebagaimana Madinah sebelumnya yang tiap tahun memunculkan inovasi baru,” ujar Raviul Bada selaku panitia acara ini. Fokus: segenap pesarta yang hadir dalam acara dengan seksama fokus pada pembahasan Dengan diadakannya acara ini, bisa meningkatkan semangat anak Tsanawiyah untuk selalu mengkaji dan mempelajari akidah. “Tujuan diadakannya acara ini, agar meningkatkan daya gedor anak Tsanawiyah dalam mengkaji kajian akidah,” ungkap redaksi Madinah Militansi 42. Ust. Muhammad Firdaus Sholeh menyampaikan bagaimana sekiranya selalu bersabar dan semangat menelaah kajian akidah, serta mendakwahkannya melalui tulisan. “Tulislah tulisan yang dibutuhkan orang lain, terutama dalam ranah akidah,” ungkap pria asal Lumajang ini. “Oleh karenanya, menulis itu butuh kesabaran serta keuletan yang tinggi,” lanjutnya. Keinginan sebagai harapan redaksi Madinah, agar anak Tsanawiyah bisa lebih getol lagi belajar dan mengkaji ilmu di Sidogiri, terlebih memperdalam akidah. “Harapan kami kedepannya sekaligus sebagai keinginan pribadi, agar anak Tsanawiyah tidak hanya cenderung dengan buku-buku lain diluar akidah, juga demi membentengi akidah santri dengan selalu mengkaji, mengkaji dan mengkaji,” papar Raviul Bada dengan raut wajah penuh harap. “Pesan dari kami, tingkatkan akidah, berorganisasilah dengan sadar dan mengabdi dengan sabar,” Pesannya sambil melempar senyum semangat. Penulis: Nur Hudarrohman Editor: Saeful Bahri bin...

Selengkapnya
Selamat Melaksanakan IMNI 1441-1442 H
Feb15

Selamat Melaksanakan IMNI 1441-1442 H

Kami segenap awak redaksi Sidogiri.net mengucapkan selamat melaksanakan IMNI periode 1441-1442 H. Semoga segala usaha dan upaya membuahkan hasil yang sempurna. Niatilah ujian untuk mutholaah, bukan mutholaah untuk ujian, agar hasil mapan dan sesuai dengan harapan....

Selengkapnya