Buka Puasa Ikut Azan Yang Mana?
Agu17

Buka Puasa Ikut Azan Yang Mana?

Deskripsi Masalah Parenduan adalah daerah yang terletak di tepi barat kabupaten Sumenep, kurang lebih 30 km. dari sumenep kota. Sedangkan kecamaan Guluk-guluk adalah derah yang berada di tepi barat kabupaten Sumenep, (kurang lebih 35 km. dari Semenep kota). Untuk menentukan awal waktu berbuka puasa, masyarakat Sumenep bagaian barat, sangat bervariasi. Ada yang mengikuti azan RRI di Sumenep kota, ada pula yang lebih malam sedikit dari azan tersebut, bahkan ada yang mengikuti azan yang di kumandang oleh Rodio Karimata di kota Pamekasan, di sebelah barat kabupaten Sumenep. Pertanyaan Berapa jarak lebar dan panjang suatu daerah yang diperbolekan mengikuti azan yang di kumandangkan daerah lain dalam menentukan waktu berbuka uasa atau ibadah yang lain? Dapatkah dikatakan satu waktu antara Sumenep kota dengan Sumenep bagian barat dalam menentukan awal waktu berbuka puasa atau ibadah yang lain? Jika ternyata salah dalam mngikuti azan tersebut, wajibkah mengqadai puasa yang dilakukan pada waktu tersebut? Jawaban 28,4375 km, atau sama dengan waktu 1 menit. Bisa, apabila masih dalam jarak 28,4375 km. Wajib Refrensi:  (الدُّرُوْسُ اْلفَلَكِيَّةِ، 44), (الدُّرُوْسُ الْفَلَكِيَّةِ، 73), (الفَتَاوَى الْكُبْرَى الفِقْهِيَّة عَلَى مَذْهَبِ اْلإِمَامِ الشَافِعِيِّ، 1/9), (تَفْسِيْرُ آَيَاتِ الْأَحْكَامِ،  ...

Selengkapnya
Penambahan Lafadz Takbir
Agu13

Penambahan Lafadz Takbir

Deskripsi Masalah Perbedaan keinginan membuat seseorang berbeda persepsi, yang akan berujung kepada perbedaan keyakinan. Tak terkecuali orang yang membaca takbir pada malam hari raya atau siangnya. Kadang dari mereka menambah takbir dengan permulaan surat al-Ikhlâsh. Ada pula yang menambah dengan beberapa ragam bacaan lain. Pertanyaan Bagaimana hukum membaca ayat tersebut? Jawaban Sighat takbir yang dibenarkan serta yang warid dari Nabi  adalah sebagai berikut: اَللهُ اَكْبَرُ (ثَلَاثًا) لَااِلَهَ اِلَّاللهُ هُوَ اللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ  وَلِلَّهِ الْحَمْدُ. اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَا نَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا، لَا اِلَهَ اِلَااللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَاَعَزَّجُنْدَهُ وَحَزَمَ الْاَحْزَا بَ وَحْدَهُ، لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ. Dan apabila ada penambahan seperti yang ditanyakan, maka boleh. Refrensi: (نهاية المحتاج، 2/400) , (الشرقاوي،...

Selengkapnya
Transaksi Elektronik
Agu10

Transaksi Elektronik

Deskripsi Masalah Kemajuan teknologi dan informasi telah mengantarkan pola kehidupan umat manusia ke taraf yang lebih mudah. Seseorang, misalnya, dapat melakukan jual-beli secara elektronik. Paradigma baru tersebut dikenal dengan istilah elektronical comerce, umumnya disingkat ecomerce. Kontrak elektronik adalah perjanjian semua pihak yang dibuat melalui sistem elektronik. Jadi kontrak elektronik tidak hanya dilakukan melalui internet, tetapi juga dapat melalui media fax, telegram, dan telepon. Kontrak elektronik yang menggunakan media informasi dan komunikasi terkadang mengabaikan rukun jual beli, seperti shîghat, syarat pembeli dan penjual yang harus cakap hukum. Bahkan dalam transaksi ini belum diketahui tingkat keamanan proses transaksi, identifikasi kedua belah pihak, pembayaran dan ganti rugi akibat dari kerusakan. Bahkan akad nikah pun sekarang ada yang menggunakan fasilitas telepon atau cybernet seperti yang terjadi di Arab Saudi. Pertanyaan Bagaimnana hukum transaksi via elektronik, seperti telepon, email atau cybernet dalam akad jual beli dan nikah? Mungkinkah dapat dilakukan transaksi perwakilan (wakalah) melalui SMS dari calon pengantin pria kepada seseorang yang hadir di majelis akad nikah? Jawaban Sah untuk transaksi selain akad nikah, namun harus memenuhi ketentuan syarat-syarat lain yang berlaku dalam transaksi yang dilakukan. Mungkin dan boleh serta sah, jika SMS itu dapat dipercaya dan diyakini pengirim dan isinya. Refrensi:  (الفقه الإسلامي وأدلته، 4/463), (الفوائد المختارة لسالك طريق الأخرة المستفادة من كلام الحبيب زين بن إبراهيم بن سميط، 246), (شرح الياقوت النفيس للشيخ محمد بن أحمد بن عمر الشاطري، 365), (حاشية البجيرمي على الخطيب،...

Selengkapnya
Upaya Mempercepat Haji
Agu06

Upaya Mempercepat Haji

Deskripsi Masalah Pada saat ini, karena banyaknya calon jamaah haji, orang daftar haji pada tahun 2011, umumnya baru bisa berangkat haji pada tahun 2020. Namun terkadang, karena suatu hal, ada sebagian jamaah yang bisa berangkat lebih cepat dari waktu yang ditentukan, semisal bisa berangkat pada tahun 2012. Pertanyaan Bagaimana hukum upaya mempercepat pemberangkatan haji? Lebih baik mana, berangkat haji kedua kalinya atau sedekah pada fakir miskin, yatim piatu, dan menyumbang pembangunan sarana peribadatan yang kekurangan dana? Jawaban Haram, jika melalui cara yang ilegal, seperti menyalahi peraturan pemerintah, penyuapan, dan mengambil hak orang lain tanpa izin. Namun hajinya tetap dihukumi sah. Melihat kenyataan yang ada, maka lebih utama bersedekah pada fakir miskin, yatim piatu, dan membantu pembangunan sarana peribadatan yang kekurangan dana. Refrensi: (إسعاد الرفيق، 2/140–141), (بغية المشترشدين، 91), (الأحكام السلطانية، 1/193), (حاشية إبن حجر الهيتمي على الإيضاح، 8), (بغية المسترشدين،...

Selengkapnya
Hajinya Orang Pikun, Sahkah?
Agu04

Hajinya Orang Pikun, Sahkah?

Deskripsi Masalah Melakukan ibadah haji merupakan suatu kebanggaan bagi setiap umat Islam. Akan tetapi orang yang melakukan ibadah haji bermacam-macam: ada yang alim dan ada yang awam. Salah satu orang yang awam itu adalah seorang lansia (lanjut usia) yang sangat sulit dan tidak bisa diberi pengertian seperti yang terjadi dengan Mbah Wagiman. Pada saat ingin melakukan ibadah haji, Mbah Wagiman menghilang ketika sudah sampai di tanah suci. Tetapi beruntung karena Mbah Wagiman masih ditemukan oleh rombongan ketika sudah akan kembali ke tanah air. Dan ketika sudah sampai di tanah air, Mbah Wagiman mengenakan pakaian orang-orang yang melakukan haji sebagaimana lazimnya. Pertanyaan Bagaimana hukum hajinya Mbah Wagiman seperti yang dijelaskan dalam deskripsi masalah di atas? Seandainya ibadah haji Mbah Wagiman dihukumi tidak sah, apakah dia wajib mengulangi haji kembali, sementara jika harus mengulagi hajinya, Mbah Wagiman tidak mengerti pada syarat dan rukunnya? Jawaban Diperinci: apabila Mbah Wagiman melakukan haji ketika berada di tanah suci, maka hajinya dihukumi sah dengan catatan: a) Melakukan rukun haji sesuai dengan ketentuan, 2) Mengetahui tatacara pelaksaan haji meskipun secara umum, dan c) Ada nau‘ut-tamyîz. Tidak sah apabila Mbah Wagiman tidak melakukan ibabah haji ketika berada di tanah suci. Mbah Wagiman wajib mengulangi ibadah hajinya dengan syarat ada pembimbing, baik dengan menggunakan jasa sukarelawan atau menyewa orang. Catatan Yang dimaksud tatacara dalam ibadah haji adalah mengetahui hal-hal yang berkenaan dengan sah tidaknya ibadah haji, seperti rukun, syarat dan hal-hal yang dapat membatalkannya. Refrensi: (تحفة المحتاج في شرح المنهاج,15/388), (تحفة المحتاج في شرح المنهاج,14/223), (حاشيتا قليوبي  وعميرة، 5/477), أسنى المطالب في شرح روض الطالب,...

Selengkapnya
Fenomena Lempar Jamarat
Agu02

Fenomena Lempar Jamarat

Deskripsi Masalah Seiring dengan terus bertambahnya jamaah haji dari tahun ke tahun, mendorong sebagian jamaah haji memutar otak guna mencari model pelaksanaan ibadah yang dianggapnya mudah dan aman, sehingga bisa terhindar dari desak-desakan dan berjubelnya jamaah dalam menjalankan ritualnya. Seperti praktik yang dilakukan sebagian jamaah dengan mendahulukan Ramyul-Jamarât setelah pertengahan malam dan sebelum fajar hari-hari Tasyrîq. Namun kenyataannya, metode pelaksanaan semacam ini mengundang pro dan kontra. Konon sebagian akademisi pesantren menyatakan boleh, sedangkan yang lain menyatakan tidak boleh. Hal ini menyebabkan banyak jamaah dengan latar belakang ilmu agama yang kurang, merasa bingung dalam mengikutinya. BACA JUGA: Bersuci dan Shalat Diatas Pesawat BACA JUGA: Pembayaran fidyah Dengan Menggunakan Uang BACA JUGA: Perempuan Menggunakan Masker Saat Ihram? BACA JUGA: Membaca Talbiyah Diluar Ihram Pertanyaan Sebenarnya adakah qaul yang secara tegas memperbolehkan Ramyul-Jamarât di hari Tasyrîq, dilaksanakan setelah pertengahan malam dan sebelum fajar? Kalau tidak ada, bagaimana solusi bagi para jamaah haji yang terlanjur melakukannya dan sudah kembali ke tanah air? Jawaban Tidak ada. Membayar dam dengan diwakilkan kepada orang yang hendak berangkat ke Mekkah atau mengikuti pendapat Hanabilah yang memperbolehkan membayar dam di tanah air ketika sulit melaksanakannya di tanah haram. Refrensi:  (شرح النووي على مسلم، 4/424) و (المغني لابن قدامة الحنبلي، 3/476) و (المجموع، 2/207–208), (دقائق أولي النهى شرح منتهى الإرادات،...

Selengkapnya