BeritaUnggulan

Asrama Bersih, Santri Sehat: Diskusi Kebersihan Bersama Pengurus Daerah

Dalam upaya menghadirkan lingkungan yang bersih dan sehat di seluruh asrama santri, Sekretaris Umum Pondok Pesantren Sidogiri mengadakan diskusi bersama seluruh Kepala Daerah serta Ketua Kesehatan Daerah (Sihhatda), Rabu malam (26/11). Kegiatan ini, untuk mematangkan rancangan program bersih, yang berlangsung di Ruang Auditorium Kantor Sekretariat.

Turut hadir dalam forum tersebut, Kepala Badan Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani (BP2SDI), Ust. M. Syamsul Huda MS, dan Sekretaris IV, Ust. Munjil Anam.

Baca juga: Perpustakaan Sidogiri Dorong Transformasi Layanan: Gelar Pelatihan Service Excellent untuk Pustakawan

Diskusi ini difokuskan pada penyempurnaan draf kebersihan yang akan diterapkan di berbagai instansi, dimulai dari lingkungan asrama. Ust. Syamsul Huda MS menjelaskan bahwa draf bertajuk “Panduan Kebersihan Daerah” ini, bukan sekadar daftar tugas, melainkan konsep manajemen kebersihan yang merinci alur kerja serta memetakan tanggung jawab secara personal dan struktural.

Terlihat Sekretaris IV, Ust. Munjil Anam, membacakan Panduan Kebersihan Daerah

Panduan tersebut juga mengatur struktur Tim Kebersihan di setiap Daerah, mulai dari Kepala Daerah sebagai penanggung jawab, Wakil Kepala Daerah sebagai supervisor, hingga Sihhatda dan santri sebagai pelaksana di lapangan. Area yang menjadi lingkup tugas meliputi kamar tidur santri, kamar mandi dan toilet, mushalla, aula, serta berbagai area umum lainnya.

Baca juga: Dialog Keilmuan Ahlul Bait: Sidogiri Sambut Studi Banding Lembaga Mufti Negeri Perak Malaysia

Untuk memastikan konsistensi penerapan, pengurus juga merumuskan jadwal pembersihan berjenjang:

  1. Harian: mencakup pembersihan area utama seperti aula atau jerambah, kamar tidur, kamar mandi, area santri, koridor, hingga halaman daerah.
  2. Pekanan: meliputi rutinitas yang sama, tetapi dengan intensitas lebih tinggi dan lebih detail, seperti membersihkan debu menumpuk, langit-langit, serta area yang memerlukan perhatian khusus.
  3. Bulanan: berupa evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kebersihan selama satu bulan.

Selain itu, sistem pengangkutan sampah dilaksanakan melalui kerja sama dengan Tim Bihali, yaitu tim khusus yang dibentuk untuk menjaga kebersihan lingkungan asrama santri secara menyeluruh. Tim ini tidak hanya bertugas membersihkan area umum dan kamar santri, tetapi juga memastikan pengangkutan sampah berjalan tertib dan terstruktur sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca juga: Akun Medsos Milad Sidogiri Hadir sebagai Inovasi Publikasi untuk Milad ke-289 dan Ikhtibar ke-90

Pengawasan dilakukan oleh supervisor yang mencatat dan mendokumentasikan temuan, kendala, serta rekomendasi yang kemudian disampaikan kepada Kepala Daerah, sehingga setiap langkah pembersihan terpantau dan bisa dievaluasi dengan baik.

Dalam sesi diskusi, sejumlah usulan mengemuka sebagai poin yang perlu ditindaklanjuti. Salah satu sorotan utama adalah masalah kebersihan area sandal, terutama di lokasi-lokasi yang mudah becek.

Potret Kepala Daerah G menyampaika apresiasinya

Seluruh poin draf beserta hasil diskusi, khususnya mengenai manajemen dan penegasan tanggung jawab, akan dibawa ke rapat komisi berikutnya untuk dibahas lebih lanjut.

Penulis: Nijaful Ali
Editor: Fahmi Aqwa

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *