Sekretaris Umum Pondok Pesantren Sidogiri (PPS), Ust. H. A. Saifulloh Naji, menyampaikan sejumlah arahan dalam kegiatan Halalbihalal yang mempertemukan unsur pengurus, dewan guru, santri, dan murid di Lapangan Pondok Pesantren Sidogiri, Kamis (09/04). Kegiatan tersebut menjadi momentum awal pembinaan santri dalam memasuki tahun ajaran baru 1447-1448 H.
Dalam suasana Syawal, beliau menekankan pentingnya kesabaran bagi santri baru dalam menjalani proses adaptasi di lingkungan pesantren. Kesabaran dipandang sebagai fondasi utama untuk menapaki dinamika kehidupan pesantren yang menuntut kedisiplinan dan ketekunan. Oleh karena itu, santri diharapkan memiliki keteguhan hati serta tidak mudah terlintas keinginan untuk meninggalkan pesantren sebelum waktunya.
Selain itu, beliau menegaskan peran strategis pengurus dan kepala kamar dalam memberikan pendampingan kepada santri. Bimbingan yang intensif dinilai penting agar santri, khususnya santri baru, dapat memahami secara menyeluruh tata tertib serta ritme kegiatan, baik di lingkungan madrasah maupun asrama. Dalam tahap awal, para santri juga akan mengikuti kegiatan orientasi yang bertujuan mengenalkan fasilitas serta sistem kehidupan di Pondok Pesantren Sidogiri.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan terkait ketentuan administratif pengajuan boyong. Layanan pendaftaran boyong dijadwalkan mulai dibuka pada 25 Syawal 1447 H, setelah pelaksanaan Haul K.H. Nawawie bin Noerhasan. Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh santri antara lain mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak tiga kali serta melakukan sowan kepada Pengasuh sebelum memperoleh pengesahan dari Ketua Umum PPS.
Beliau kembali menegaskan bahwa selama santri belum dinyatakan resmi boyong, statusnya tetap sebagai santri aktif yang berkewajiban mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di pesantren.
Menutup arahannya, beliau mengingatkan seluruh hadirin untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya area lapangan, sebagai bagian dari implementasi kedisiplinan dan tanggung jawab bersama dalam kehidupan pesantren.
Penulis: Ariel Laza Wardi
Editor: A. Kholil












