Jumat (25/09), Laga Grand Final Liga Bola Sidogiri tahun ini mempertemukan PSSD K melawan PSSD L. Pertandingan yang berlangsung sengit, berakhir dengan kemenangan PSSD L, 2-1.
Sejak peluit pertama dibunyikan, PSSD L langsung mengambil inisiatif melakukan serangan dan terus menusuk pertahanan lawannya yang berjuluk Padang Sahara tersebut.
Peluang pertama datang dari umpan terobosan pemain nomor punggung 2 PSSD L, tetapi gagal dimanfaatkan dengan baik oleh striker nomor 7. Tidak butuh waktu lama, pada menit ke-5, striker nomor 7 tersebut akhirnya berhasil membawa PSSD L unggul 1-0.

Meski sempat tertinggal, PSSD K mencoba bangkit dan terus menyerang. Namun, pertahanan solid PSSD L membuat PSSD K sulit untuk menembusnya. Pada menit ke-10, pemain nomor 10 berhasil membongkar pertahanan PSSD L lewat serangan dari sisi lapangan.
Satu menit berselang, El Capitano PSSD K berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat umpan matang dari pemain nomor 7.
Jual beli serangan terus terjadi. Menit ke-17, striker nomor 7 PSSD K mencoba melakukan terobosan, tetapi berhasil dihalau bek PSSD L. Justru PSSD L yang kembali unggul lewat kerja sama apik. Operan manis berhasil dieksekusi dengan sempurna oleh pemain nomor punggung 8. Skor berbalik 2-1 untuk PSSD L.
Peluang menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas untuk PSSD K gagal dieksekusi oleh pemain nomor 10. Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan PSSD L.
Memasuki babak kedua, kedua tim saling tukar serangan. PSSD K mulai menguasai jalannya bola. Pemain nomor 7 mereka, menjadi motor serangan Padang Sahara dan terus menusuk pertahanan lawan.
Kelengahan sempat terjadi di pertahanan PSSD L dan hampir berbuah hukuman, namun umpan manja dari pemain PSSD K gagal dieksekusi dengan baik oleh kapten tim.
PSSD K terus mengancam lewat umpan-umpan melebar yang dimotori oleh pemain nomor punggung 10 mereka. Sementara PSSD L sesekali mengancam lewat tendangan bebas pemain nomor 2 yang masih melebar tipis di samping gawang PSSD K.

Memasuki pertengahan babak kedua, PSSD K masih kesulitan menembus tembok kokoh El Kheer. Di sisi lain, peluang emas PSSD L lewat pemain nomor 46 juga gagal dimanfaatkan dengan baik.
Drama terjadi hingga akhir laga. Menit ke-58, penyerang nomor 7 PSSD K mendapat peluang emas, namun tendangannya masih melambung tinggi di atas gawang PSSD L. Umpan solid dari nomor 7 kembali gagal dimanfaatkan oleh pemain nomor 2 PSSD K.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. PSSD L berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 dan keluar sebagai juara Liga Bola Sidogiri pada tahun ini.
Penulis: Muhammad Rofiul Qodri
Editor: Elmaghroby












