BeritaUnggulan

Road to Imni, Ujian Penentu bagi Murid Kelas Akhir

Mendekati pelaksanaan Imtihan Nihai (Imni) yang tinggal hitungan jari, panitia ujian telah mematangkan seluruh persiapan guna melancarkan ujian akhir tersebut. Pelaksanaan ujian penentu kelulusan ini akan berlangsung pada awal bulan Rajab, yang diikuti oleh murid kelas akhir di setiap tingkatan madrasah, meliputi kelas 6 Ibtidaiyah, 3 Tsanawiyah, dan 3 Aliyah.

Progres persiapan Imni saat ini telah mencapai tujuh puluh persen, sebagaimana yang sampaikan Ust. Abid Muharror selaku Ketua Panitia Imni Tsanawiyah. Persiapan ini mencakup pendataan peserta, mumtahin, ruang ujian, dan perancangan soal ujian.

Progres persiapan Imni saat ini telah mencapai tujuh puluh persen, mencakup pendataan peserta ujian, mumtahin, ruang ujian, dan perancangan soal, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua Panitia Imni Tsanawiyah, Ust. Abid Muharror. Segala penunjang ujian telah dipersiapkan jauh-jauh hari untuk meminimalisir kekurangan dan kekeliruan terutama di bagian data.

Baca juga: Ketua I Tekankan Kesiapan Panitia dan Peserta Imtihan Nihai dan Wisuda

Jumlah peserta tahun ini menyentuh angka 5.975 peserta dengan rincian:
1.Peserta IMNI tingkat Ibtidaiyah sebanyak 3.652; induk sebanyak 1.067 dan ranting sebanyak 2.585,
2.Peserta Imni tingkat Tsanawiyah sebanyak 1.812; induk berjumlah 1.189 dan ranting sebanyak 623, dan
3.Peserta Imni tingkat Aliyah sebanyak 511.

Imtihan Nihai merupakan ujian yang berbeda dengan Imtihan Dauri. Jika materi yang diujikan pada Imtihan Dauri hanya tertentu pada satu kelas saja, Imtihan Nihai juga mencakup pada materi di kelas sebelumnya. Tantangan inilah yang dihadapi oleh para peserta Imni. Tak terkecuali Ahmad Aflahul Nabil. Santri yang kini duduk di kelas 3-Dakwah A ini merasakan tantangan yang lebih berat dari pada pada ujian yang lain.

Santri yang lebih akrab dipanggil Nabil ini mengungapkan bahwa dia harus belajar dari jauh-jauh hari agar seluruh materi ujian Imni dapat ia khatamkan. “Jadi karena materi Imni itu lebih banyak, maka saya harus mencicil untuk mengkhatamkannya dari jauh-jauh hari.” Nabil juga bertekad bisa menghadapi Imni dengan lancar serta lulus dengan nilai yang memuaskan.

Baca juga: Mengasah Nalar Kritis Murid Imni MMU Aliyah lewat Munaqasyah dan Penulisan Makalah

Tidak hanya peserta saja yang berjuang keras menghadapi Imni, Para wali kelas juga mengerahkan seluruh tenaganya agar murid kelasnya dapat lulus sempurna. Wali Kelas 6-U, Ust. Nuril Anwar menceritakan tentang langkah-langkah yang telah dia persiapkan menjelang Imni.

Persiapan yang dilaksanakan kelas 6-U telah dimulai pasca Imda II. Fan yang dinilai sulit menjadi prioritas awal untuk dipelajari secara tuntas. Pengulangan materi juga dilakukan dengan melakukan tamrin baik tulis ataupun lisan. “Kami menargetkan H-15 sebelum Imni anak-anak telah rampung mempelajari fan-fan yang telah khatam. Setelahnya, kami fokuskan waktu yang tersisa untuk mengulangi atau menakrar pelajaran yang khatam dan mempelajari fan yang masih baru khatam,” ungkap Pemred website Istinbat.co itu.

Panitia Imni sangat mengharap keseriusan para peserta dalam mempersiapkan ujian akhir ini. “Sebab,” mengutip pesan dari Ust. Abid Muharror selaku Ketua Panitia Imni Tsanawiyah, “Imtihan Nihai menjadi tolok ukur kita di fase selanjutnya.”

Penulis: Moh. Syauqillah
Editor: Fahmi Aqwa

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *