Seminar UKPI: Penyelewengan Akidah Banyak Berlatarbelakang Politik

share to
Duet Cendiakiawan pendekar PCNU Jember dalam menamkan aqidah Ahlusunnah Wal Jamaah

Duet Cendiakiawan pendekar PCNU Jember dalam menamkan Aqidah Ahlusunnah Wal Jamaah

Pesatnya perkembangan aliran sempalan kontra Ahlusunah wal Jamaah sudah mewabah di kalangan masyarakat akar rumput. Sekte-sekte menyimpang itu tidak pilah-pilih etnis budaya, suku, ras, ormas, dan lokasi untuk menyebarkan pemikiran serta paradigmanya. Begitu getolnya, sehingga masyarakat NU baik dari kalangan awam, politisi, dai, dan ustad, bahkan ulama sekalipun mulai terpengaruh dengan doktrin busuk mereka.

“Untuk menangkal dan memfilter doktrin-doktin aliran ngawur itu, kita harus melakukanya dengan strategi. Strategi ulama salaf yang ada dalam kitabut-turats kita analogkan dengan kekuatan media guna memfilter ulah aliran sempalan itu” ujar KH. Muhyiddin Abd. Shomad, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, dalam kuliah umum dengan tajuk “Memahami Problem Akidah Masyarakat NU dan Cara Mengatasinya” yang diselenggarakan Unit Kegiatan Pengembangan Minat (UKPI) Pondok Pesantren Sidogiri, Ahad siang (21/21).

Menurutnya, problem akidah ada yang sifatnya krusial. Ada hal yang meliliti problem-problem di luar akidah Aswaja, terutama politik. “Politik ini menjadikan akidah kacau. Misalnya Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Di PDI itu ada namanya lembaga Baitul Muslimin, Syiah, Wahabi, HTI, dan Ahmadiyah bergabung di lembaga itu. Kata KH. Ma’ruf amin, Ular, kodok kumpul di situ semua. Parahnya lagi partai itu adalah milik penguasa,” ungkap pentolan NU asal Jember yang produktif menulis buku.

Dalam kesempatan itu Ust. Idrus Ramli yang juga selaku narasumber mengatakan, problem akidah yang terjadi di masayarakat NU kadang-kadang bukan karena persoalan akidah tapi awalnya karena kecembeuruan sosial.

Dari sini, menurut anggota MIUMI ini, akhirnya membangkitkan suatu sikap di mana masing-masing kelompok berusaha membangun jati dirinya, kemudian dijadikan problem akidah. Dan itu memang terjadi sejak masa ulama salaf. Seperti lahirnya aliran Khawarij yang berawal dari kecemburuan sosial.

Menurut kedua narasumber, solusi jitu untuk menyelesaikan problem akidah yang menyimpang di masyarakat adalah semangat menyampaikan aqidah yang benar kepada mereka. Dengan dukungan media dan memegang teguh prinsip ulama salaf dalam menyampaikan sanggahan, maka keakuratan argumen dan kesantunan dalam meluruslan pemahaman akan mengembalikan mereka pada akidah yang benar. Akidah Ahlusunah wal Jamaah.[]

===
Penulis : Ilham Akbar
Editor   : Muh Kurdi Arifin

 

 

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

Chat WA dengan kami