Kepala MQS: Membaca al-Quran dengan Baik, Tak Ubahnya Beranda Bagi Rumah

share to

Antusias: Para peserta diklat MQS menyimak pemaparan Uts. Abdus Syakur Nur terkait metodologi

MQS (Metode Qurani Sidogiri) kembali menyelenggarakan diklat (pendidikan kilat) penerapan Metode Qurani Sidogiri pada Jumat (24/03). Acara ini berlangsung mulai pukul 06.30 pagi sampai 16.00 sore. Diklat yang bertempat Mabna As-Suyuti ini dipandu langsung oleh Kepala MQS, Ust. Abd Syakur Nur sebagai mentoring penerapan metode.

Beliau banyak menerangkan keutamaan membaca al-Quran dan penting untuk belajar membaca al-Quran secara tartil dan benar sesuai dengan ilmu tajwid. Karena menurutnya bisa membaca al-Quran itu adalah simbol kealiman seseorang.

“Membaca al-Quran itu, tak ubahnya sebuah beranda bagi rumah. Semegah apapun ruangan dalam rumahnya. Jika berandanya terkesan kropros maka egan juga, tamu yang mau memamsukinya. Begitu pun pula walau alim baca kitabnya jika baca al-Quran tidak fasih maka jangan salahkan orang awam jika memandang miring (kurang lengkap kealimannya.red),” unkap Ust. Abd Syakur Nur yang juga menjadi Kepala Sekolah SMP Pajaran Rembang Pasuruan.

Ust. Masrurridho, bendahara acara tersebut mengungkapkan, Kelas III Tsanawiyah yang akan diberangkat tugas pada tahun mendatang sangat memerlukan diklat ini, mengingat banyak banyaknya PJGT (Penanggungjawab Guru Tugas) yang membutuhkan pengajar yang mumpuni dalam metode baca al-Quran yang sangat mudah diterapkan kepada peserta didik yang notabennya adalah anak-anak.

“Selain itu agar meraka dapat meperaktekannya di tempat tugas nanti dan bisa dibuat bekal boyong nanti untuk diajarkan di kampung halamannya.” Ungkapnya di sela-sela acara.

Program tahunan ini terbilang bilang banyak menyedot peserta dari berbagai kalangan. Bahkan bisa mencapai sekitar 152 tersebut ada dari beberapa guru yang ikut mempelajari Metode Qur’ani yang saat ini sudah menyebarkan sampai Negeri Jiran, Malaysia, “Sebenarnya acara ini sebenarnya dikhususkan untuk teman-teman Tsanawiyah, tapi alhamdulillah dari perguruan juga banyak yang ikut.” Tambahnya.

Selain itu pengurus MQS juga menyediakan sertifikat sebagai bukti bahwa ia layak untuk jadi muallim jika memang mereka dibutuhkan dan sertifikat segera diberikan insyaAllah seminggu setelah diklat berlangsung.

Penulis : N. Shalihin Damiri
Editor   : Muh Kurdi Arifin

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net