BeritaUnggulan

Technical Meeting Lomba Milad: Ketua Sie Lomba Tekankan Kepatuhan Aturan

Sabtu malam (03/01), Panitia Sie Lomba menggelar technical meeting sebagai persiapan rangkaian lomba Milad yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Rapat yang bertempat di Auditorium Sekretariat ini dihadiri oleh Sekretaris Panitia Milad, Ust. Birril Walid, seluruh panitia Sie Lomba, serta para koordinator lomba dari delegasi daerah dan madrasah.

Dalam arahannya, Ketua Sie Lomba, Ust. A. Barizi Chasbulloh, menjelaskan bahwa lomba Milad tahun ini dibagi ke dalam tiga kategori utama, yakni kategori umum, khusus, dan nasional. Untuk kategori nasional, terdapat tiga cabang lomba: merangkai syair Arab, Musabaqah Qiraatul Kitab (MQK), dan Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ). Ketiga lomba tersebut telah sukses digelar pada Kamis malam (04/12) di halaman Kantor Sekretariat.

Sementara itu, lomba yang masih akan berlangsung berasal dari kategori umum dan khusus. Kategori umum mencakup lomba antar daerah yang diikuti oleh delegasi daerah, serta lomba antar jenjang madrasah mulai dari I’dadiyah, Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah, hingga Kuliah Syariah. Selain itu, terdapat pula lomba nondelegasi yang dapat diikuti santri secara individu, seperti lomba panahan, kaligrafi Arab, dan syarhul kitab.

Baca juga: Jelang Lomba, Sie Lomba Adakan Technical Meeting dan Pengundian Pertandingan

Adapun kategori khusus diperuntukkan bagi delegasi dari asrama tertentu, di antaranya lomba debat Bahasa Arab dan pidato Bahasa Inggris yang khusus diikuti santri Asrama Bahasa Arab dan Inggris, serta lomba Tahfidzul Quran dan Hadis yang dikhususkan bagi santri Asrama Tahfidz dan Hadis.

Dari sisi teknis, Sie Lomba menghadirkan sejumlah inovasi baru pada Milad Sidogiri ke-289 ini. Salah satunya, lomba outbound antar daerah dengan konsep permainan seru, seperti memindahkan biskuit dari dahi ke mulut, memindahkan gelas plastik menggunakan mulut, memindahkan botol berisi air, hingga memasukkan belut ke dalam botol.

Tak hanya itu, lomba baca kitab, baik kategori junior maupun senior, juga dikemas lebih menantang. Peserta tidak hanya diuji kemampuan membaca kitab di hadapan juri, tetapi juga diuji dalam penulisan harakat, pemberian makna, serta menjawab soal-soal nahwu dari lafal kitab yang dibaca.

Baca juga: Tiga Kategori Lomba Hadir dalam Lomba Nasional Milad Sidogiri 289

Dalam perayaan Milad Sidogiri tahun ini juga menghadirkan lomba estafet nazham. Lomba ini menuntut setiap delegasi daerah untuk membaca bait-bait nazham secara bergantian dan berkesinambungan. Nazham yang digunakan adalah Alfiyah Ibnu Malik.

Menutup pemaparan, Ust. Barizi menegaskan pentingnya menjaga sportivitas dan kondusivitas selama perlombaan berlangsung. Ia mengingatkan para koordinator lomba daerah dan madrasah agar mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan.

“Jangan sampai ada pelanggaran, termasuk penggunaan joki atau keterlibatan pihak internal demi keuntungan tertentu. Hal-hal seperti itu bisa berakibat pada pengurangan akumulasi poin,” tegas Wakil II Madrasah Miftahul Ulum Tsanawiyah tersebut.

Penulis: Imam Rohimi
Editor: Fahmi Aqwa

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *