Non-Katagori

Ilmu Hisab Alat Fikih, Bukan Tujuan: Lajnah Falakiyah Sidogiri Gelar Daurah Falakiyah

Ilmu falak merupakan salah satu instrumen penting yang di antaranya, digunakan untuk menetapkan awal bulan. Namun, meski demikian apabila terjadi pertentangan dengan kaidah fikih maka ia harus tunduk. Itulah sebabnya mendalami falak saja tanpa melibatkan fikih tidak dianggap ideal.

Oleh karena itu, Kuliah Syariah melalui Lajnah Falakiyah Sidogiri (LFS) menggelar seminar yang bertajuk, “Daurah Falakiyah” pada Selasa malam (03/11).

Baca juga: MMU Sidogiri Gelar Pembagian Hadiah Imda II: Tekankan Keberhasilan Hakiki Santri

Selaras dengan hal tersebut, Ustadz Nur Hasyim S. Anam, Muhadir Daurah Falakiyah, menyampaikan hal serupa di hadapan anggota kajian LFS.

“Hisab ini alat fikih, bukan tujuan, maka kalau ngerti ilmu falak jangan berhenti di situ,” pesan beliau.

Lebih lanjut, Ustadz Hasyim memaparkan metode penetapan hilal yang variatif dengan referensi otoritatifnya. Beliau menjelaskan, satu gambaran yang menyiratkan bahwa ilmu falak sebatas alat bukan tujuan, sehingga dapat dijadikan sebagai standar mutlak.

“Kalau terjadi mendung walau bulan tinggi maka tetap disempurnakan bilangan bulannya mejadi 30,” terang beliau.

Alumnus Sidogiri ini juga membeberkan beberapa fungsi ilmu falak, di antaranya adalah menafikan metode ikmal apabila bilangan bulannya berikutnya 28 hari dan apabila posisi hilal di bawah ufuk maka tidak wajib rukyat.

Baca juga: Dengan Sistem Berbeda, Kursus Zakat Hadirkan Dua Pakar Produktif

Anggota Dewan Fatwa MUI Jawa Timur itu juga menyoroti beberapa fenomena hangat yang menyinggung bahwa as-Subuki cenderung mengutamakan hisab. Beliau dengan tegas membantah klaim tersebut dan menjelaskan konteks pernyataan as-Subuki tersebut.

“Hisab menang karena indikasinya qath’i, sedangkan kesaksian adalah dzanni,” simpulnya.

Wakil Ketua IASS Bangkalan itu menutup materinya dengan kriteria imkan rukyat dan eksistensi rukyat yang hanya berlaku untuk penetapan awal bulan, bukan masuknya waktu shalat.

Potret anggota dan pembina LFS terbaik semester ganjil

Selain daurah ilmiah, agenda malam itu juga diselingi dengan apresiasi terhadap anggota dan pembina terbaik LFS semester ganjil.

Secara keseluruhan, Daurah Falakiyah pada malam itu berjalan dinamis dan khidmat. Di luar forum, anggota LFS diharapkan mampu mengintegrasikan antara dua disiplin ilmu tersebut dengan elegan.

Penulis: Muhammad Fajar
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *