BeritaUnggulan

Disperpusip Kabupaten Pasuruan Apresiasi Sistem Arsip Pondok Pesantren Sidogiri

Perpustakaan Sidogiri menerima kunjungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasuruan pada Rabu (20/05). Kunjungan tersebut bertujuan menelusuri arsip sejarah pesantren di wilayah Pasuruan sebagai bagian dari upaya penguatan dokumentasi dan pelestarian arsip pesantren.

Rombongan Disperpusip disambut langsung oleh Pengurus Perpustakaan Sidogiri, Kepala Perpustakaan Ustadz M. Masyhuri Mochtar, Tata Usaha Ustadz Muhammad Muslim, dan beberapa petugas Dokusip.

Dalam sambutannya, Ustadz Masyhuri menjelaskan bahwa staf Dokumentasi dan Arsip (Dokusip) Sidogiri terus melakukan penelusuran dan pengumpulan arsip yang berkaitan dengan Pondok Pesantren Sidogiri maupun pesantren lain di wilayah Pasuruan.

“Kami juga memiliki agenda untuk menghimpun karya-karya ulama yang berasal dari wilayah Pasuruan,” ujarnya.

Tanggap: Kepala Perpustakaan Sidogiri menjelaskan sistem kearsipan kepada Disperpusip

Sementara itu, Kepala Bidang Kearsipan Disperpusip Kabupaten Pasuruan, Istibsyaroh, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari program inovasi bertajuk Kearsipan Terpadu dan Terintegrasi (Kasti) Pondok Pesantren.

Menurutnya, program tersebut bertujuan menelusuri dan mendokumentasikan arsip statis milik pesantren guna menambah khazanah arsip yang dimiliki oleh pemerintah daerah dan arsip nasional.

“Pondok Pesantren Sidogiri merupakan salah satu pesantren tertua di Kabupaten Pasuruan. Karena itu, arsip-arsip yang dimiliki Sidogiri sangat penting untuk didokumentasikan dan dilestarikan,” jelasnya.

Sibuk: Pihak Disperpusip sedang mengecek arsip milik Pondok Pesantren Sidogiri

Sebelumnya, Disperpusip Kabupaten Pasuruan juga telah melakukan kunjungan serupa ke beberapa pesantren lain di wilayah Pasuruan, termasuk Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Besuk.

Dalam kesempatan tersebut, Istibsyaroh turut mengapresiasi sistem pengelolaan arsip di Sidogiri yang dinilai tertata rapi dan sistematis.

“Kami sangat mengapresiasi penataan arsip di Sidogiri. Sistem pengelolaannya sudah berjalan dengan baik dan terstruktur,” ungkapnya.

Di akhir kunjungan, ia berharap Pondok Pesantren Sidogiri terus mengembangkan sistem kearsipan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya dan tradisi keilmuan Islam.

“Arsip pesantren merupakan bagian dari khazanah budaya Islam yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rofiul Qodri
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *