BeritaUnggulan

Tingkatkan Keterampilan Santri, BP2SDI Gelar Pelatihan Fotografi bagi Delegasi Media

Sebanyak 24 delegasi media Pondok Pesantren Sidogiri mengikuti pelatihan fotografi yang digelar di Ruang Auditorium Kantor Sekretariat pada Selasa malam (03/06). Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Jihad Romadhon, Staf Sekretaris VI Bidang Multimedia, sebagai narasumber.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan oleh Badan Pers Pesantren (BPP), pelatihan fotografi kali ini berada di bawah koordinasi Badan Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani (BP2SDI). Peralihan koordinasi ini dilakukan untuk mengintegrasikan seluruh program pelatihan peningkatan keterampilan santri ke dalam satu lembaga yang sama.

Baca juga: Rauhah Kitab Riyadhus-Shalihin, Upaya Tingkatkan Semangat Belajar Santri Aliyah

Dalam pemaparannya, Ustadz Jihad Romadhon menekankan pentingnya penguasaan aspek teknis dan artistik dalam fotografi. Menurutnya, kemampuan menata komposisi menjadi salah satu fondasi utama dalam menghasilkan foto yang menarik dan komunikatif.

“Komposisi dalam fotografi merupakan seni menata elemen visual di dalam sebuah gambar. Melalui komposisi yang tepat, sebuah foto dapat tampil lebih estetik, menarik, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens,” ujarnya.

Selain materi tentang komposisi, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai berbagai sudut pengambilan gambar (angle) serta ukuran bidang pandang (shot size). Di antaranya adalah teknik medium close-up shot yang digunakan untuk menangkap detail ekspresi objek secara lebih dekat, serta teknik long shot yang menampilkan objek secara utuh beserta lingkungan di sekitarnya.

Baca juga: Momen Iduladha, Potret Hangat Pertemuan Santri dan Orang Tua

Ketua Tim Produksi kanal YouTube SidogiriTV tersebut menjelaskan bahwa fotografi pada hakikatnya merupakan seni yang memanfaatkan cahaya sebagai medium utama. Lantaran itu, kreativitas menjadi faktor penting yang harus dimiliki oleh seorang fotografer.

Ia juga mendorong para peserta untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan melalui pengalaman langsung di lapangan, termasuk dari berbagai kendala teknis yang sering dihadapi saat proses pengambilan gambar.

“Jangan takut belajar dari kesalahan maupun kendala yang ditemui saat memotret. Pengalaman di lapangan merupakan bagian penting dari proses menjadi fotografer yang baik,” pesannya.

Baca juga: Isi Hari Libur dengan Mengaji, MTK Gelar Khataman Kitab untuk Santri

Melalui pelatihan ini, BP2SDI berharap para delegasi media dapat meningkatkan kemampuan fotografi mereka sehingga mampu menghasilkan dokumentasi dan karya visual yang lebih berkualitas untuk mendukung berbagai aktivitas media di lingkungan Pondok Pesantren Sidogiri.

Penulis: Nijaful Ali
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *