Taklimiyah wa Tahfidz al-Quran; Segarkan Semangat Menghafal dengan Acara Motivasi

share to
Tenang: ketika Syeikh Murad memberikan motivasi kepada 166 peserta tahfidz di ruang Auditorium PPS

Tenang: ketika Syeikh Murad memberikan motivasi kepada 166 peserta tahfidz di ruang Auditorium PPS

Pengurus Taklimiyah wa Tahfidz al-Quran (TTQ) Pondok Pesantren Sidogiri (PPS) menyelenggarakan acara pemantapan dan motivasi bagi anggota tahfidz yang bermukim di Daerah A, Sabtu (17/01/2015) di ruang Auditorium Lt. II Kantor Sekretariat PPS. Acara ini menghadirkan Syeikh Murad salah satu ketua cabang UICCI (United Islamic Cultural Centre of Indonesia) di Jawa timur, yang bermarkas di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Sulaimaniyah, Wonocolo, Surabaya.

Dalam pidatonya, Syeikh Murad banyak memotivasi anggota tahfidz al-Quran dalam proses menghafal al-Quran. Ia menjelaskan, bahwa seorang santri harus memenuhi poin-poin penting dalam proses menghafal al-Quran. Di antaranya, menjaga kebersihan jasmani dan rohani, ta’dzim kepada al-Quran dan ustadz, mengetahui keutamaan membaca dan menghafal al-Quran. “Hal-hal yang harus dilakukan sebelum melakukan proses tahfidz adalah memperbagus makharijul huruf, memperbanyak membaca al-Quran sehingga dapat menguasai dan lancar dalam membaca al-Quran,” terang Syeikh yang berkebangsaan Turki ini.

Selain itu, Beliau menampilkan profil dan kegiatan-kegiatan yang terdapat di PP. Tahfidzul al-Quran Sulaimaniyah. Saat ini PP. Tahfidzul al-Quran Sulaimaniyah telah tersebar di seluruh dunia. Di antaranya, Korea, India, Jepang, Australia, Inggris, Amerika, Indonesia, dll. Sedangkan cabang di Jatim berada di Jl. Jemursari timur JK1 Rt2/Rw7, Jemursari Wonosari, Wonocolo, Surabaya. Info lebih lanjut bisa dilihat di alamat website, www.uicci.org.

Syekh Murad juga memotivasi kepada anggota tahfidz untuk melanjutkan studinya ke PP. Tahfidzul al-Quran Sulaimaniyah dengan tidak dipungut biaya. “Kami memperioritas kepada santri yang berumur 14 sampai 19 tahun dalam mengikuti program ini. Setelah itu, kami akan mengirim santri yang sudah hafal 30 juz ke Turki,” jelasnya.

“Setiap tahunnya kami mencetak puluhan penghafal al-Quran dengan sistem Utsmani yang cepat dan unik,” tambahnya.

Saat ini anggota tahfidz al-Quran yang berada di naungan TTQ Pondok Pesantren Sidogiri sebanyak 166 tahfidz baik dari kalangan Tsanawiyah, Ibtidaiyah, maupun Aliyah. Sebelum acara ditutup, pembina tahfidz al-Quran, Gus Abdul Mu’thi, memberi sambutan terakhir. Ia berencana untuk mengamalkan semua yang telah dipaparkan oleh pemateri utama, salah satunya adalah pelarangan merokok bagi anggota tahfidz. (SEF)

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net