Komunikasi Dengan Orang Mati, Mungkinkah?

share to

Deskripsi Masalah

Mayoritas umat Islam terutama masyarakat awam masih merasa musykil terhadap suatu berita yang menyebutkan bahwa orang yang sudah meninggal masih bisa berkomunikasi dengan orang yang masih hidup. Ada juga yang mengatakan bahwa di dalam kuburan bersemayam seorang waliyullah padahal sebelumnya tidak orang yang tahu.

Pertanyaan

  1. Adakah dalil yang menyatakan bahwa orang yang sudah meninggal masih bisa berkomunikasi dengan orang yang masih hidup?
  2. Apakah dapat dibenarkan ucapan orang yang mengatakan bahwa di dalam kuburan ini bersemayam seorang waliyullah?
  3. Baagaimana hukumnya bertawasul kepada orang yang diduga seorang waliyullah?

Jawaban

  1. Kalau yang dimaksud dalil itu adalah al-Qur’an dan Hadis yang dalâlah sharîh, maka tidak ditemukan. Tetapi memang ada sebagian para waliyullah yang berbiaca dengan orang-orang yang sudah mati sebagai bentuk karamah mereka.
  2. Tidak dibenarkan kecuali memenuhi salah satu syarat berikut: a) Orang yang memberikan informasi adalah seorang waliyullah; b) Ada sejarah (biografi) bahwa orang tersebut merupakan seorang waliyullah; c) Orang tersebut (shâhibul-maqbarah) memiliki sifat-sifat yang dimiliki oleh seorang waliyullah; e) Dia adalah orang yang masyhur kewaliannya.
  3. Boleh dengan didasarkan pada dugaan yang kuat (zhannul-qawy).

Refrensi:

(جامع كرمات الأولياء، 14), (الرسالة التفسيرية، 354), (طرح التثريب، 4/318), .( فتاوى الرملي، 2/260), (بغية المسترشدين، 201)

.(الحاوي للفتاوي للسيوطى، 2/154).

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *