BeritaUnggulan

Sambut Tahun Baru 1448 H, Pesantren Sidogiri Gelar PHBI Muharam

Menyambut Tahun Baru Islam, Pondok Pesantren Sidogiri menggelar Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) 1 Muharam 1448 H pada Senin malam (16/06). Acara digelar di Lapangan Pondok Pesantren Sidogiri (PPS) dan dipanitiai oleh gabungan tiga konsulat sekaligus, yaitu Jombang, Mojokerto, dan Kalimantan, menghadirkan al-Habib Muhammad Fahmi al-Muhdhor, Probolinggo, Jawa Timur, sebagai muhadir.

Lantunan shalawat al-Habsyi yang dipimpin oleh tim Terbang Sidogirian menjadi pembuka acara. Gema shalawat yang diikuti oleh ribuan santri secara serempak menghadirkan suasana yang begitu khidmat. Selanjutnya, lantunan ayat-ayat suci al-Qur’an serta pembacaan shalawat dari tim pengisi acara menjadi plot istimewa pada segmen acara PHBI Muharam kali ini.

Potret tamu VIP menjelang pembukaan acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Muharram.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Umum Pondok Pesantren Sidogiri, Ustadz Saifulloh Naji, turut memberikan sambutan. Beliau mengajak para santri untuk bersyukur atas kesempatan memasuki tahun baru yang sebelumnya telah bersama-sama mengamalkan doa akhir dan awal tahun. Beliau juga mengulas kembali histori kalender Hijriyah yang tidak lepas dari kisah hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah sejauh kurang lebih 450 kilometer.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Terpadu, Perpustakaan Sidogiri Gandeng BP2SDI Gelar Pelatihan Service Excellent

Pada acara kali ini juga ada penayangan film dokumenter bertajuk, “Santri?”. Dari film ini, Ustadz Saifulloh Naji menegaskan bahwa film ini merupakan bentuk muhasabatun-nafsi (evaluasi diri). Melalui visualisasi tersebut, para santri diajak melihat realitas bahwa terkadang ada oknum santri yang perilakunya justru membawa kemudaratan dan mencoreng pandangan masyarakat terhadap pesantren. alih-alih membawa kemaslahatan, malah berujung kemudaratan.

Oleh sebab itu, film dokumenter ini sengaja dihadirkan untuk menekankan urgensi akhlak serta hakikat menjadi santri hakiki, sehingga menjadi teladan yang baik bagi masyarakat.

“Jadi, dari sekarang, mari perbaiki diri kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta menjadi hamba yang bertakwa,” pesan beliau di hadapan para santri.

Baca juga: Fikih Selalu Relevan, LPSI Ajak Anggota Pertajam Nalar Kritis Hadapi Masalah Modern

Beliau juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Ibtidaiyah dan Tsanawiyah akan menghadapi Imtihan Dauri (Imda). Khususnya, MMU Aliyah akan melaksanakan tryout sebagai persiapan menjelang ujian semester.

Baca juga: Panitia Inti Milad ke-290 dan Haflatul Ikhtibar ke-91 Madrasah Miftahul Ulum Resmi Dilantik

Beliau juga menggarisbawahi bahwa tujuan utama santri adalah mencari ilmu dan mengamalkan akhlak yang baik, bukan sekadar memburu nilai demi sebuah identitas. Nilai yang tinggi tidak akan berarti tanpa dibarengi dengan keluhuran akhlak yang menjadi bekal utama saat terjun ke masyarakat kelak.

“Tambah ilmu kalian, perkuat akhlak serta keimanan kalian, hingga menjadi teladan baik di pesantren maupun di rumah nanti,” pungkas beliau.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan pelantikan oleh Ustadz H. Muhammad Sofyan Qusyairi. Di hadapan para santri yang berkumpul, panitia Milad ke-290 Pondok Pesantren Sidogiri dan Ikhtibar ke-91 Madrasah Miftahul Ulum resmi dilantik oleh Ketua I Pondok Pesantren Sidogiri, Mas H. Aminulloh Bq.

Fokus: al-Habib Muhammad Fahmi al-Muhdhor, Probolinggo, menyampaikan mauidzahnya di depan para santri

Sesi mauidzatul hasanah disampaikan oleh al-Habib Muhammad Fahmi al-Muhdhor. Beliau menjelaskan bahwa tidak ada hijrah lagi setelah kejadian Fathu Makkah. Maka dari itu, beliau mengajak para santri untuk selalu hijrah dari hal yang buruk kepada yang lebih baik lagi.

“Tingkatkan akhlak dan tambah keinginan untuk mengharap syafaat kepada Nabi Muhammad. Karena ular yang menggigit Sayidina Abu Bakar saja ingin sekali mendapat syafaat Nabi, apalagi kita sebagai umatnya,” pungkas beliau sekaligus memimpin doa penutup.

Penulis: Nijaful Ali
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *