BeritaUnggulan

Forum Diskusi MBM, Wadah Bahstul Masail Lajnah Murajaah Fiqhiyah

Bagian Musyawarah wa Taklimul-Kitab (MTK) adalah instansi di Pondok Pesantren Sidogiri yang menangani urusan kajian kitab, baik pengajian atau forum musyawarah. Salah satu program yang dijalankan MTK adalah forum diskusi Musyawarah Bersama Muraja’ah (MBM).

Sebagaimana Bahtsul-Masail pada umumnya, MBM merupakan forum diskusi yang diikuti oleh para musyawirin yang berada dalam keanggotaan Lajnah Muraja’ah Fiqhiyah (LMF). LMF sendiri adalah sebuah wadah bagi anggota Kuliah Syariah yang ingin mendalami ilmu Fikih secara komprehensif dengan metode Bahtsul-Masail dan Halaqah di bawah binaan MTK.

Forum diskusi seperti MBM sebenarnya bukanlah hal baru di Sidogiri. Hal serupa telah dilaksanakan jauh sebelum ide pembentukan MBM digagas. Forum diskusi Musyawarah Antar Instansi (MAI), yang dipelopori oleh para senior di bidang Bahtsul-Masail terdahulu, telah dilaksanakan. Adapun waktu pelaksanaan forum MBM adalah setiap bulan sekali, pada malam Jumat Legi, sebagaimana forum MAI dulu dilaksanakan.

Perubahan nama dari Musyawarah Antar Instansi menjadi Musyawarah Bersama Muraja’ah adalah inisiatif dari pengurus MTK. Sebab peserta musyawarah berasal dari keanggotaan Lajnah Muraja’ah Fiqhiyah.

Asilah pembahasan di forum MBM tidak jauh berbeda dengan asilah yang dibahas di forum MAI pada masa dahulu, yaitu problematika masyarakat pada umumnya, lebih-lebih urusan yang ada di dalam pesantren. Hasil keputusan dari forum ini juga akan disebarkan kepada seluruh santri dan juga via media sosial resmi PPS jika dianggap perlu.

Mushahih dalam forum musyawarah ini adalah segenap Lajnah Tashih Sidogiri (LTS), yang bergantian setiap bulannya, sedangkan moderator dan perumus berasal dari anggota senior LMF yang dianggap kompeten untuk menjadi moderator dan perumus.

Dengan adanya forum MBM ini, pengurus berharap agar kemampuan berbicara di hadapan umum dari segenap peserta diskusi dapat berkembang. Lebih-lebih kemampuan memahami ibarat ulama yang dituliskan dalam kitab-kitab klasik.

Penulis: Ariel Laza Wardi
Editor: Fahmi Aqwa

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *