Laga panas mewarnai Jumat sore (18/04) di Lapangan Pondok Pesantren Sidogiri dalam turnamen sepak bola perdana dalam perayaan Milad ke-289 Pondok Pesantren Sidogiri dan Ikhtibar Madrasah Miftahul Ulum ke-90. Dalam duel seru yang mempertemukan dua kekuatan besar, Kuliah Syariah tampil garang dan sukses membungkam Ibtidaiyah dengan skor telak 4-0.
Sejak peluit pertama dibunyikan, skuad Kuliah Syariah langsung tancap gas. Belum sempat Ibtidaiyah membangun ritme permainan, lini belakang mereka sudah diacak-acak oleh serangan cepat yang dibangun dari sisi sayap. Serangan bertubi-tubi ini akhirnya membuahkan hasil di menit ke-15, ketika Fadlullah mencetak gol pembuka lewat sontekan manis hasil umpan sepak pojok dari Muhammad Khufaidhon.
Tak berselang lama, Ibtidaiyah mencoba merespons lewat serangan balik cepat. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, mereka justru kembali dihukum setelah melakukan pelanggaran keras di dekat kotak penalti. Sahrul, winger lincah Kuliah Syariah yang mengenakan nomor punggung 11, sukses mengeksekusi tendangan bebas dengan sempurna—bola melengkung indah dan menghujam langsung ke gawang tanpa mampu dibendung. Skor pun berubah menjadi 2-0.
Ibtidaiyah terus mencoba menekan lewat kapten tim, Hamdan, yang beberapa kali menembus pertahanan lawan. Namun, solidnya barisan bek Kuliah Syariah membuat serangan-serangan itu mentah di tengah jalan. Justru Kuliah Syariah semakin menggila. Lewat dua gol tambahan yang lahir dari serangan balik cepat, mereka menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0.
Memasuki babak kedua, Ibtidaiyah tampil lebih segar dengan strategi dan pemain baru. Intensitas permainan meningkat. Ibtidaiyah bermain lebih percaya diri dan mampu menahan gempuran lawan sambil beberapa kali melancarkan serangan berbahaya.
Peluang emas sempat tercipta lewat aksi gelandang kreatif Ibtidaiyah yang berhasil mengecoh dua pemain tengah Kuliah Syariah sebelum mengirim umpan terobosan kepada Rahmatullah. Penyerang nomor 9 itu sempat merobek gawang lawan, tetapi gol dianulir wasit karena Rahmatullah sudah terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Hingga menit-menit akhir, Ibtidaiyah masih berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan. Duel fisik dan taktik pun tak terhindarkan. Meski babak kedua berjalan lebih seimbang, skor tak berubah. Peluit panjang dibunyikan, dan Kuliah Syariah resmi mengamankan tiket ke babak semifinal dengan kemenangan meyakinkan 4-0.
Penulis: Muhammad Rofiul Qodri | Kabar Ikhtibar












