Pondok Pesantren Sidogiri menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan Pondok Pesantren Sidogiri, pada Senin pagi (17/08). Upacara yang dimulai pukul 06.30 WIS tersebut diikuti oleh jajaran pengurus, staf pengajar MMU, serta beberapa santri pilihan dari setiap daerah dan tamu undangan.
Mas H. Ahmad Sa’dulloh Abd. Alim, Bendahara Umum Pondok Pesantren Sidogiri, bertindak sebagai pembina upacara. Sementara itu, pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Paskibraka Pondok Pesantren Sidogiri yang sebelumnya telah menjalani persiapan dan latihan selama satu bulan.

Dalam amanatnya, Mas Ahmad Sa’dulloh menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa, raga, dan harta. Lantaran itu, generasi penerus memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat.
“Sebagai santri, kita memiliki amanah ganda: menjaga agama dengan menuntut ilmu dan menjaga bangsa dengan berakhlak mulia serta mencintai tanah air,” ungkapnya.
Lagu Indonesia Raya dinyanyikan oleh grup paduan suara santri dan diiringi musik drum band dari Grup Marching Band Sidogiri. Formasi Paskibraka juga menampilkan koreografi angka “81” saat pengibaran bendera Merah Putih.
Pemimpin upacara, Ust. Misbahul Munir, mengatakan upacara memperingati hari kemerdekaan RI menjadi momentum bagi santri untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menumbuhkan cinta tanah air dan tanggung jawab.
“Perjuangan pahlawan dahulu merebut kemerdekaan, sedangkan perjuangan santri hari ini menjaganya dengan ilmu, iman, akhlak, dan pengabdian,” tuturnya.

Sementara itu, Mohammad Zamroni, Danton Paskibraka, mengaku mendapat banyak pengalaman selama menjalani latihan selama sebulan.
“Menjadi danton mengajarkan saya tentang kedisiplinan, kepemimpinan, kekompakan, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah,” ungkap santri asal Gresik tersebut.
Upacara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh KH. Hasbulloh Mun’im Kholili dan Mas HM. Sholeh Abd Haq sebelum seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Penulis: Nuf Afifuddin
Editor: Elmaghroby












