Instansi Musyawarah wa Taklimul-Kitab (MTK) melantik pembina halaqah dan qari pelengkap pada Senin malam (21/04). Berlokasi di Ruang Auditorium, pelantikan ini dihadiri oleh Kepala Bagian MTK, Ust. Zakariya Abd. Wahab, segenap pengurus MTK, dan 67 personalia terlantik.
Dengan pelantikan ini, pengurus MTK berharap pengajian makhadiyah di PPS dapat berjalan maksimal. Pengurus MTK mengimbau kepada segenap personalia terlantik untuk menjalani tugas dengan profesional.
Pada kesempatan ini, Pengurus MTK juga menyampaikan bahwa pembina halaqah terlantik akan ditempatkan pada kajian Kafah (Kaderisasi Fuqaha) tingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah, dan Muhafa (Musyawarah Halaqah Fathul-Qarib) bagi murid Idadiyah , sedangkan qari pelengkap akan menjadi badal dari qari yang telah dilantik tahun lalu.
Mengenai kajian halaqah, Ust. Zakariya berharap agar santri yang memiliki kemampuan lebih, dapat dikumpulkan pada satu kelompok agar lebih maksimal. Hal ini juga akan diterapkan di Lajnah Murajaah Fiqhiyah (LMF) yang beranggotakan santri tingkat Kuliyah Syariah.
Selain itu, staf pengajar MMU Tsanawiyah tersebut juga akan menghadirkan konsultan fikih untuk kajian halaqah. Pengurus MTK merespon harapan pengurus untuk menghasilkan kajian yang lebih mendalam.
“Sejauh ini, banyak santri hanya bisa menyelesaikan masalah fikih dengan mencari ibarat di kitab, tanpa mengerti cara merumuskannya dengan kaidah dan ushul fikih,” ujar Ust. Zaka mengenai alasan dibalik agenda pengadaan konsultan halaqah.
Penulis: A. Kholil
Editor: Fahmi Aqwa











