Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru, Pondok Pesantren Sidogiri menyelenggarakan pertemuan yang dikemas dalam Halalbihalal pada Kamis Malam (09/04). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pondok Pesantren Sidogiri tersebut dihadiri oleh seluruh unsur pesantren, meliputi santri, pengurus, dewan guru, serta murid Madrasah Miftahul Ulum (MMU) dari berbagai tingkatan. Halalbihalal ini, juga menghadirkan Habib Nizar bin Husni Alwi Alaydrus dari Tanggul, Jember, sebagai penceramah.

Acara diawali dengan pembacaan shalawat al-Habsyi yang dipimpin oleh tim Terbang Sidogirian, diikuti oleh para santri secara serempak sehingga menghadirkan suasana khidmat. Selain itu, pemutaran film santri, menjadi salah satu rangkaian yang menarik perhatian. Tayangan tersebut menampilkan suasana kembalinya santri ke pesantren, yang turut membangkitkan semangat serta nuansa nostalgia setelah masa liburan.
Baca juga: Sambutan Sekretaris Umum: Halalbihalal sebagai Momentum Adaptasi dan Pembinaan Santri
Dalam sambutannya, Sekretaris Umum Pondok Pesantren Sidogiri, Ust. H. A. Saifulloh Naji, menekankan pentingnya peran pengurus dalam mendampingi santri, khususnya pasca liburan panjang. Pendampingan tersebut diharapkan mampu membantu santri dalam menyesuaikan kembali dengan ritme kehidupan pesantren.

Beliau juga mengimbau seluruh jajaran pengurus, baik di lingkungan madrasah, asrama, maupun keamanan, untuk melakukan sosialisasi aturan pesantren secara intensif. Hal ini dimaksudkan agar para santri, terutama santri baru, dapat memahami tata tertib serta larangan yang berlaku secara menyeluruh. Selain itu, santri yang berencana boyong diingatkan untuk tetap mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, dan selama belum memperoleh surat keterangan boyong, statusnya tetap sebagai santri aktif.
Baca juga: Pelepasan 920 Guru Tugas Sidogiri, Majelis Keluarga Tekankan Etika dan Interaksi Sosial
Memasuki agenda inti, pembacaan takrif dan ikrar santri dipimpin oleh Ketua II Pondok Pesantren Sidogiri, Ust. H. Saifulloh Muhyiddin, yang diikuti secara serentak oleh para santri. Selanjutnya, ikrar murid, dipimpin oleh Ketua I Pondok Pesantren Sidogiri, Mas H. Aminulloh Bq.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, mauizah hasanah disampaikan oleh Habib Nizar bin Husni Alwi Alaydrus. Dalam tausiahnya, beliau mengilustrasikan proses pencarian ilmu, ke dalam tiga tahap. Tahap pertama, fase munculnya kecenderungan kesombongan pada penuntut ilmu. Tahap kedua, merupakan proses tumbuhnya sikap tawadhu. Adapun tahap ketiga, adalah puncak pencapaian ilmu, yaitu kesadaran bahwa seorang penuntut ilmu tidak memiliki apa pun dan tidak mengetahui apa pun kecuali atas kehendak Allah.
Baca juga: Hasil Keputusan Bahtsul Masail Wustha ke-70
Beliau menegaskan bahwa puncak ilmu terletak pada kemampuan seseorang dalam mengenali hakikat dirinya sebagai hamba, yang tetap bersikap rendah hati meskipun memiliki kedudukan di tengah masyarakat.
Penulis: Nijaful Ali
Editor: A. Kholil












