Menggugah Jiwa Nasionalisme Santri dengan Lomba Teater

share to

Gugur: Terhempas dalam peperangan atas serangan pasukan kolonilisme.

Dalam rangka menyambut HUT RI yang ke 72, Pengurus Pondok Pesantren Sidogiri mengadakan berbagai macam lomba selama 3 hari pada Rabu-Jumat (16-18/08). Ada lima jenis lomba yang digelar oleh panitia. Semuanya dibagi menjadi dua katagori. Pertama katagori sarungan, meliputi balap sarung, ulur sarung, tarik sarung, dan helm sarung.

Untuk katagori kedua adalah teater yang mementaskan peristiwa-peristiwa penting saat kemerdekaan Indonesia. Semua katagori lomba diikuti oleh delegasi dari semua asrama pemukiman santri; mulai asrama A sampai P dan Z.

”Semua daerah (asrama pemukiman santri .red) bisa mengikuti lomba ini, tapi setiap Daerah harus mempunyai kelompok serta peserta tidak boleh lebih dari 20 orang,” jelas Ustadz Sufyan, Koordinator Lomba.

Pementasan teater berlangsung selama dua hari. Dimulai malam Kamis hingga malam Jumat dengan durasi 10 menit untuk masing-masing kelompok.

Lomba teater  ini dilatar belakangi oleh keinginan pengurus untuk menggugah dan menghidupkan jiwa nasionalisme santri serta mengenang para mujahid yang gugur di medan perang.

”Lomba ini kami  selenggarakan agar bisa menggugah hati dan jiwa para santri, bahwa betapa pentingnya rasa nasionalisme bagi para santri. Serta ikut berkontribusi dalam acara 17-an sebagai penerus perjuangan bangsa.” Ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris II Pondok Pesantren Sidogiri tersebut.

======
Penulis : M. Afifur Rohman
Editor   : Ach Mustaghfiri Soffan

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *