share to

Klinik Sidogiri

Klinik Sidogiri adalah instansi yang memberi pelayanan kesehatan bagi santri, guru, pengurus Pondok Pesantren Sidogiri, dan masyarakat umum dengan pelbagai jenis pelayanan. Beberapa tindakan promotif dan tindakan preventif dilakukan secara berkala demi mencipta kondisi santri dan lingkungan Pondok Pesantren Sidogiri yang sehat. Instansi ini juga melaksanakan pelayanan pemeriksaan spesimen klinik untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan seseorang, terutama untuk menunjang upaya diagnosis penyakit, penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan.

Visi:

  • Terwujudnya Klinik Sidogiri sebagai pusat layanan kesehatan yang profesional.

Misi:

  • Mewujudkan sistem layanan kesehatan yang meliputi orientasi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
  • Mewujudkan mutu layanan Klinik Sidogiri yang mendukung peningkatan kepercayaan santri dan masyarakat umum.

Kilas Balik

Pada mulanya, untuk menanggulangi kesehatan santri yang terganggu, Pengurus Pondok Pesantren Sidogiri mendatangkan dokter dari luar dan pada hari-hari tertentu mengadakan suntik massal di depan Kantor Pusat.

Pada tahun 1983 (versi lain 1987) terealisasilah pembangunan Balai Kesehatan Santri dan disingkat dengan BKS. Sejak keberadaan BKS inilah kesehatan santri kemudian bisa ditangani lebih intensif daripada sebelumnya. Kemudian pada tahun 2004, BKS mengalami perkembangan peran dan fungsi; tidak hanya meberikan pelayanan kesehatan untuk para santri, akan tetapi juga membuka pelayanan kesehatan untuk umum, terutama bagi masyarakat yang ada di sekitar Pondok Pesantren Sidogiri, maka kemudian nama BKS diganti dengan Balai Pengobatan Sidogiri (BPS). Dan pada tahun 2014 berganti nama kembali menjadi Klinik Sidogiri atas rekomendasi dari Dinas Kesehatan Pasuruan.

Strukur Kepengurusan

Menampilkan struktur kepengurusan dalam bentuk bagan beserta fungsi dan tugasnya

Jenis Pelayanan

Klinik Sidogiri sentiasa memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan professional sehingga benar-benar menjadi pusat layanan kesehatan santri dan masyarakat umum yang optimal. Berikut adalah jenis pelayanan Klinik Sidogiri:

  • Rawat jalan
  • Rawat inap
  • UGD
  • Penyuluhan kesehatan
  • Pelayanan konsultasi kesehatan
  • Cek Laboratorium
  • Poli Optik
  • Poli Gigi
  • Poli THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan)
  • Poli Paru
  • Poli Umum
  • Pijat & Bekam
  • Khitan
  • Rujukan
  • Administrasi
  • Ambulans siaga 24 jam
  • dll

Sasaran

Khusus pasien santri, pengurus, dan guru, Klinik Sidogiri dibiaya oleh Pondok Pesantren Sidogiri dari dana APB (Anggaran Pendapatan dan Belanja). Sedangkan untuk keluarga pengurus dan keluarga guru, biaya kesehatan diambilkan dari Dana Sosial (Dansos).

Waktu Pelayanan:

Pelayanan Klinik Sidogiri beroperasi sesuai jadwal berikut:

  • 24 Jam untuk unit gawat darurat
  • Untuk unit biasa dibagi menjadi tiga sesi:
  • Pagi jam 09:00 s/d 12:00 (WIs);
  • Siang jam 14:00 s/d 17:00 (WIs);
  • Malam jam 20:00 s/d 21:00 (WIs).              

Dengan demikian Klinik Sidogiri bisa melayani santri dan masyarakat umum selama 24 jam. Klinik Sidogiri juga menyediakan sarana ruang rawat inap bagi santri sakit yang sudah mendapatkan rekomendasi dokter. Sedangkan pasien yang terjangkit penyakit menular dipisah dengan penderita penyakit lain. Dokter mengontrol pasien pada pagi hari Rabu, Kamis, Jumat, dan Ahad. Selain hari-hari tersebut, ditangani oleh paramedis.

Laboratorium Klinik Sidogiri

Keberadaan Laboratorium Klinik Sidogiri sebagai salah satu upaya memberikan pelayanan kesehatan yang lengkap dan optimal di lingkungan Pondok Pesantren Sidogiri. Laboratorium Klinik Sidogiri menangani:

  1. Hematologi
  2. Urinalisis
  3. Feces
  4. Tes Kehamilan
  5. Fungsi hati
  6. Fungsi Ginjal
  7. Gula Darah
  8. Lemak Darah
  9. Fungsi Jantung
  10. Imunologi

Program Klinik Sidogiri

Klinik Sidogiri membentuk program-program spesifik untuk mewujudkan tujuan utama dibentuknya Klinik Sidogiri. Berikut memiliki 6 program yang dimiliki Klinik Sidogiri :

  1. Penyuluhan Kesehatan.

Program ini diselenggarakan secara berkala ke daerah-daerah (asrama) yang ada di Pondok Pesantren Sidogiri untuk mensosialisasikan pola hidup sehat dan pengetahuan jenis dan macam penyakit dan hal-hal terkait.

  • Pemeriksaan Kesehatan.

Program ini diperuntukkan bagi santri baru sebagai salah satu prosedur pendaftaran. Check-up kesehatan ini meliputi tes darah, indikasi penyakit menular, dll.

  • Pengasapan Insektisida atau Foging.

Antisipasi dan langkah preventif mencegah perkembangan nyamuk demam berdarah dan hewan-hewan yang dapat menyebarkan penyakit semisal kecoa, tikus, kutu busuk, dan sebagainya dilakukan setiap tahun. Hampir semua area di Pondok Pesantren Sidogiri tidak luput dari pengasapan ini, terutama di tempat-tempat yang diindikasi menjadi sumber penyakit malaria, seperti selokan air, kamar mandi, tempat sampah, dan daerah santri.

  • Tim UKS (Unit Kesehatan Santri).

Klinik Sidogiri menyediakan kotak obat P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) di setiap pemukiman Pondok Pesantren Sidogiri. Dengan ini, koordinasi antara Klinik Sidogiri dengan petugas kesehatan Daerah semakin kondusif, sehingga pasien dapat terlayani dengan cepat dan baik.

  • Menerbitkan Mading ash-Sihhah.

Ash-Shihhah adalah mading milik Klinik Sidogiri yang berorientasi seputar kesehatan. Mading ini berisi artikel, ulasan, interview, tips sehat, dan konsultasi kesehatan. Terbit setiap setengah bulan sekali.     

Prosedur Santri Sakit Boleh Pulang:

  • Indikasi penyakit :
  • Dinggap parah menurut dokter/paramedis
  • Menular menurut dokter
  • Dalam waktu pengobatan atau terapi kondisi kesehatan tidak ada perkembangan/tambah buruk
  • Rekomendasi
  • Mendapat rekomendasi dari dokter/paramedis dengan berbagai pertimbangan  
share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *