Pengurus Pondok Pesantren Sidogiri kembali menggelar kegiatan masa orientasi santri baru gelombang kedua pada Jumat malam (26/06). Kegiatan yang digelar di Surau Daerah L Lt. II ini menjadi tahap awal bagi para santri untuk memahami visi, misi, tata tertib, dan semangat dalam menuntut ilmu di Sidogiri.
Kepala Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Tarbiyah Idadiyah, Ustadz Abdur Rohim mengingatkan seluruh santri baru agar menata ulang tujuan datang ke Sidogiri. Beliau menegaskan bahwa Pondok Pesantren Sidogiri didirikan dengan visi mencetak santri menjadi Ibadillah ash-Shalihin.
“Tujuan mondok ke Sidogiri adalah mencari ilmu. Kalau sudah mempunyai ilmu maka harus diamalkan agar benar-benar menjadi santri yang Ibadillah ash-Shalihin,” tegasnya.
Selain itu, beliau juga berpesan agar para santri baru, giat dengan keras dalam menuntut ilmu. Semangat dalam belajar akan menjadi bentuk bakti mereka kepada orang tua yang ada di rumah.

“Dengan terdaftarnya kalian di Sidogiri, status kalian kini telah resmi berubah menjadi santri dan kalian harus bisa berbakti kepada orang tua yang ada di rumah,” jelasnya.
Sesi orientasi dilanjutkan dengan pengenalan Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri, Pengurus Harian PPS, dan Pimpinan MMU Tarbiyah Idadiyah oleh Kepala MMU Tarbiyah Idadiyah tersebut. Tidak hanya itu, Kepala Daerah M, Ustadz Anwar Masduki turut hadir memimpin pengenalan pengurus daerah yang akan dihuni oleh santri baru.
Pada kesempatan itu pula, Sekretaris II Pondok Pesantren Sidogiri, Ustadz Nurul Abror menjelaskan terkait fasilitas yang tersedia di Pondok Pesantren Sidogiri guna menunjang kegiatan belajar santri.

Menurutnya, para santri harus mampu mengatur jadwal makan dengan baik. Hal ini dianggap penting karena meninjau banyaknya santri baru yang pulang disebabkan masalah pencernaan.
Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan para santri baru agar senantiasa berkomunikasi dengan pengurus daerah ataupun kepala kamar jika suatu ketika mereka mempunyai masalah.
“Kalau ada masalah di pondok, laporkan ke pengurus daerah. Orang tua tidak bisa langsung menyelesaikan masalah kalian di sini,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, pengurus berharap agar para santri baru terus betah, semangat, dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan barakah selama mereka menuntut ilmu di Sidogiri.
Penulis: Muhammad Rofiul Qodri
Editor: Elmaghroby












