BeritaUnggulan

Laga Perdana Piala Milad Sidogiri: Tim Aliyah LPPS Melaju ke Partai Semifinal Usai Tsanawiyah LPPS Didiskualifikasi

Langkah tim sepak bola Tsanawiyah LPPS di Piala Milad ke-290 Sidogiri harus terhenti secara tragis pada laga perdana, Jumat (02/10). Mereka didiskualifikasi setelah terbukti tidak memenuhi beberapa regulasi yang telah ditetapkan oleh panitia, berupa celana di bawah lutut yang dilapisi legging panjang.

Akhirnya, berdasarkan keputusan panitia, Tsanawiyah LPPS dinyatakan kalah 0–3 atas Aliyah LPPS. Hasil tersebut secara otomatis mengantarkan tim sepak bola Aliyah LPPS yang menjadi lawan tandingnya menuju semifinal.

Baca juga: Grand Final Panas, PSSD L Kunci Gelar Juara Usai Tekuk PSSD K dengan Skor 2-1

“Sungguh disayangkan bagi tim sepak bola Tsanawiyah LPPS, harus tersingkir tanpa menunjukkan perlawanan,” tutur Muhammad Abdul Isa’i, Wasit Tengah ketika ditemui usai pengumuman.

Ustadz Fathurrozy DS, Wakil Ketua Sie Lomba menyatakan keputusan tersebut merupakan bentuk tindakan tegas dari panitia. Pasalnya, pada saat teknikal meeting yang diselenggarakan pada tanggal 05 September 2026 lalu, panitia Sie Lomba telah menekankan para pemain agar mematuhi aturan serta menjaga sportivitas.

“Kami telah mengimbau kepada seluruh koordinator tim, agar senantiasa mematuhi aturan. Pasalnya, aturan tersebut dibuat untuk menciptakan pertandingan yang tidak melenceng dari syariat Islam,” jelasnya.

Potret suporter Aliyah LPPS memadati tepi lapangan

Adapun peraturan yang paling ditekankan oleh panitia meliputi aturan seragam. Berdasarkan kesepakatan bersama pada saat teknikal meeting, panitia bersama koordinator tim telah menetapkan standar seragam pada pertandingan bola.

“Kami sentralkan aturan seragam, yakni semua pemain wajib menggunakan celana di bawah lutut yang dilapisi legging panjang hingga mata kaki. Hal ini kami berlakukan, supaya tidak ada teguran terkait aurat santri,” tegas Ustadz Fathurrozy.

Ke depannya, panitia mengimbau seluruh tim yang bertanding untuk lebih memahami dan mematuhi peraturan pertandingan demi menjunjung tinggi nilai sportifitas serta kelancaran kompetisi.

Di sisi lain, kapten tim sepak bola Aliyah LPPS, Muhammad Adrian Al-Asror, menegaskan bahwa timnya tak lagi merisaukan laga tersebut. Kini, fokus mereka telah dialihkan sepenuhnya ke babak semifinal. Di partai semifinal mendatang, mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan pemenang antara tim sepak bola Aliyah PPS atau Kuliah Syariah.

“Hampir setiap hari kami berlatih. Hal ini menandai bahwa kami tidak pernah meremehkan lawan-lawan kami di lapangan,” pungkas murid kelas 2 Tarbiyah MMU Aliyah tersebut.

Baca juga: PSSD K Jadikan Komunikasi yang Baik sebagai Kunci Prestasi Gemilang

Penulis: Syahrul Maulana
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *