BeritaUnggulan

58 Ranting Ikuti Muammar Tsanawiyah, Ajang Evaluasi Hasil Belajar Antar-Madrasah

Sebanyak 58 Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Tsanawiyah ranting Sidogiri se-Jawa dan Madura mengikuti Musabaqah Antar Murid Madrasah Ranting (Muammar) Tsanawiyah. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua sesi, yakni sesi I di MMU A-44 Warungdowo, Pohjentrek, Pasuruan pada Jumat (31/07), dan sesi II di MMU A-07 Ishlahul Athfal Sidogiri, Kraton, Pasuruan pada Jumat (07/08).

Muammar Tsanawiyah mempertandingkan delapan cabang lomba, yakni Cerdas Cermat, Qiraatul Kitab Kelas 1, Qiraatul Kitab Kelas 2, Qiraatul Kitab Kelas 3, Qiraatul Qur’an, Muhafadzah, Kuis Pendidikan, dan Presentasi Fikih. Perlombaan berlangsung sejak pagi hingga siang dan dilanjutkan dengan pengumuman juarawan serta pembagian hadiah.

Kepala Madrasah MMU Tsanawiyah Pondok Pesantren Sidogiri, Ustadz Moh. Rifqi Al Mahmudy, menjelaskan bahwa Muammar menjadi bagian dari evaluasi hasil belajar murid di madrasah ranting. Jika Imtihan Dauri (Imda) menjadi evaluasi internal, maka Muammar menjadi evaluasi eksternal melalui perlombaan antar ranting.

“Muammar ini sebagai instrumen evaluasi hasil belajar madrasah ranting, sebagai evaluasi lanjutan dari Imda. Kalau Imda evaluasi internal, Muammar ini evaluasi eksternalnya,” jelasnya.

Potret para peserta saat pembagoian hadiah berlangsung

Antusiasme madrasah ranting terlihat dari ketatnya perolehan nilai dalam setiap sesi. Untuk meningkatkan ketepatan penilaian, panitia juga menerapkan penggunaan tombol digital pada babak final Kuis Pendidikan. Sistem tersebut menggantikan penggunaan tombol manual yang diterapkan pada pelaksanaan sebelumnya.

Pada sesi I, MMU A-62 Karangpanas Pasuruan keluar sebagai juara umum dengan perolehan 894 poin. MMU A-01 Lebaksari Pasuruan berada di peringkat kedua dengan 893 poin, sementara MMU B-20 Murangsanah Bangkalan menempati posisi ketiga dengan 819 poin.

Sementara pada sesi II, gelar juara umum diraih MMU A-06 Karanganyar Pasuruan setelah mengumpulkan 872 poin. MMU B-52 Banyugiri Sumenep menyusul di peringkat kedua dengan 796 poin, sedangkan MMU B-19 Kebun Baru Pamekasan berada di urutan ketiga dengan 756 poin.

Dokumentasi: MMU A-62 Karangpanas Raih Juara Umum Pada Sesi I

Menurut Ustadz Rifqi, pembagian Muammar menjadi dua sesi dilakukan sebagai bentuk pemerataan peserta. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang membagi sesi berdasarkan wilayah Jawa dan Madura, tahun ini kedua sesi dilaksanakan di Pasuruan.

“Tahun depan bisa berbeda lagi. Tergantung pada arah kebijakan dan keputusan rapat,” tuturnya.

Peraih juara 1 Qiraatul Kitab Kelas II, Parhan, delegasi MMU B-03 Batulabang Banyuates, Sampang, mengaku mempersiapkan diri dengan memperbanyak latihan serta meminta bimbingan kepada guru. Ia juga menyebut doa dan restu guru serta orang tua menjadi bagian dari persiapannya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Juara ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar lebih giat dan memperdalam ilmu,” ungkapnya.

Dengan diadakannya Muammar, panitia berharap acara ini bisa menjadi motivasi bagi murid untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi belajarnya.

Penulis: Nur Afifuddin
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *