Diluar Akal Manusia

share to

Ilustrasi: Sihir adalah sistem konseptual yang merupakan kemampuan manusia untuk mengendalikan alam (termasuk kejadian, objek, orang dan fenomena fisik) melalui mistik, paranormal, atau supranatural. Dalam banyak kebudayaan, sihir berada di bawah tekanan dari, dan dalam kompetisi dengan ilmu pengetahuan dan agama. Sumber Wikepedia.Com

Termasuk dari keimanan seseorang ialah mempercayai perkara yang ghaib, yang merupakan perkara yang menyalahi kebiasaan (Amrun kholiqun lil ‘adah). Banyak di beberapa kitab yang sering di temui mencantumkan perkara yang menyalahi kebiasaan itu ada tiga yaitu: mujizat, karamah, dan sihir.

Suatu ketika para Malaikat melihat bahwa manusia telah banyak berbuat kemaksiatan di muka bumi, mereka meminta agar salah satu dari mereka diutus ke bumi menjadi manusia dan menegakkan amar makruf nahi munkar. Akhirnya di pilihlah Malaikat Harut dan Marut.

Pada hari pertama di muka bumi, mereka mencegah orang-orang untuk melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah seperti meminum khamr, pembunuhan dan lain sebagainya. Di sore harinya, mereka kembali lagi menjadi Malaikat dan melalukan apa yang sudah di tugaskan. Hal itu berlangsung hingga beberapa hari.

 

Pada suatu hari sebelum keduanya kembali menjadi Malaikat, tanpa sengaja meraka melihat seoarang perempuan yang sangat cantik pada saat itu, dia bernama Zahrah. Karena nafsu sudah di ciptakan oleh Allah pada diri mereka, akhirnya keduanya terpikat dan berkeinginan menikahinya.

Keesokan harinya mereka menemui si perempuan dan hendak menyampaikan keinginannya, dengan keteguhan hati si perempuan, dia menolak permintaan itu. Karena kebatilan yang telah mereka buat. Maka Allah mengingatkan mereka atas apa yang telah mereka janjikan. Dengan itu sayap yang mereka miliki dilepas dan tidak bisa kembali lagi ke langit.

Atas kesalahan itu, mereka meminta taubat kepada Allah, sehingah taubat mereka diterima. Akan tetapi masih tetap disiksa dengan cara rambutnya di gantung di tengah-tengah gunung Babil. Sehinggah mereka mengajarkan sihir dengan ilmu yang mereka miliki.

 

Di antara bukti lain tentang pengajaran sihir ini yaitu berlandasan dengan hadis yang menceritakan seorang perempuan datang menemui Siti Aisyah seraya berkata; “Wahai ibu orang mukmin, apakah aku masih bisa bertaubat? Karena suatu ketika aku pergi menemui Malaikat Harut Marut ingin mempelajari ilmu sihir, maka Malaikat itu mengatakan: ‘Apakah engkau menginginkan sihir sedangkan keimananmu akan hilang?’ Akupun meng-ia kan. Sepulang dari tempat itu, aku membuang air kecil dan ternyata dari kemaluanku keluar seorang kesatria berkuda dan pergi lalu menghilang. Atas pengakuan perempuan itu, maka Siti Aisyah berkata: Celaka! Itu imanmu yang hilang darimu.

Dan masih banyak lagi bukti-bukti yang lain. Dari beberapa cerita di atas, yang juga merupakan salah satu dari pembughatan, membuktikan akan adanya perkara yang menyalahi akal manusisa.

======

Penulis: Yoezarsief (FK sejarah) 

Editor: Ishomuddin Rusydi

/Tafaqquhat

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

Chat WA dengan kami