Pengurus Pondok Pesantren Sidogiri mengadakan acara koordinasi staf pengajar Madrasah Miftahul Ulum (MMU) pada Ahad (27/04). Berlokasi di barat Mabna an-Nawawi, acara tersebut dihadiri oleh Ketua I PPS, Mas H. M. Aminulloh Bq, pengurus Badan Tarbiyah wa Taklim Madrasy (Batartama), segenap pimpinan MMU, dan staf pengajar di seluruh tingkatan.
Acara dimulai dengan lantunan bacaan shalawat maulid, yang dilanjut pembacaan Ikrar Guru yang dipimpin oleh Ust. H. M. Masykur Dahlan, selaku anggota Batartama. Hal ini bertujuan agar para guru dapat mempersiapkan diri, untuk berkomitmen penuh atas segala peraturan dalam kegiatan belajar mengajar.
Mas H. Sholeh Abd. Haq, Kepala Madrasah MMU Aliyah membaca maqalah Hadratus-Syaikh Cholil Nawawie. Dalam maqalah tersebut, Kiai Cholil mengimbau agar para guru selalu menanamkan budi luhur dan ikhlas dalam mengajar.

Sementara Ketua I PPS, Mas H. M. Aminulloh Bq, dalam sambutannya, mengimbau agar para staf pengajar menjaga betul amanah mengajar yang telah diberikan oleh Masyayikh.
“Walisantri berharap agar putra mereka menjadi anak yang shalih, dan telah menjadi tugas kita untuk mendidik dan membimbing mereka agar tetap berada di jalan yang benar,” jelas Mas Amin.
Taujihat Majelis Keluarga menjadi acara pra terakhir, yang dibaca oleh Ketua I PPS. Dalam hal ini, Majelis Keluarga berpesan agar para guru tidak menganggap pendidikan di pesantren sekedar kegiatan transaksional.
“Pendidikan di pesantren adalah pembentukan kepribadian, tidak hanya sekedar transfer ilmu. Karenanya, tidak bisa diwujudkan hanya dengan kurikulum yang dapat dirumuskan oleh grafik dan angka statistik,” bunyi kutipan taujihat tersebut.
Sebelum dipungkasi dengan pembacaan doa, sesi dialog menjadi rangkaian acara selanjutnya. Di sesi ini, para guru dapat menyampaikan aspirasi, saran, dan usulan yang dapat membangun pendidikan di Sidogiri kedepannya. Segala bentuk keluhan dan saran yang tertampung diajukan kepada Ketua I PPS dan Batartama.
Penulis: A. Kholil












