BeritaUnggulan

Peringatan Hari Santri Nasional 2025: Mutiara Hikmah dari Habib Kholid bin Hasan al-Madihij

Pada peringatan Hari Santri Nasional 23 Oktober 2025 di Pondok Pesantren Sidogiri, Habib Kholid bin Hasan al-Madihij menyampaikan serangkaian mutiara hikmah yang penuh makna dan menjadi pengingat pentingnya ilmu, adab, dan hubungan spiritual dalam kehidupan seorang santri.

Dalam tausiyahnya, Habib Kholid menegaskan bahwa tidak ada kemuliaan yang lebih tinggi di dunia selain mereka yang mendapatkan ilmu yang bersumber langsung dari Nabi Muhammad ﷺ. Ilmu, menurut beliau, adalah harta yang lebih berharga dari segala sesuatu, dan hanya dapat diperoleh melalui proses belajar yang benar, yakni dengan duduk bersimpuh di hadapan seorang guru atau masyayikh, bukan melalui media modern seperti Google, YouTube, atau TikTok.

Lebih jauh, beliau mengingatkan bahwa tugas seorang khalifah adalah mengatur seluruh lini kehidupan masyarakat, mulai dari agama, ekonomi, keamanan, hingga sosial. Sementara para santri harus memiliki adab dan tata krama yang baik dalam menuntut ilmu, berbeda dengan sikap congkak yang melahirkan feodalisme.

Mengutip Al-Imam Jalaluddin as-Suyuthi, beliau menekankan betapa mulianya ilmu, terutama ilmu agama seperti akidah dan fikih, yang jauh lebih tinggi nilainya dibandingkan ilmu bahasa atau lughat. Ilmu ini yang menjadi sumber keberkahan dan kesuksesan para santri dan ulama terdahulu.

Habib Kholid juga menyinggung kisah Sayidina Abu Bakar as-Shiddiq yang menggambarkan Nabi Muhammad sebagai lautan ilmu yang tak bertepi. Dengan ilmu dan akhlak yang baik, martabat seorang santri menjadi mulia dan tinggi sebagai penerus perjuangan Rasulullah.

Tausiyah ini juga menggarisbawahi pentingnya menjaga hubungan hati yang kuat dengan guru, karena kesuksesan santri tidak hanya datang dari usaha duniawi, tetapi dari ikatan spiritual yang menghubungkan mereka dengan Baginda Nabi Muhammad. Hubungan ini adalah kunci kemenangan sejati.

Selain itu, beliau mengingatkan agar para santri tetap berpegang pada kitab-kitab salaf yang telah diajarkan oleh para ulama, serta menjunjung tinggi pembelaan terhadap negara sebagai bagian dari ajaran ulama.

Di akhir, Habib Kholid menegaskan, “Kesuksesan dan kemenangan hanya akan diraih oleh mereka yang memiliki ikatan kuat dengan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam. Mereka yang tidak memiliki ikatan tersebut tidak akan mendapatkan kemenangan.”

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini menjadi momentum untuk mengingatkan kembali nilai-nilai luhur ilmu, adab, dan spiritualitas yang menjadi pondasi kesuksesan para santri dan keberlanjutan dakwah Islam.

Penulis: A. Kholil
Editor: Fahmi Aqwa

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *