Pasca pelaksanaan Imtihan Dauri (Imda) II, Pengurus Madrasah Miftahul Ulum (MMU) tingkat Ibtidaiyah menyelenggarakan Grand Musabaqah antar Madrasah Ranting (Grand Muammar) pada Ahad (02/11). Ajang adu keilmuan ini bertempat di Madrasah Ranting MMU A-10 Karangasem, Wonorejo, Pasuruan, dan diikuti oleh 32 madrasah ranting terbaik.
Grand Muammar merupakan puncak kompetisi Muammar yang mempertemukan 32 madrasah ranting peringkat delapan besar dari masing-masing gelombang pada pagelaran Muammar bulan Agustus lalu. Para peserta bersaing memperebutkan gelar juara umum dengan hadiah utama sebesar lima juta rupiah.
Pada tahun ini, Grand Muammar mempertandingkan dua belas jenis lomba, di antaranya Muhafadzah, Musabaqah Tilawatil-Qur’an (MTQ), Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK), Tathbiq Shalat, serta Cerdas Cermat yang menjadi lomba paling bergengsi di setiap penyelenggaraan Muammar.
Sekitar pukul delapan pagi, rangkaian lomba Grand Muammar secara resmi dibuka oleh Kepala MMU Ibtidaiyah Pondok Pesantren Sidogiri, Ust. Moh. Faqih Masruhin. Suasana di area Madrasah Ranting MMU A-10 tampak semarak oleh kehadiran para peserta dan pendukung dari masing-masing madrasah utusan.
Pengumuman pemenang dilaksanakan pada pukul 13.30 WIB. Para juara memperoleh hadiah berupa kitab dan voucher umrah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
Tahun ini, MMU B-08 Darul Aitam Surabaya kembali berhasil mempertahankan gelar juara umum Grand Muammar tahun ini. Kepala Madrasah MMU B-08, Ust. Moh. Hasin Husni, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia mengaku tidak menyangka madrasah yang dipimpinnya mampu mencetak sejarah sebagai madrasah ranting pertama yang meraih gelar juara umum dua kali berturut-turut dalam ajang Grand Muammar.
“Perasaan kami luar biasa senang karena kami dapat mengukir sejarah sebagai madrasah ranting pertama dan satu-satunya yang berhasil meraih gelar juara umum dua kali berturut-turut dalam Grand Muammar, tepatnya tahun ini dan tahun lalu,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Baca juga: Ketua I Tekankan Kesiapan Panitia dan Peserta Imtihan Nihai dan Wisuda
Baca juga: Lembaga Amil Zakat Sidogiri Raih Dua Penghargaan BAZNAS Awards 2025
Sebagai juara umum, MMU B-08 Darul Aitam Surabaya berhak mempertahankan piala bergilir dan menerima uang pembinaan sebesar lima juta rupiah.
Berikut peringkat tiga besar madrasah ranting dalam Grand Muammar tahun ini:
- MMU B-08 Darul Aitam Surabaya
- MMU B-29 Jorongan Leces Probolinggo
- MMU A-62 Karangpanas Pasrepan Pasuruan
Penulis: Moh. Syauqillah
Editor: Fahmi Aqwa












