BeritaUnggulan

Lima Finalis Tampilkan Kemampuan Terbaik pada Final Ujian Baca Kitab MMU Aliyah

Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Aliyah menggelar Final dan Pembagian Hadiah Lomba Baca Kitab pada Kamis malam (30/07). Babak final kali ini diperuntukkan bagi murid kelas 1 Aliyah, sedangkan penyerahan penghargaan diberikan kepada para juara dari seluruh jenjang.

Sebelumnya, babak final kelas 2 telah dilaksanakan pada Jumat (24/07), sementara final kelas 3 digelar dua pekan lebih awal, tepatnya Kamis (16/07). Perbedaan waktu pelaksanaan tersebut disesuaikan dengan materi dan mekanisme penilaian yang berbeda di setiap jenjang.

“Materi dan mekanisme tiap jenjang tidak sama, sehingga tidak memungkinkan seluruh babak final digelar dalam satu waktu,” jelas Ustadz Muhammad Farouq, salah satu panitia pelaksana.

Babak final kelas 1 dimulai sekitar pukul 21.00 WIS di halaman Mabna al-Ghazali dengan mempertemukan lima finalis terbaik yang berhasil lolos dari tahap seleksi sebelumnya.

Baca juga: Seminar Tarbiyah MMU Aliyah: Takar Relasi Ilmu serta Hadapi Krisis Adab di Era Digital

Pada jenjang ini, panitia menghadirkan Ustadz Yasir Zuhri dan Ustadz Aminullah Mazid sebagai dewan juri. Menurut Ustadz Farouq, seluruh juri dipilih langsung oleh Pengawas Tim Satuan Kredit Sorogan (SKS) MMU Aliyah.

“Penentuan dewan juri dilakukan langsung oleh Pengawas Tim SKS MMU Aliyah,” ujarnya.

Babak final berlangsung dalam dua ronde dengan mekanisme yang sama. Setiap peserta diminta membaca ibarat dari kitab Fathul-Mu’in, memberikan makna Jawa, menerjemahkan isi teks, serta menjawab pertanyaan nahwu dan fikih yang diajukan oleh dewan juri. Mekanisme tersebut dirancang untuk menguji ketepatan membaca sekaligus kedalaman pemahaman peserta terhadap kitab turats.

Potret juarawan Final Baca Kitab kelas 2 Aliyah

Sebelum mencapai babak final, para peserta terlebih dahulu melewati dua tahapan seleksi, yakni babak penyisihan dan semifinal yang diselenggarakan Tim SKS MMU Aliyah melalui tes tulis maupun lisan.

Peserta yang berhak melaju ke tahap berikutnya berasal dari kategori A dengan nilai rata-rata minimal 86 berdasarkan dua kali tes kompetensi dalam satu semester.

Baca juga: Ngopi LPSI Soroti Masa Depan Literasi Keislaman di Era Digital

Ustadz Farouq menjelaskan bahwa terdapat perbedaan teknis pelaksanaan antarkelas. Tes lisan bagi murid kelas 3 telah dilaksanakan sejak tahap pertama, sedangkan untuk kelas 2 baru dimulai pada tahap kedua.

“Untuk kelas 3, tes lisan sudah dimulai sejak tahap pertama, sedangkan kelas 2 baru pada tahap kedua,” jelas Bendahara Tim SKS tersebut.

Sebelum mengikuti tes kompetensi, setiap murid diwajibkan menyelesaikan materi SKS yang kemudian diverifikasi oleh Tim SKS sebagai syarat mengikuti seleksi.

Melalui kegiatan ini, MMU Aliyah berharap para finalis terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami kitab turats. Selain itu, kompetisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk semakin giat mendalami khazanah keilmuan Islam melalui tradisi baca kitab.

Data Juara Final Baca Kitab MMU Aliyah Semester Ganjil

Kelas 1

  • Juara I: M. Alan Rizki (1L)
  • Juara II: Muhammad Subhan Zainal Arifin (1F)
  • Juara III: Muhammad Abd. Bari Taqiyuddin (1-M)

Kelas 2

  • Juara I: M. Abd. Wahid (2 Tarbiyah A)
  • Juara II: Akmal Zadit Taqwa (2 Dakwah C)
  • Juara III: Ballak Hikamul Millah Waddin (2 Tafsir Hadits B)

Kelas 3

  • Juara I: Mohamad Rozi (3 Muamalah A)
  • Juara II: Achmad Asrori (3 Dakwah B)
  • Juara III: Mochammad Dahlan (3 Tafsir Hadits A)

Penulis: Muhammad Fajar
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *