BeritaUnggulan

Tim Festival Film Santri Kunjungi Sidogiri, Perkenalkan Dunia Film dan Kuratorial

Guna memberi pemahaman terkait dunia perfilman dan kuratorial film, Tim Festival Film Santri berkunjung ke Pondok Pesantren Sidogiri pada Sabtu malam (08/11). Turut hadir menyambut Ust. Alil Wafa selaku Dewan Penasehat Festival Film Santri, Ust. Munjil Anam, Sekretaris IV PPS, dan Ust. Muhammad Iqbal Akkad, Sekretaris VI PPS.

Ust. Alil Wafa dalam sambutannya mengapresiasi kunjungan Tim Festival Film Santri ke Pondok Pesantren Sidogiri. Beliau menyampaikan, sudah sepatutnya para santri ikut serta dalam mewarnai dunia perfilman. Kunjungan tersebut, oleh Pemimpin Redaksi Sidogiri Media ini, dinilai sebagai langkah yang bagus untuk mengenalkan dunia perfilman kepada santri.

“Sudah sepatutnya para santri ikut terjun dalam dunia perfilman sehingga mereka dapat menyampaikan nilai-nilai kepesantrenan dengan gaya yang apik, yakni melalui film,” ucap Ust. Alil Wafa.

Lugas: Yogi Ishabib memberikan pemahaman tentang kuratorial dan kritik film.

Direktur Festival Film Santri, Mas Agus Samsuri berkesempatan memperkenalkan perhelatan Festival Film Santri yang telah bergerak sejak tahun 2024 lalu. Beliau bercerita bahwa pada prafestival, Tim Festival Film Santri bergerak dengan mengadakan workshop di beberapa pondok pesantren ternama. Selain memberikan wawasan tentang dunia perfilman, Tim Festival Film Santri juga menggandeng pondok pesantren yang dikunjungi untuk turut serta dalam memeriahkan ajang Festival Film Santri yang diselenggarakan perdana mulai tahun 2025 ini.

Pada Festival Film Santri 2025, baru ada tiga kategori film yang diperlombakan, yaitu kategori umum, kategori santri, dan special mention. Film terbaik kategori umum diraih oleh film berjudul Kita Gali sampai Mati karya Institut Seni Indonesia Surakarta. Lalu, film terbaik kategori santri diraih oleh film garapan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo dengan judul Saling Silang Sandal dan untuk kategori special mention atau film pilihan dari para juri adalah Gazeboan, film karya Pondok Pesantren API Asri Syubbanul Wathon Tegalrejo Magelang.

Potret para penanya terbaik pada saat sesi diskusi berhak mendapatkan merchandise FFS 2025

Kemudian acara berlanjut pada sesi workshop tentang kuratorial dan kritik film. Bertindak sebagai pemateri, Mas Yogi Ishabib selaku Direktur Program Festival Film Santri dan Mas Luqman Chamid, Kurator Festival Film Santri. Sesi ini diisi dengan pemahaman terkait dunia kuratorial, mulai dari apa saja tugas kurator sampai bagaimana seorang kurator menilai sebuah film. Sebagai pelengkap, sesi diskusi menjadi penghujung acara tersebut. Dalam sesi ini, para peserta berkesempatan untuk bertanya mengenai dunia perfilman dan kuratorial.

Baca juga: BPP Gelar Pelatihan Menulis; Editor Majalah Sidogiri Media Jelaskan Fungsi dan Etika dalam Editorial
Baca juga: Delegasi Sidogiri Ukir Prestasi pada Lomba Skala Asean

Penulis: Moh. Syauqillah
Editor: Fahmi Aqwa

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *