Panitia Silaturahim Nasional ke-7 Ikatan Alumni Santri Sidogiri mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan acara pada Jumat (15/05). Persiapan tersebut mencakup sektor pengamanan hingga pengawasan kebersihan area Pondok Pesantren Sidogiri setelah kegiatan berlangsung.
Dari sisi pengamanan, Bansus 1455 mengerahkan ratusan personel guna menjaga ketertiban dan kenyamanan peserta selama acara berlangsung.
Wakil Kepala Operasi Bansus 1455, Ustadz Ali Ach. Sulaiman, menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan sekitar 200 personel dari Komando Daerah (Komda) Dua yang meliputi wilayah Probolinggo, Pasuruan, dan Malang. Selain itu, terdapat tambahan sekitar 25 personel dari Komda Tiga wilayah Surabaya dan Madura.
Ia menjelaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada kegiatan Silatnas ke-7, tetapi juga mencakup agenda besar selanjutnya yang berlangsung di kawasan pesantren, yakni Haul KH. Abd. Alim dan momentum kiriman santri.
“Kami tidak hanya mengamankan acara Silatnas, tetapi juga mengawal kegiatan haul dan kiriman santri yang berlangsung bersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Komando Pusat Bansus 1455, Gus M. Abdulloh Faqih, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan.
Menurutnya, kerja sama tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan menciptakan kondisi yang kondusif mengingat tingginya jumlah alumni yang hadir.
Selain sektor keamanan, bagian Kebersihan Lingkungan (Sihli) juga turut berperan dalam menyukseskan agenda empat tahunan tersebut. Kepala Bagian Kebersihan Lingkungan, Ustadz Khoirul Waro, mengatakan bahwa pihaknya mendapat tanggung jawab menjaga kebersihan area utama acara dan lokasi sekitarnya.
“Kami bertugas membersihkan area sekitar panggung utama, kawasan selatan Toko BASMALAH, dan beberapa titik lainnya,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, bagian Sihli turut bekerja sama dengan gerakan Sidogirian Bersih guna memastikan lingkungan pesantren tetap bersih dan tertata setelah acara selesai.
Penulis: Muhammad Rofiul Qodri
Editor: Elmaghroby
Panitia Maksimalkan Persiapan demi Sukseskan Silatnas ke-7 IASS
Panitia Silaturahim Nasional ke-7 Ikatan Alumni Santri Sidogiri mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan acara pada Jumat (15/05). Persiapan tersebut mencakup sektor pengamanan hingga pengawasan kebersihan area Pondok Pesantren Sidogiri setelah kegiatan berlangsung.
Dari sisi pengamanan, Bansus 1455 mengerahkan ratusan personel guna menjaga ketertiban dan kenyamanan peserta selama acara berlangsung.
Wakil Kepala Operasi Bansus 1455, Ustadz Ali Ach. Sulaiman, menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan sekitar 200 personel dari Komando Daerah (Komda) Dua yang meliputi wilayah Probolinggo, Pasuruan, dan Malang. Selain itu, terdapat tambahan sekitar 25 personel dari Komda Tiga wilayah Surabaya dan Madura.
Ia menjelaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada kegiatan Silatnas ke-7, tetapi juga mencakup agenda besar selanjutnya yang berlangsung di kawasan pesantren, yakni Haul KH. Abd. Alim dan momentum kiriman santri.
“Kami tidak hanya mengamankan acara Silatnas, tetapi juga mengawal kegiatan haul dan kiriman santri yang berlangsung bersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Komando Pusat Bansus 1455, Gus M. Abdulloh Faqih, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan.
Menurutnya, kerja sama tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan menciptakan kondisi yang kondusif mengingat tingginya jumlah alumni yang hadir.
Selain sektor keamanan, bagian Kebersihan Lingkungan (Sihli) juga turut berperan dalam menyukseskan agenda empat tahunan tersebut. Kepala Bagian Kebersihan Lingkungan, Ustadz Khoirul Waro, mengatakan bahwa pihaknya mendapat tanggung jawab menjaga kebersihan area utama acara dan lokasi sekitarnya.
“Kami bertugas membersihkan area sekitar panggung utama, kawasan selatan Toko BASMALAH, dan beberapa titik lainnya,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, bagian Sihli turut bekerja sama dengan gerakan Sidogirian Bersih guna memastikan lingkungan pesantren tetap bersih dan tertata setelah acara selesai.
Penulis: Muhammad Rofiul Qodri
Editor: Elmaghroby












