Sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya di bidang pustaka, Pengurus Perpustakaan Sidogiri mengajak para pustakawan mengikuti Training Service Excellent bersama Drs. Jailani Abdillah pada Aham malam (16/11).
Kegiatan yang digelar di Perpustakaan ini turut dihadiri oleh Kepala Bagian Perpustakaan, Ust. M. Masyhuri Mochtar. Dalam sambutannya, penulis buku Kamus Istilah Hadis tersebut menegaskan bahwa tugas utama pustakawan adalah berkhidmah melayani pengunjung dan para pencari ilmu dengan tulus dan profesional.
“Dengan pelayanan yang baik, kita dapat berkontribusi dalam melahirkan ulama-ulama dari Perpustakaan Sidogiri,” ujar pengajar Penelitian Tafsir dan Hadits MMU Aliyah tersebut.
Baca juga: BP2SDI Gelar Workshop TOT Service Excellent
Pada sesi materi, Drs. Jailani Abdillah membagikan pengalamannya ketika ditunjuk sebagai Kepala Perpustakaan Sidogiri oleh K.H. A. Nawawi Thoyyib pada tahun ajaran 1408–1409 H. Saat itu, jumlah pengunjung sangat minim, kurang dari sepuluh orang per hari. Beliau kemudian mengusulkan pengadaan buku-buku yang mampu memancing minat baca santri. Hasilnya, setelah koleksi baru datang, antusiasme santri meningkat tajam dan perpustakaan kembali ramai.
“Pada masa itu, perpustakaan menjadi primadona bagi santri. Bahkan ketika menunggu matangnya nasi, mereka lebih memilih menunggu di perpustakaan sambil membaca,” kenangnya.
Baca juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Sidogiri Gelar Pelatihan Service Excellent
Beliau juga menceritakan bagaimana ia mengajak para pustakawan melakukan studi banding ke Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya untuk mempelajari pengembangan koleksi, terutama dalam hal pelestarian buku atau kitab langka yang sudah tidak lagi dicetak.
Dalam pelatihan tersebut, Drs. Jailani menekankan pentingnya kreativitas serta prinsip one step ahead bagi para pengelola perpustakaan. Menurutnya, seorang pustakawan memiliki dua tanggung jawab besar: tugas rutin (melayani pengunjung dan pembaca) serta tugas pengembangan (memajukan perpustakaan dari waktu ke waktu).
Karena itu, kreativitas dan semangat berkhidmah menjadi dua kunci utama menuju keberhasilan. “Kesuksesan bukan ditentukan oleh gelar, tapi oleh tanggung jawab dan kerja keras. Fokus, semangat, dan tindakan nyata adalah fondasi untuk mencapai tujuan,” tegasnya.

Sebelum pelatihan ini, Perpustakaan Sidogiri juga telah mengadakan pelatihan service excellent training bersama Bpk. Barizi Dlofir pada Rabu malam (25/06). Dalam pelatihan tersebut, empat poin utama disampaikan, di antaranya sikap (attitude), kompetensi, serta ketepatan dalam menjalankan tugas.
Baca juga: Perpustakaan Sidogiri Bekali Pustakawan dengan Pelatihan Service Excellent
Menurut Kadiv Bisnis PT. Sidogiri Fintech Utama itu, pelayanan prima bukan sekadar kemampuan membaca atau mengelola koleksi, tetapi juga bagaimana menciptakan pengalaman positif bagi setiap pengunjung.
Dengan rangkaian pelatihan service excellenct ini, para pustakawan diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menjadikan Perpustakaan Sidogiri sebagai pusat pembelajaran yang inspiratif bagi para santri.
Penulis: Nijaful Ali
Editor: Fahmi Aqwa












